Kamis, 22 Februari 2018

Butuh Pengetahuan Biologi Untuk Masuk Toilet Yang Ini

Pastikan kalau ada pelajaran biologi di SMP atau SMA, dengarkan guru baik-baik. Apalagi saat ia menerangkan tentang perbedaan kromosom pria dan wanita. Pengetahuan itu sangan penting bagi kehidupan kita.

Sangat penting, terutama yang suka traveling ke luar negeri. Kurangnya pengetahuan soal ini bisa menyebabkan Anda diteriaki dan dimarahi banyak orang.

Beberapa waktu belakangan ada orang-orang kreatif yang memberikan simbol untuk toilet dengan tanda seperti ini.

Butuh Pengetahuan Biologi Untuk Masuk Toilet Yang Ini
Foto : architecturendesign
Tanpa pengetahuan biologi, tentang kromosom wanita dan pria, bisa dipastikan Anda akan bingung harus masuk ke sebelah mana. Bisa dipastikan juga, akan banyak yang salah masuk karena pelajaran biologi tidak selalu menyenangkan dan banyak hapalan.

Nah, yang mana yang akan Anda msuki kalau sudah kebelet.

Tidak perlu buka buku dulu atau cari di Google. Nih,  bocorannya

XX =Wanita
XY = Pria

Jangan sampai salah masuk yah.

Rabu, 21 Februari 2018

Fatwa MUI Tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Lewat Media Sosial

 Fatwa MUI Tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Lewat Media Sosial


Fatwa-No.24-Tahun-2017-Tentang-Hukum-dan-Pedoman-Bermuamalah-Melalui-Media-Sosial


FATWA TENTANG HUKUM DAN PEDOMAN BERMUAMALAH MELALUI MEDIA SOSIAL


Pertama :


Ketentuan Umum :


Dalam Fatwa ini, yang dimaksud dengan:
  1. Bermuamalah adalah proses interaksi antar individu atau kelompok yang terkait dengan hubungan antar sesama manusia (hablun minannaas) meliputi pembuatan (produksi), penyebaran (distribusi), akses (konsumsi), dan penggunaan informasi dan komunikasi.
  2. Media Sosial adalah media elektronik, yang digunakan untuk berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi dalam bentuk blog, jejaring sosial, forum, dunia virtual, dan bentuk lain.
  3. Informasi adalah keterangan, pernyataan, gagasan, dan tanda-tanda yang mengandung nilai, makna, dan pesan, baik data, fakta maupun penjelasannya yang dapat dilihat, didengar, dan dibaca yang disajikan dalam berbagai kemasan dan format sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara elektronik ataupun nonelektronik.
  4. Ghibah adalah penyampaian informasi faktual tentang seseorang atau kelompok yang tidak disukainya.
  5. Fitnah (buhtan) adalah informasi bohong tentang seseorang atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang (seperti menodai nama baik, merugikan kehormatan orang)
  6. Namimah adalah adu domba antara satu dengan yang lain dengan menceritakan perbuatan orang lain yang berusaha menjelekkan yang lainnya kemudian berdampak pada saling membenci.
  7. Ranah publik adalah wilayah yang diketahui sebagai wilayah terbuka yang bersifat publik, termasuk dalam media sosial seperti twitter, facebook, grup media sosial, dan sejenisnya. Wadah grup diskusi di grup media sosial masuk kategori ranah publik.

Kedua


Ketentuan Hukum

1. Dalam bermuamalah dengan sesama, baik di dalam kehidupan riil maupun media sosial, setiap muslim wajib mendasarkan pada keimanan dan ketakwaan, kebajikan (mu‟asyarah bil ma‟ruf), persaudaraan (ukhuwwah), saling wasiat akan kebenaran (al-haqq) serta mengajak pada kebaikan (al-amr bi al-ma‟ruf) dan mencegah kemunkaran (al-nahyu „an al-munkar). 2. Setiap muslim yang bermuamalah melalui media sosial wajib memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  • a. Senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tidak mendorong kekufuran dan kemaksiatan.
  • b.  Mempererat persaudaraan (ukhuwwah), baik persaudaraan keIslaman (ukhuwwah Islamiyyah), persaudaraan kebangsaan (ukhuwwah wathaniyyah), maupun persaudaraan kemanusiaan(ukhuwwah insaniyyah).
  • c. Memperkokoh kerukunan, baik intern umat beragama, antar umat beragama, maupun antara umat beragama dengan Pemerintah.
3. Setiap muslim yang bermuamalah melalui media sosial diharamkan untuk:

  • a. Melakukan ghibah, fitnah, namimah, dan penyebaran permusuhan.
  • b. Melakukan bullying, ujaran kebencian, dan permusuhan atas dasar suku, agama, ras, atau antar golongan.
  • c. Menyebarkan hoax serta informasi bohong meskipun dengan tujuan baik, seperti info tentang kematian orang yang masih hidup.
  • d. Menyebarkan materi pornografi, kemaksiatan, dan segala hal yang terlarang secara syariâh
  • e. Menyebarkan konten yang benar tetapi tidak sesuai tempat dan/atau waktunya.

4. Memproduksi, menyebarkan dan/atau membuat dapat diaksesnya konten/informasi yang tidak benar kepada masyarakat hukumnya haram.

5. Memproduksi, menyebarkan dan/atau membuat dapat diaksesnya konten/informasi tentang hoax, ghibah, fitnah, namimah, aib, bullying, ujaran kebencian, dan hal-hal lain sejenis terkait pribadi
kepada orang lain dan/atau khalayak hukumnya haram.

6. Mencari-cari informasi tentang aib, gosip, kejelekan orang lain atau kelompok hukumnya haram kecuali untuk kepentingan yang dibenarkan secara syar'i
7. Memproduksi dan/atau menyebarkan konten/informasi yang  bertujuan untuk membenarkan yang salah atau menyalahkan yang benar, membangun opini agar seolah-olah berhasil dan sukses, dan
tujuan menyembunyikan kebenaran serta menipu khalayak hukumnya haram.
8. Menyebarkan konten yang bersifat pribadi ke khalayak, padahal konten tersebut diketahui tidak patut untuk disebarkan ke publik, seperti pose yang mempertontonkan aurat, hukumnya haram.
9. Aktifitas buzzer di media sosial yang menjadikan penyediaan informasi berisi hoax, ghibah, fitnah, namimah, bullying, aib, gosip, dan hal-hal lain sejenis sebagai profesi untuk memperoleh keuntungan, baik ekonomi maupun non-ekonomi, hukumnya haram.  Demikian juga orang yang menyuruh, mendukung, membantu, memanfaatkan jasa dan orang yang memfasilitasinya.

Ketiga

PEDOMAN BERMUAMALAH


A. PEDOMAN UMUM

1. Media sosial dapat digunakan sebagai sarana untuk menjalin silaturrahmi, menyebarkan informasi, dakwah, pendidikan, ekreasi, dan untuk kegiatan positif di bidang agama, politik, ekonomi, dan sosial serta budaya.
2. Bermuamalah melalui media sosial harus dilakukan tanpa melanggar ketentuan agama dan ketentuan peraturan perundangundangan.
3. Hal yang harus diperhatikan dalam menyikapi konten/informasi di media sosial, antara lain:
  • a. Konten/informasi yang berasal dari media sosial memiliki kemungkinan benar dan salah.
  • b. Konten/informasi yang baik belum tentu benar.
  • c. Konten/informasi yang benar belum tentu bermanfaat.
  • d. Konten/informasi yang bermanfaat belum tentu cocok untuk disampaikan ke ranah publik.
  • e. Tidak semua konten/informasi yang benar itu boleh dan pantas disebar ke ranah publik.

B. PEDOMAN VERIFIKASI KONTEN/INFORMASI

1. Setiap orang yang memperoleh konten/informasi melalui media sosial (baik yang positif maupun negatif) tidak boleh langsung menyebarkannya sebelum diverifikasi dan dilakukan proses tabayyun
serta dipastikan kemanfaatannya.

2. Proses tabayyun terhadap konten/informasi bisa dilakukan dengan langkah sebagai berikut:
  • a. Dipastikan aspek sumber informasi (sanad)nya, yang meliputi kepribadian, reputasi, kelayakan dan keterpercayaannya.
  • b. Dipastikan aspek kebenaran konten (matan)nya, yang meliputi isi dan maksudnya.
  • c. Dipastikan konteks tempat dan waktu serta latar belakang saat informasi tersebut disampaikan.
3. Cara memastikan kebenaran informasi antara lain dengan langkah :

  • a. Bertanya kepada sumber informasi jika diketahui
  • b. Permintaan klarifikasi kepada pihak-pihak yang memiliki otoritas dan kompetensi.

4. Upaya tabayyun dilakukan secara tertutup kepada pihak yang terkait, tidak dilakukan secara terbuka di ranah publik (seperti melalui group media sosial), yang bisa menyebabkan konten/informasi yang belum jelas kebenarannya tersebut beredar luar ke publik.

5. Konten/informasi yang berisi pujian, sanjungan, dan atau hal-hal
positif tentang seseorang atau kelompok belum tentu benar,
karenanya juga harus dilakukan tabayyun.

C. PEDOMAN PEMBUATAN KONTEN/INFORMASI

1. Pembuatan konten/informasi yang akan disampaikan ke ranah publik
harus berpedoman pada hal-hal sebagai berikut:
  • a. menggunakan kalimat, grafis, gambar, suara dan/atau yang simpel, mudah difahami, tidak multitafsir, dan tidak menyakiti orang lain.
  • b. konten/informasi harus benar, sudah terverifikasi kebenarannya dengan merujuk pada pedoman verifikasi informasi sebagaimana bagian A pedoman bermuamalah dalam Fatwa ini.
  • c. konten yang dibuat menyajikan informasi yang bermanfaat.
  • d. Konten/informasi yang dibuat menjadi sarana amar ma'ruf nahi munkar dalam pengertian yang luas.
  • e. konten/informasi yang dibuat berdampak baik bagi penerima dalam mewujudkan kemaslahatan serta menghindarkan diri dari kemafsadatan.
  • f. memilih diksi yang tidak provokatif membangkitkan kebencian dan permusuhan. serta tidak
  • g. kontennya tidak berisi hoax, fitnah, ghibah, namimah, bullying, gosip, ujaran kebencian, dan hal lain yang terlarang, baik secara agama maupun ketentuan peraturan perundangundangan.
  • h. kontennya tidak menyebabkan dorongan untuk berbuat hal-hal yang terlarang secara syar’i, seperti pornografi, visualisasi kekerasan yang terlarang, umpatan, dan provokasi.
  • i. Kontennya tidak berisi hal-hal pribadi yang tidak layak untuk disebarkan ke ranah publik.
2. Cara memastikan kemanfaatan konten/informasi antara lain dengan jalan sebagai berikut:

  • a. bisa mendorong kepada kebaikan (al-birr) dan ketakwaan (altaqwa).
  • b. bisa mempererat persaudaraan (ukhuwwah) dan cinta kasih (mahabbah)
  • c. bisa menambah ilmu pengetahuan
  • d. bisa mendorong untuk melakukan ajaran Islam dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi laranganNya.
  • e. tidak melahirkan kebencian (al-baghdla‟) dan permusuhan
  • (al-„adawah).

3. Setiap muslim dilarang mencari-cari aib, kesalahan, dan atau hal yang tidak disukai oleh orang lain, baik individu maupun kelompok, kecuali untuk tujuan yang dibenarkan secara syar‟y seperti untuk penegakan hukum atau mendamaikan orang yang bertikai (ishlah dzati al-bain).

4. Tidak boleh menjadikan penyediaan konten/informasi yang berisi tentang hoax, aib, ujaran kebencian, gosip, dan hal-hal lain sejenis terkait pribadi atau kelompok sebagai profesi untuk memperoleh keuntungan, baik ekonomi maupun non-ekonomi, seperti profesi buzzer yang mencari keutungan dari kegiatan terlarang tersebut.

D. PEDOMAN PENYEBARAN KONTEN/INFORMASI

1. Konten/informasi yang akan disebarkan kepada khalayak umum harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • a. Konten/informasi tersebut benar, baik dari sisi isi, sumber, waktu dan tempat, latar belakang serta konteks informasi disampaikan.
  • b. Bermanfaat, baik bagi diri penyebar maupun bagi orang atau kelompok yang akan menerima informasi tersebut.
  • c. Bersifat umum, yaitu informasi tersebut cocok dan layak diketahui oleh masyarakat dari seluruh lapisan sesuai dengan keragaman orang/khalayak yang akan menjadi target sebaran informasi.
  • d. Tepat waktu dan tempat (muqtadlal hal), yaitu informasi yang akan disebar harus sesuai dengan waktu dan tempatnya karena informasi benar yang disampaikan pada waktu dan/atau tempat yang berbeda bisa memiliki perbedaan makna.
  • e. Tepat konteks, informasi yang terkait dengan konteks tertentu tidak boleh dilepaskan dari konteksnya, terlebih ditempatkan padakonteks yang berbeda yang memiliki kemungkinan pengertian yang berbeda.
  • f. Memiliki hak, orang tersebut memiliki hak untuk penyebaran, tidak melanggar hak seperti hak kekayaan intelektual dan tidak melanggar hak privacy.
2. Cara memastikan kebenaran dan kemanfaatan informasi merujuk pada ketentuan bagian B angka 3 dan bagian C angka 2 dalam Fatwa ini.

3. Tidak boleh menyebarkan informasi yang berisi hoax, ghibah, fitnah, namimah, aib, ujaran kebencian, dan hal-hal lain sejenis yang tidak layak sebar kepada khalayak.

4. Tidak boleh menyebarkan informasi untuk menutupi kesalahan, membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar, membangun opini agar seolah-olah berhasil dan sukses, dan tujuan
menyembunyikan kebenaran serta menipu khalayak.

5. Tidak boleh menyebarkan konten yang bersifat pribadi ke khalayak, padahal konten tersebut diketahui tidak patut untuk disebarkan ke ranah publik, seperti ciuman suami istri dan pose foto tanpa menutup aurat.

6. Setiap orang yang memperoleh informasi tentang aib, kesalahan, dan atau hal yang tidak disukai oleh orang lain tidak boleh  menyebarkannya kepada khalayak, meski dengan alasan tabayyun.

7. Setiap orang yang mengetahui adanya penyebaran informasi tentang aib, kesalahan, dan atau hal yang tidak disukai oleh orang lain harus melakukan pencegahan.

8. Pencegahan sebagaimana dimaksud dalam angka 7 dengan cara mengingatkan penyebar secara tertutup, menghapus informasi, serta mengingkari tindakan yang tidak benar tersebut.

9. Orang yang bersalah telah menyebarkan informasi hoax, ghibah, fitnah, namimah, aib, ujaran kebencian, dan hal-hal lain sejenis kepada khalayak, baik sengaja atau tidak tahu, harus bertaubat
dengan meminta mapun kepada Allah (istighfar) serta; (i) meminta maaf kepada pihak yang dirugikan (ii) menyesali perbuatannya; (iii) dan komitmen tidak akan mengulangi.

Keempat

Rekomendasi

1. Pemerintah dan DPR-RI perlu merumuskan peraturan perundangundangan untuk mencegah konten informasi yang bertentangan dengan norma agama, keadaban, kesusilaan, semangat persatuan dan
nilai luhur kemanusiaan.

2. Masyarakat dan pemangku kebijakan harus memastikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi didayagunakan untuk kepentingan kemaslahatan dan mencegah kemafsadatan.

3. Pemerintah perlu meningkatkan upaya mengedukasi masyarakat untuk membangun literasi penggunaan media digital, khususnya media sosial dan membangun kesadaran serta tanggung jawab dalam mewujudkan masyarakat berperadaban (mutamaddin).

4. Para Ulama dan tokoh agama harus terus mensosialisasikan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab dengan mendorong pemanfaatannya untuk kemaslahatan umat dan mencegah
mafsadat yang ditimbulkan.

5. Masyarakat perlu terlibat secara lebih luas dalam memanfaatkan media sosial untuk kemaslahatan umum.

6. Pemerintah perlu memberikan teladan untuk menyampaikan informasi yang benar, bermanfaat, dan jujur kepada masyarakat agar melahirkan kepercayaan dari publik.

Kelima


Ketentuan Penutup

1. Fatwa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata dibutuhkan perbaikan, akan diperbaiki dan disempurnakan sebagaimana mestinya.

2. Agar setiap muslim dan pihak-pihak yang memerlukan dapat mengetahuinya, menghimbau semua pihak untuk menyebarluaskan fatwa ini.


Ditetapkan di : Jakarta
Pada tanggal : 16 Sya’ban 1438 H
13 M e i 2017 M
MAJELIS ULAMA INDONESIA
KOMISI FATWA

Ketua

Sekretaris

PROF. DR. H. HASANUDDIN AF, MA

DR. HM. ASRORUN NI’AM SHOLEH, MA

Fatwa tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Media Sosial

17

Jumat, 16 Februari 2018

Kain Satin Bisa Terbuat Dari Berbagai Macam Bahan

Kain Satin Bisa Terbuat Dari Berbagai Macam Bahan

Susah juga menghadapi ibu-ibu. Bukan hanya di jalanan saja yang terkadang membuat kepala puyeng tujuh keliling, tetapi juga saat mereka hendak membeli kain.

Bagaimana tidak, kaum wanita, ibu-ibu Indonesia biasanya menyukai kain satin karena jenis kain seperti ini biasanya berkilat. Sesuatu yang merupakan ciri khas dari kain satin. Secara teknis hal ini dkarenakan ada 4 lembar benang yang tampil di permukaan kain dibandingkan 1 di bagian bawah.

Masalahnya, kain satin itu bisa terbuat dari berbagai macam bahan. Ada satin yang terbuat dari polyester, katun, nylon, dan masih banyak lagi bahan lainnya.

Setiap jenis bahan yang dipergunakan akan memberikan efek yang berbeda kepada pemakainya. Polyester dan nylon akan sering membuat pemakainya merasa gerah karena memang bahan ini sulit menyerap keringat. Katun memang nyaman dipakai tetapi sulit diurus karena akan cenderung berkerut walau sudah disetrika berulang-ulang yang merupakan karakter bahan katun.

Menyebutkan kain satin saja tidak memberikan gambaran jelas tentang apa yang diinginkan. Kain satin hanya merujuk pada motif tenun saja, bukan keseluruhan.

Sayangnya, pemahaman soal bahan ini rupanya tidak dikuasai banyak ibu-ibu pembeli kain. Mereka kerap mengatakan kain satin, tetapi tidak menambahkan informasi. Hal itu sering menyebabkan berbagai keluhan kepada si penjual, seperti "Kok, kain satinnya panas. Padahal yang dulu saya beli rasanya adem banget kalau dipakai" atau "Ini kain satinnya gampang kusut banget. Beda dengan yang dulu dibeli di Tanah Abang, enak banget nyetrikanya"

Repot.

Mereka tidak menyadari bahwa bukan "satin"nya yang membedakan. Semua kain bermotif satin akan ditenun dengan cara yang sama. Yang membuatnya berbeda adalah dari bahan yang dipergunakan.

Mudah-mudahan, siapapun yang membaca artikel ini tidak lagi hanya sekedar bilang "Mau beli kain satin". Lebih baik juga dijelaskan bahannya. Kalaupun tidak mengerti, jelaskan saja kepada penjualnya apa yang diinginkan, mudah disetrika, tidak gampang kusut atau yang adem kalau dipakai. Dengan begitu setidaknya si penjual akan mengerti jenis bahan yang diperlukan dan ini akan menghindari keluhan dan prasangka buruk kepada mereka.

Setidaknya, biarlah para penjual tidak ruwet berpikir harus menawarkan apa.

Rabu, 14 Februari 2018

Mata Hewan Bersinar Dalam Gelap Atau Saat Terkena Cahaya Lampu Kilat? Jangan Heran

Mata Hewan Bersinar Dalam Gelap Atau Saat Terkena Cahaya Lampu Kilat? Jangan Heran

Pernahkah Anda mencoba memotret hewan peliharaan Anda, seperti kucing atau anjing di malam hari? Tentunya Anda akan menggunakan flash atau lampu kilat untuk menambah cahaya. Kemudian, Anda menemukan kalau dalam foto mata hewan kesayangan itu seperti berkilat atau bersinar? Janganlah menduga macam-macam dulu.

Hal itu adalah wajar. Memang bukan sesuatu yang aneh kalau mata hewan bersinar dalam gelap atau saat terkena cahaya dari flas atau lampu kilat. Bukan sesuatu yang berbau gaib atau mistis.

Kondisi ini wajar terjadi pada hewan vertebrata, alias bertulang belakang seperti kucing dan anjing. Hal itu disebabkan karena adanya tapetum lucidum.

Tapetum lucidum adalah selaput tisu yang ada di mata hewan mamalia. Letaknya pada sebagian besar hewan berada di belakang retina, tetapi ada juga merupakan bagian dari retina itu sendiri. Fungsi selaput ini adalah untuk menyerap sebagian cahaya yang datang dan kemudian memantulkannya. Selaput inilah yang membuat hewan bisa melihat di malam hari atau kondisi gelap.

Cahaya dari flash atau lampu kilat kamera termasuk golongan yang kuat. Bahkan, mata manusia pun akan silau saat melihatnya. Tapetum lucidum akan membuatnya lebih kuat lagi sehingga pantulan yang terlihat atau terekam kamera adalah berupa kilatan atau sinar yang memancar dari mata hewan tersebut.

Sinar yang keluar dari mata hewan pun tidak sama. Ada yang berwarna putih seperti pada ikan welleye. Juga ada yang berwarna kuning, merah atau biru. Kuning biasanya terlihat pada mata kucing dan anjing, sedangkan biru pada kuda.

Meskipun demikian, warna sinar yang dipantulkan mata hewan juga akan tergantung pada sudut pandng yang melihat. Warnanya bisa berubah-ubah.

Mata manusia tidak memiliki selaput ini. Oleh karena itu, manusia susah melihat dalam kegelapan. Meskipun demikian, ada kelainan yang bisa membuat mata mengeluarkan sinar berwarna putih yang disebut leukocoria.

Saat memotret dalam gelap mata manusia memang kerap menjadi merah pada fotonya. Hal ini bukan karena kelainan atau tapetum lucidum, tetapi lebih karena cahaya flash yang terlalu kuat atau kamera yang terlalu dekat dengan posisi mata. Untuk itulah, seorang fotografer yang handal akan menyesuaikan kekuatan cahaya flashnya saat memotret dalam gelap.

Jadi, saat mata hewan bersinar dalam gelap, janganlah pernah menduga ada jin yang bersarang di tubuhnya. Itu hanyalah sesuatu yang normal saja.

Selasa, 13 Februari 2018

Jembatan Terpanjang di Dunia - Grand Danyang Kunshan

Jembatan Terpanjang di Dunia - Grand Danyang Kunshan
Foto : Telegraph.co.uk
Gelar jembatan terpanjang di dunia saat ini, tahun 2018 dipegang oleh sebuah jembatan di negara Cina (Tiongkok). Namanya Jembatan Grand Danyang Kunshan.

Jembatan ini memiliki panjang kurang lebih 164.9 kilometer. Namanya diambil dari dua buah nama kota yang menjadi ujung bagi jembatan itu, yaitu kota Danyang di Barat dan Kunshan di Timur. Bentangan jembatan ini secara total melintasi 4 kota, Danyang-Changzhou-Wuxi-Kunshan.

Grand Danyang Kunshan posisinya paralel dengan salah satu sungai utama di negara itu, yaitu Sungai Yangtze. Keparalelannya dimulai pada kilometer ke 8 hingga ke 80.

Sebagian badan jembatan berada di atas air, yaitu sepanjang 9 kilometer di atas Danau Yangcheng, Suzhou.

Pembangunannya dilakukan antara tahun 2010-2011. Jumlah pekerja yang dilibatkan juga raksasa, yaitu mencapai 10,000 orang. Biaya yang dihabiskan tidak kalah besarnya, yaitu US$ 8.5 Milyar yang kalau dikonversi dalam rupiah tahun 2018, nilainya sama dengan kurang lebih 117 triyun rupiah.

Jembatan terpanjang di dunia ini juga didesain untuk sanggup menahan gempa berukuran 8 skala Reichter, angin topan, dan hantaman  kapal seberat 300,000 ton.

Cina sendiri diketahui memiliki 7 dari 10 buah jembatan terpanjang yang ada di dunia. Grand Danyang Kunshan adalah yang terpanjang dari semua kategori jembatan menurut Guinness World Record.

Bus Terpanjang di Dunia Saat Ini : Autotram Extra Grand

Bus Terpanjang di Dunia ; Autotram Extra Grand
Foto : Daily Mail
Autotram Extra Grand sementara ini masih merupakan bus terpanjang di dunia yang operasional. Walaupun demikian, gelar ini seperti sebentar lagi akan segera berpindah karena Volvo Brazil sudah mengelurkan chasis dari Volvo Artic 300 yang melebihi bus ini.

Autotram diluncurkan pada tahun 2012 di Dresden. Bus ini merupakan bus gandeng yang terdiri dari 3 buah kompartemen. Panjangnya mencapai 100 feet atau sekitar 30.73 meter. Bus terpanjang di dunia saat ini memiliki 2 titik mirip sendi yang membuatnya mampu berbelok dengan baik.

Bus terpanjang di dunia ini mampu mengangkut 256 orang dalam sekali angkut.

Kendaraan yang merupakan hasil Fraunhofer IVI, Universitas Dresden dan Wittur Electric Drive GmbH ini menggunakan tenaga yang berasal dari 2 mesin diesel. Meskipun demikian, bus ini juga memiliki cadangan tenaga yang berasal dari baterai lithium-ion.  Penggunaan dua sumbe rtenaga ini menjadikannya bus hibrida.

Posisinya sebagai bus terpanjang di dunia akan segera berakhir ketika Artic 300 hasil produksi Volvo Brazil keluar. Bus ini akan memiliki panjang 101 feet, sedikit lebih panjang dari Autotram. Kapasitasnya lebih besar karena bisa menampung 300 orang sekali jalan.

Senin, 12 Februari 2018

Pelindung Darurat Kamera Saat Hujan Turun Tiba-Tiba

Ada satu hal yang paling tidak disukai oleh para fotografer saat memotret di ruang terbuka. Namanya "hujan".

Meskipun malaikan yang menurunkan hujan, dalam Islam, sama dengan malaikat yang menurunkan rezeki, tetap saja akan hadir perasaan kesal bin sebal ketika tetes air hujan turun dari langit. Para fotografer, atau penggemar fotografi jalanan, biasanya langsung manyun kalau rintik hujan mulai turun sedikit saja.

Apalagi kalau mereka sedang hendak meliput momen tahunan, seperti parade Cap Go Meh. Gagal mendapat foto saat ini berarti harus menunggu satu tahun lagi karena acaranya tidak mungkin diulang.

Tetapi, kalau disuruh memilih menunggu atau tetap nekat memotret di kala hujan, maka biasanya para fotografer itu akan pilih "menunggu". Hal itu karena kalau nekat, kamera yang jadi korbannya. Dan, kalau itu terjadi, ya bisa lebih dari setahun mereka tidak motret karena harus menunggu uang cukup untuk membeli penggantinya. Kamera tidak murah.

Hujan yang berarti "air" sangat berbahaya bagi kehidupan kamera. Setetes saja air masuk ke celah-celah kamera, hasilnya bisa berupa biaya servis yang merobek kantung.

Itulah mengapa saat hujan turun, para fotografer akan segera menepi dan kerap menggunakan jaket atau apapun untuk segera menutupi kameranya. Barang itu maknanya sama dengan senapan bagi prajurit dan harus dipertahankan.

Lalu, bagaimana dengan kalau ada momen penting dan menarik, apakah dilewatkan begitu saja? Kalau terpaksa yah, maksudnya kalau hujan terlalu deras, ya lebih baik menepi. Lagipula, siapapun akan menepi kalau terlalu deras, termasuk peserta pawai atau parade.

Hanya, jika hujannya masih kecil dan cuma berupa rintik hujan saja, fotografer yang kreatif akan bisa membuat pelindung kamera darurat. Pelindung ini sangat sederhana dan bisa dibuat dari benda yang biasanya dijual di manapun.

Benda itu adalah kantung plastik.

Beberapa fotografer kreatif ini pernah terlihat di acara Cap Go Meh Bogor. Mereka menggunakan kantung plastik yang sebagian dilubangi agar lensa bisa keluar dan diarahkan ke obyek.

Pelindung Darurat Kamera Saat Hujan Turun Tiba-Tiba

Cukup efektif. Kamera terlindungi dan kegiatan memotret tetap bisa dilaksanakan.

Pelindung darurat ini bisa juga dibuat dari benda lain selama terbuat dari plastik. Robekan bagian tangan dari jas hujan sekali pakai pun bisa dipergunakan dan hasilnya sama.

Tentunya, akan lebih enak kalau bisa membeli jaket kamera. Sayangnya, harganya lumayan juga. Meskipun demikian, kalau memang ada uang, ada bagusnya mempersiapkan jaket kamera seperti ini karena bagaimanapun harga kamera dan lensanya lebih mahal.

Bagiamana dengan payung? Bukankah bisa melindungi? Betul, bisa melindungi, tetapi memotret sambil memegang payung sangat merepotkan. Sulit membidik obyek dengan benar. Kecuali, ada seseorang yang mau sukarela memegangi payung, seperti yang dilakukan oleh si bapak di bawah ini.

Pelindung Darurat Kamera Saat Hujan Turun Tiba-Tiba

Nah, kalau begini sih jelas enak. Sayangnya, siapa yang mau disuruh memegangi. Itu saja.

Bagi saya sendiri, pelindung darurat dari kantung plastik atau sobekan bagian tangan jas hujan sekali pakai sudah cukup untuk antisipasi kalau cuaca tidak bersahabat di kala mood memotret sedang hadir. Itulah alasan mengapa selalu ada satu jas hujan sekali pakai di tas, bukan untuk melindungi badan karena takut flu, tetapi persiapan untuk diambil bagian tangannya.

Kasihan si kamera kalau sampai kehujanan.

Minggu, 11 Februari 2018

Tidak Semua Bagian Antartika Tertutup Es - Lembah Kering McMurdo

Tidak Semua Bagian Antartika Tertutup Es - Lembah Kering McMurdo
Lembah Kering McMurdo - Foto Cool Antartictica
Benua Antartika yang terletak di Kutub Selatan bumi terkenal sebagai sebuah wilayah terdingin di dunia. Suhu disana selalu berada di bawah nol derajat Celcius dengan rata-rata berada di kisaran angka - (minus) 10-50 derajat Celcius. Pada tahun tahun 2010, temperatur di Antartika pernah mencapai - 93 derajat Celcius menandakan betapa ekstrimnya suhu benua yang lebih luas dari Indonesia ini.

Sebuah suhu yang memastikan bahwa mayoritas daratan benua tersebut selalu tertutup sepanjang tahunnya. Lapisan es ini tidak pernah cair sepanjang tahun mengakibatkan sulit sekali ada kehidupan.

Meskipun demikian, dengan suhu yang sedemikian ekstrim, tidak semua bagian dari Antartika tertutup oleh lapisan es. Ada wilayah yang sama sekali tidak tertutup oleh es dan sangat kering yang bisa dibandingkan dengan keringnya gurun pasir dimana kesulitan pun sulit hidup disana.

Wilayah kering di benua tersebut bernama Lembah Kering McMurdo. Luasnya pun cukup besar dan mencapai lebih dari 4000 kilometer persegi.

Keringnya wilayah ini disebabkan karena pegunungan yang mengelilingi Lembah Kering McMurdo cukup tinggi sehingga menghalangi angin yang membawa es untuk bisa mencapainya. Hal itulah yang menyebabkan tidak ada lapisan es yang ditemukan disana.

Hampir tidak ada kehidupan yang di Lembah Kering kecuali beberapa jenis bakteri yang hidup karena metabolismenya tergantung pada besi dan belerang saja yang mampu bertahan.

Nama McMurdo yang disematkan pada wilayah ini adalah nama seorang pelaut HMS Terror berpangkat Letnan dari Kerajaan Inggris yang sampai ke wilayah ini pada tahun 1841.

Stout Scarab ; Nenek Moyang Minibus/Minivan

Stout Scarab ; Nenek Moyang Minibus/Minivan
Foto karya Michael Furman
Minibus atau minivan adalah salah satu jenis mobil yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Mayoritas keluarga di Indonesia yang berjumlah banyak serta kedekatan antar mereka sering menjadi alasan seseorang untuk memilih kendaraan yang besar dan cukup untuk mengangkut semua anggota keluarga. Itulah mengapa mobil minivan, atau minibus di Indonesia merupakan tipe kendaraan yang banyak dipilih.

Meskipun demikian, bukan itu alasan William Bushnell Stout, seorang insinyur kendaraan bermotor dan penerbangan, saat melahirkan ide tentang sebuah mobil yang termasuk pelopor kendaraan minibus/minivan di dunia. Ia ingin menggabungkan antara kemewahan dan kenyamanan dalam bertransportasi saat melahirkan Stout Scarab. Itulah mengapa mobil ini dihargai pada tahun 1930-1940 dengan bandrol yang lumayan tinggi US$ 5000 (sekitar US$ 80 ribu tahun 2010).

Stout Scarab adalah sebuah mobil yang bisa disebut modern dan inovatif pada masanya. Mobil ini dilengkapi dengan sebuah mesin Ford V-8 yang sudah maju saat itu. Bentuknya mirip sekali dengan minivan atau minubus di masa sekarang yang memiliki chasis panjang.

Pencetus idenya sendiri membuat kendaran ini panjang karena idenya adalah menjadikan mobil ini sebagai kantor berjalan. Oleh karena itu kenyamanan sangat diperhitungkan saat membuatnya.

Mobil ini tidak diproduksi oleh perusahaan mobil besar, seperti Ford, Chrysler atau General Motor. Produsennya adalah perusahaan milik William Stout sendiri, yaitu Stout Engineering Laboratories yang kemudian menjadi Stout Motor Car Company.

Stout Scarab tidak pernah diproduksi secara masal dan sejak diciptakan mobil ini hanya diproduksi di bawah 10, yaitu 9 saja.

1935 Scarab di Owls Head Transportation Museum (Owls Head, Maine) - wikimedia commons
Tidak pernah menjadi sebuah mobil yang populer, tetapi melihat bentuknya mobil ini bisa dikata merupakan nenek moyang dari para minivan atau minibus yang banyak beredar pada masa sekarang.

Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Bisa Menghargai Sejarahnya : KATANYA BEGITU

Bioskop President Bogor - Dulunya Bioskop Maxim dimana Presiden RI Pertama Pernah Berpidato
Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai sejarahnya. Entah siapa yang mengatakan slogan idealis itu, tetapi memang begitulah seharusnya sebuah bangsa.

Tidak ada bangsa di dunia yang dibangun dalam semalam. Bahkan Roma, sebuah kota saja tidak bisa dibangun dalam sekejap mata. Rumah dimana kita tinggal pun paling tidak membutuhkan 3 bulan untuk bisa berdiri. Apalagi sebuah bangsa dan negara. Perlu bertahun-tahun, berabad-abad untuk sebuah bangsa bisa tersebut namanya di dunia.

Dan, bukan hanya itu.

Berdirinya sebuah bangsa akan juga memerlukan tumbal lain, berupa harta, nyawa jutaan orang, tenaga, waktu, dan masih banyak hal lainnya dari  mereka yang berjuang mendirikannya. Tidak ada bangsa dan negara yang bisa berdiri secara gratis tanpa harus "membayar" biayanya.

Untuk itulah sebuah bangsa harus terus mengingat berapa banyak yang sudah dikorbankan. Dengan begitu mereka bisa melakukan tindakan-tindakan untuk menjaga dan terus mengembangkan bangsanya.

Secara sempit, tindakan ini mirip sekali dengan manusia ketika membeli Ferrari atau Lamborghini. Uang milyaran rupiah yang dikeluarkan tentunya akan membuat pemiliknya sayang dan berhati-hati sekali saat menggunakannya. Tergores sedikit saja sudah bisa membuatnya marah besar dan tidak bisa tidur. Kotor sedikit saja, bisa mendorong pemiliknya langsung panas dingin.

Begitupun dalam hal bangsa. Pengorbanan yang luar biasa besar itu seharusnya membuat semua anggota dari sebuah bangsa berusaha sebisa mungkin menyayangi dan menjaganya.

Itulah makna dari slogan nasionalis bin idealis itu.

Sayangnya, bangsa Indonesia rupanya masih perlu banyak belajar dalam hal ini. Slogan itu mudah sekali untuk diucapkan, seorang anak SD saja bisa mengatakannya 1000 X sehari kalau dijanjikan akan dibelikan Playstation 4. Mudah diucapkan.

Tetapi, sangat sulit diwujudkan.

Banyak sekali bukti dalam kehidupan berbangsa di negara ini yang mencerminkan bahwa banyak orang yang tidak memahami makna slogan itu. Banyak orang yang berpikiran bahwa Indonesia lebih baik dijadikan sebagai bagian dari jazirah Arab dan mengadopsi sistem disana dalam kehidupan. Mereka lupa bahwa bangsa ini tidak diwujudkan dan diniatkan untuk menjadi negara Arab oleh para pendiri.

Sesuatu yang akan bisa diperdebatkan panjang lebar dan menjadi sebuah polemik yang tak berujung.

Tetapi, hal yang lebih bisa dilihat mata, yaitu bagaimana bangsa itu merawat peninggalan-peninggalan masa lampaunya.

Banyak bangunan di negeri ini yang dibangun puluhan dan bahkan ratusan tahun yang lalu, dan tentunya menyimpan tidak terhingga sejarah di dalamnya. Sesuatu yang tidak terhingga nilainya bagi sebuah bangsa.

Ironisnya, banyak bangunan itu yang sangat tidak terawat, hampir ambruk, dan bahkan berubah fungsi. Sebagai contoh kecil, yaitu Bioskop Presiden di Bogor.

Bangunan ini dibangun di masa lalu, pada masa Belanda masih bercokol di negeri ini. Disanalah dulu masyarakat Hindia Belanda mencari hiburan. Kemudian, setelah kemerdekaan, bangunan ini menjadi tempat Presiden Pertama Indonesia, Soekarno berpidato.

Sebuah bangunan yang memiliki nilai historis cukup tinggi karena dari sana bisa dipelajari bagaimana warga Bogor pada masa penjajahan mencari hiburan. Bisa juga membuat orang merasakan suasana dramatis saat mendengarkan pidato sang orator ulung itu.

Hal itu tidak akan lagi bisa dilakukan karena bioskop itu sudah berubah fungsi menjadi bangunan tak berpenghuni. Bioskop itu menjadi sebuah onggokan tembok dan atap saja dan terlihat kumuh sekali. Bangunan ini hanya dijadikan tempat berdagang dan menyimpan barang saja. Hal yang justru menambah kesan kumuh pada tempat yang cukup bersejarah ini.

Sebuah contoh kecil saja, bagaimana bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa besar ketika bahkan mereka tidak bisa merawat sesuatu yang sebenarnya merupakan penghubung masa kini dengan masa lalu. Sesuatu yang bisa mengajarkan kepada generasi mendatang tentang apa yang pernah terjadi di negeri ini 100,200, atau 300 tahun yang lalu.

Sesuatu yang menunjukkan bagaimana bangsa ini memandang slogan " Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya". Rupanya bangsa ini masih memandang itu hanya sebuah slogan saja dan tidak ada hubungan dengan kehidupan berbangsa dan bernegar.

Mungkin juga, mereka memandang bahwa dirinya bukanlah bangsa yang besar, sehingga tidak perlu terlalu ambil pusing berusaha menterjemahkan slogan itu dalam tindakan nyata.

Mungkin juga kan?

Tugas Sekretaris RT/RW : Bukan Cuma Mengetik Surat Pengantar

Tugas Sekretaris RT/RW : Bukan Cuma Mengetik Surat Pengantar

Sekretaris, sebuah kata yang akan selalu membawa imajinasi banyak orang pada sebuah jenis pekerjaan yang erat kaitannya dengan mengetik surat, melakukan pengarsipan, dan berbagai hal untuk meringankan pekerjaan seorang bos atau atasan. Bagi yang lebih imajinatif alias gemar berkhayal, tidak jarang dikaitkan dengan seorang wanita dengan rok mini dan berwajah cantik. Sebuah profesi yang dianggap cukup pretisius.

Tidak demikian dengan yang namanya Sekretaris RT (Rukun Tetangga) atau RW (Rukun Warga). Jabatan sekretaris RT/RW adalah sesuatu yang sangat tidak diharapkan untuk diterima oleh warga di sebuah lingkungan.

Sudah tidak dibayar terkadang juga sering berhadapan dengan warga yang komplain.

Memang, posisi sebagai sekretaris RT/RW bukanlah pekerjaan yang menjanjikan. Posisi ini lebih merupakan sebuah kerja sosial bagi mereka yang "kurang kerjaan" atau ingin merubah lingkungannya menjadi lebih baik.

Tidak keren dan juga tidak menjanjikan.

Padahal, dalam sebuah masyarakat kecil dengan lingkup 30-50 kepala keluarga, perannya vital sekali. Ia akan menjadi seorang yang bertugas mengeluarkan Surat Pengantar, sebuah surat yang penting bagi warga untuk mengurus berbagai hal, mulai dari pembuatan KTP, Paspor, Akte Kelahiran dan masih banyak hal lain. Tanpa peran seorang sekretaris RT, banyak proses administrasi kewarganegaraan yang tidak bisa berjalan.

Bagaimanapun, sesuai sistem kependudukan di Indonesia, RT dan RW adalah garda depan dalam pelayanan terhadap warga.

Pentingnya seorang sekretaris RT/RW dalam sebuah masyarakat bukan hanya itu saja. Walaupun banyak warga berpandangan bahwa posisinya berada di bawah Ketua RT, sebenarnya tidak tepat dikatakan demikian. Jabatan sekretaris lebih tepat dipandang sebagai "Partner".

Tugasnya, selain mengurus surat menyurat, ada beberapa lagi dan tidak terkait dengan kegiatan surat menyurat saja.. Tugas-tugas tersebut adalah :

1. pengganti jika sang Ketua RT berhalangan karena dalam struktur inti kepengurusan hanya ada 3 orang, yaitu Ketua RT, Sekretaris RT, dan Bendahara.
2. membuatkan jadwal kegiatan
3. melakukan sosialisasi kegiatan
4. melakukan inventarisasi aset RT
5. melakukan pendekatan warga
6. memberikan saran dan masukan kepada Ketua RT

Dan, tugas-tugas lain yang terkadang tidak disebutkan secara formal.

Itulah mengapa biasanya Ketua RT dan sekretarisnya akan sering terlihat bersama-sama dalam melakukan pendekatan kepada warga. Semua itu karena keduanya merupakan "partner in crime" yang harus bisa bekerja sama secara kompak dalam mengurus warganya.

Untuk itulah, pemilihan seorang sekretaris RT sebaiknya dilakukan oleh Ketua RT dan bukan oleh warga. Memilih orang yang tidak bisa bekerja sama dengan Ketua RT hanya akan membuat kekompakan antara kedua orang itu tidak bisa terjalin. Lebih baik diserahkan pemilihannya kepada ketua RT saja.

Ketua RT akan membutuhkan orang yang bisa membentuk sebuah tim yang kompak dengan dirinya dan bukan sekedar orang yang bisa mengetik Surat Pengantar saja.

Sabtu, 10 Februari 2018

Membeli Baju Berbahan Katun, Bersiap Untuk Repot

Membeli Baju Berbahan Katun, Bersiap Untuk Repot

Baju berbahan katun sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Hal itu bisa dimengerti mengingat kain katun yang dipergunakan terbuat dari serat alami dan akan memberi kesan nyaman dan sejuk saat dipergunakan. Katun juga mudah menyerap keringat dibandingkan dengan serat buatan manusia, seperti polyester atau nylon.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah tropis, seperti Indonesia yang memiliki suhu rata-rata dan kelembaban tinggi, kelebihan bahan yang terbuat dari katun akan sangat menguntungkan. Dari segi kenyamanan.

Sayangnya, tidak ada gading yang tidak retak. Kelebihan dan kekurangan adalah dua sisi mata uang yang selalu hadir bersamaan.

Bahan/kain katun pun demikian. Baju yang terbuat dari bahan katun akan cukup membuat repot dan kadang bisa mengesalkan bagi para penggunanya.

Masalah utamanya akan hadir pada saat menyetrika. Bahan katun tidak mudah dibuat mulus alias tidak kusut. Bahkan, setelah disetrika dengan setting yang sudah sesuai dengan petunjuk pabrik untuk bahan ini, kain akan kembali memperlihatkan kekusutannya setelah kain menjadi dingin.

Penggunaan air yang kerap dipergunakan memang mampu menghilangkan kusutnya, tetapi tidak maksimal. Dalam jangka waktu beberapa saat setelah uap air menghilang dan suhu kain kembali normal, kain sangat mungkin kembali kusut.

Hal ini adalah wajar terjadi karena memang demikianlah karakter alami dari kain yang terbuat dari serat alami. Bukan hanya katun, tetapi juga rayon, viscose atau yang sejenisnya. Semua mengalami masalah serupa.

Kesulitan dan keluhan soal kesulitan dalam mengurusnya memang merupakan bagian tak terpisahkan.

Untungnya, masalah seperti itu sudah agak terpecahkan dengan perkembangan teknologi pertekstilan di dunia. Berbagai jenis "finishing" atau proses ditambahkan untuk memudahkan pengguna baju berbahan katun.

Salah satunya adalah yang disebut dengan "Easy Care" (Mudah Diurus) atau "Wrinkle Free" (Bebas Kusut).

Banyak baju belakangan ini dijual dengan kedua label itu. Keduanya menunjukkan bahwa baju/bahan itu mudah disetrika, hanya berbeda levelnya saja.

1. Easy care : jika ada label ini tandanya kain akan mudah disetrika dan baju tidak akan kembali kusut. Biasanya kemampuan ini bisa bertahan setelah beberapa kali cuci dan semakin sering dicuci, maka kemampuan itu akan menghilang juga

2. Wrinkle Free : walau berarti bebas kusut sebenarnya tidak seratus persen bebas. Baju tetap harus disetrika setelah dicuci dan tidak bisa langsung dipakai. Meskipun demikian ketahanan terhadap kekusutan lebih baik dibandingkan Easy Care

Jadi, kalau tidak mau terlalu repot saat mengurus baju katun, yang harus diperhatikan adalah ada tidaknya salah satu label di atas. Hal ini menandakan bahan katunnya sudah ditambahkan satu langkah proses untuk membantu menghadapi si "kusut".

Tetapi, jangan heran kalau harganya biasanya akan di atas baju berbahan katun biasa karena tambahan proses berarti tambahan biaya produksi yang pada akhirnya dimasukkan dalam harga jual. Juga jangan berharap akan terus berlangsung seterusnya. Semakin sering dicuci, maka kemampuannya pun akan berkurang.

Tinggal dipilih, apakah tetap mau repot atau membayar lebih mahal? Kalau tidak mau repot dan tidak membayar lebih mahal, ada baiknya memilih baju yang terbuat dari bahan campuran, seperti TC (Tetoron Cotton-Polyester/Katun). Dengan begitu, kain biasanya lebih mudah diurus dan tetap memberikan rasa nyaman dan bisa menyerap keringat.

Silakan dipilih.


Mereka Lah Yang Membuat Commuter Line Bersih [Selain Penumpang Tentunya]

Mereka Lah Yang Membuat Commuter Line Bersih [Selain Penumpang Tentunya]

Salah satu perbedaan paling mencolok dari KRL 5 tahun yang lalu dan KRL di masa sekarang adalah kebersihannya.

Commuter Line atau KRL Jabodetabek saat ini jauh lebih bersih dan terawat. Di masa lalu, kabin kereta sangat kotor dan sampah berserakan dimana-mana, tetapi pada KRL saat ini hal itu tidak ditemukan.

Semua itu dihasilkan bukan tanpa kerja keras. Dalam hal ini, dalam lingkup besar, haruslah angkat topi untuk kegesitan dan kegigihan pengelola Commuter Line, PT KCJ untuk menjadikan moda transportasi ini menjadi begitu nyaman.

Meskipun demikian, dalam lingkup yang lebih sempit, haruslah diberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang tidak kenal lelah dalam membuat KRL menjadi bersih. Mereka bukan hanya bertugas pada saat kereta memasuki stasiun, seperti yang biasanya dilakukan di masa lalu, tetapi juga bahkan selama perjalanan Commuter Line.

Bukan sesuatu hal yang langka melihat para petugas kebersihan dengan membawa sapu, lap pel, serokan sampah berjalan dari satu gerbong ke gerbong lain untuk memunguti sampah yang dibuang penumpang tak bertanggungjawab. Biasanya mereka akan melakukannya di saat kepadatan penumpang tidak terlalu penuh.

Kegiatan itu akan berlanjut ketika sebuah rangkaian kereta masuk stasiun. Dengan sigap mereka akan mengayunkan lap pel untuk membersihkan lantai. Sering terlihat juga para petugas ini menyemprotkan cairan pewangi dan pembersih untuk menghapus noda.

Tangan-tangan merekalah yang memastikan kereta tetap bersih tanpa sampah dan memberikan suasana nyaman ketika penumpang masuk.

Kebersihan ini pula yang kemudian membangkitkan kesadaran para penumpang. Mereka tidak lagi sembarnagan membuang tisu bekas atau bungkus permen. Banyak penumpang KRL sekarang memilih untuk memasukkan benda-benda itu ke dalam tas dan kemudian membuangnya ke tempat sampah di stasiun.

Sebuah hal yang sangat melegakan dan pada akhirnya memberikan dampak positif dengan semakin meningkatnya minat menggunakan sarana transportasi ini.