Jumat, 16 Februari 2018

Kain Satin Bisa Terbuat Dari Berbagai Macam Bahan

Kain Satin Bisa Terbuat Dari Berbagai Macam Bahan

Susah juga menghadapi ibu-ibu. Bukan hanya di jalanan saja yang terkadang membuat kepala puyeng tujuh keliling, tetapi juga saat mereka hendak membeli kain.

Bagaimana tidak, kaum wanita, ibu-ibu Indonesia biasanya menyukai kain satin karena jenis kain seperti ini biasanya berkilat. Sesuatu yang merupakan ciri khas dari kain satin. Secara teknis hal ini dkarenakan ada 4 lembar benang yang tampil di permukaan kain dibandingkan 1 di bagian bawah.

Masalahnya, kain satin itu bisa terbuat dari berbagai macam bahan. Ada satin yang terbuat dari polyester, katun, nylon, dan masih banyak lagi bahan lainnya.

Setiap jenis bahan yang dipergunakan akan memberikan efek yang berbeda kepada pemakainya. Polyester dan nylon akan sering membuat pemakainya merasa gerah karena memang bahan ini sulit menyerap keringat. Katun memang nyaman dipakai tetapi sulit diurus karena akan cenderung berkerut walau sudah disetrika berulang-ulang yang merupakan karakter bahan katun.

Menyebutkan kain satin saja tidak memberikan gambaran jelas tentang apa yang diinginkan. Kain satin hanya merujuk pada motif tenun saja, bukan keseluruhan.

Sayangnya, pemahaman soal bahan ini rupanya tidak dikuasai banyak ibu-ibu pembeli kain. Mereka kerap mengatakan kain satin, tetapi tidak menambahkan informasi. Hal itu sering menyebabkan berbagai keluhan kepada si penjual, seperti "Kok, kain satinnya panas. Padahal yang dulu saya beli rasanya adem banget kalau dipakai" atau "Ini kain satinnya gampang kusut banget. Beda dengan yang dulu dibeli di Tanah Abang, enak banget nyetrikanya"

Repot.

Mereka tidak menyadari bahwa bukan "satin"nya yang membedakan. Semua kain bermotif satin akan ditenun dengan cara yang sama. Yang membuatnya berbeda adalah dari bahan yang dipergunakan.

Mudah-mudahan, siapapun yang membaca artikel ini tidak lagi hanya sekedar bilang "Mau beli kain satin". Lebih baik juga dijelaskan bahannya. Kalaupun tidak mengerti, jelaskan saja kepada penjualnya apa yang diinginkan, mudah disetrika, tidak gampang kusut atau yang adem kalau dipakai. Dengan begitu setidaknya si penjual akan mengerti jenis bahan yang diperlukan dan ini akan menghindari keluhan dan prasangka buruk kepada mereka.

Setidaknya, biarlah para penjual tidak ruwet berpikir harus menawarkan apa.

Rabu, 14 Februari 2018

Mata Hewan Bersinar Dalam Gelap Atau Saat Terkena Cahaya Lampu Kilat? Jangan Heran

Mata Hewan Bersinar Dalam Gelap Atau Saat Terkena Cahaya Lampu Kilat? Jangan Heran

Pernahkah Anda mencoba memotret hewan peliharaan Anda, seperti kucing atau anjing di malam hari? Tentunya Anda akan menggunakan flash atau lampu kilat untuk menambah cahaya. Kemudian, Anda menemukan kalau dalam foto mata hewan kesayangan itu seperti berkilat atau bersinar? Janganlah menduga macam-macam dulu.

Hal itu adalah wajar. Memang bukan sesuatu yang aneh kalau mata hewan bersinar dalam gelap atau saat terkena cahaya dari flas atau lampu kilat. Bukan sesuatu yang berbau gaib atau mistis.

Kondisi ini wajar terjadi pada hewan vertebrata, alias bertulang belakang seperti kucing dan anjing. Hal itu disebabkan karena adanya tapetum lucidum.

Tapetum lucidum adalah selaput tisu yang ada di mata hewan mamalia. Letaknya pada sebagian besar hewan berada di belakang retina, tetapi ada juga merupakan bagian dari retina itu sendiri. Fungsi selaput ini adalah untuk menyerap sebagian cahaya yang datang dan kemudian memantulkannya. Selaput inilah yang membuat hewan bisa melihat di malam hari atau kondisi gelap.

Cahaya dari flash atau lampu kilat kamera termasuk golongan yang kuat. Bahkan, mata manusia pun akan silau saat melihatnya. Tapetum lucidum akan membuatnya lebih kuat lagi sehingga pantulan yang terlihat atau terekam kamera adalah berupa kilatan atau sinar yang memancar dari mata hewan tersebut.

Sinar yang keluar dari mata hewan pun tidak sama. Ada yang berwarna putih seperti pada ikan welleye. Juga ada yang berwarna kuning, merah atau biru. Kuning biasanya terlihat pada mata kucing dan anjing, sedangkan biru pada kuda.

Meskipun demikian, warna sinar yang dipantulkan mata hewan juga akan tergantung pada sudut pandng yang melihat. Warnanya bisa berubah-ubah.

Mata manusia tidak memiliki selaput ini. Oleh karena itu, manusia susah melihat dalam kegelapan. Meskipun demikian, ada kelainan yang bisa membuat mata mengeluarkan sinar berwarna putih yang disebut leukocoria.

Saat memotret dalam gelap mata manusia memang kerap menjadi merah pada fotonya. Hal ini bukan karena kelainan atau tapetum lucidum, tetapi lebih karena cahaya flash yang terlalu kuat atau kamera yang terlalu dekat dengan posisi mata. Untuk itulah, seorang fotografer yang handal akan menyesuaikan kekuatan cahaya flashnya saat memotret dalam gelap.

Jadi, saat mata hewan bersinar dalam gelap, janganlah pernah menduga ada jin yang bersarang di tubuhnya. Itu hanyalah sesuatu yang normal saja.

Selasa, 13 Februari 2018

Jembatan Terpanjang di Dunia - Grand Danyang Kunshan

Jembatan Terpanjang di Dunia - Grand Danyang Kunshan
Foto : Telegraph.co.uk
Gelar jembatan terpanjang di dunia saat ini, tahun 2018 dipegang oleh sebuah jembatan di negara Cina (Tiongkok). Namanya Jembatan Grand Danyang Kunshan.

Jembatan ini memiliki panjang kurang lebih 164.9 kilometer. Namanya diambil dari dua buah nama kota yang menjadi ujung bagi jembatan itu, yaitu kota Danyang di Barat dan Kunshan di Timur. Bentangan jembatan ini secara total melintasi 4 kota, Danyang-Changzhou-Wuxi-Kunshan.

Grand Danyang Kunshan posisinya paralel dengan salah satu sungai utama di negara itu, yaitu Sungai Yangtze. Keparalelannya dimulai pada kilometer ke 8 hingga ke 80.

Sebagian badan jembatan berada di atas air, yaitu sepanjang 9 kilometer di atas Danau Yangcheng, Suzhou.

Pembangunannya dilakukan antara tahun 2010-2011. Jumlah pekerja yang dilibatkan juga raksasa, yaitu mencapai 10,000 orang. Biaya yang dihabiskan tidak kalah besarnya, yaitu US$ 8.5 Milyar yang kalau dikonversi dalam rupiah tahun 2018, nilainya sama dengan kurang lebih 117 triyun rupiah.

Jembatan terpanjang di dunia ini juga didesain untuk sanggup menahan gempa berukuran 8 skala Reichter, angin topan, dan hantaman  kapal seberat 300,000 ton.

Cina sendiri diketahui memiliki 7 dari 10 buah jembatan terpanjang yang ada di dunia. Grand Danyang Kunshan adalah yang terpanjang dari semua kategori jembatan menurut Guinness World Record.

Bus Terpanjang di Dunia Saat Ini : Autotram Extra Grand

Bus Terpanjang di Dunia ; Autotram Extra Grand
Foto : Daily Mail
Autotram Extra Grand sementara ini masih merupakan bus terpanjang di dunia yang operasional. Walaupun demikian, gelar ini seperti sebentar lagi akan segera berpindah karena Volvo Brazil sudah mengelurkan chasis dari Volvo Artic 300 yang melebihi bus ini.

Autotram diluncurkan pada tahun 2012 di Dresden. Bus ini merupakan bus gandeng yang terdiri dari 3 buah kompartemen. Panjangnya mencapai 100 feet atau sekitar 30.73 meter. Bus terpanjang di dunia saat ini memiliki 2 titik mirip sendi yang membuatnya mampu berbelok dengan baik.

Bus terpanjang di dunia ini mampu mengangkut 256 orang dalam sekali angkut.

Kendaraan yang merupakan hasil Fraunhofer IVI, Universitas Dresden dan Wittur Electric Drive GmbH ini menggunakan tenaga yang berasal dari 2 mesin diesel. Meskipun demikian, bus ini juga memiliki cadangan tenaga yang berasal dari baterai lithium-ion.  Penggunaan dua sumbe rtenaga ini menjadikannya bus hibrida.

Posisinya sebagai bus terpanjang di dunia akan segera berakhir ketika Artic 300 hasil produksi Volvo Brazil keluar. Bus ini akan memiliki panjang 101 feet, sedikit lebih panjang dari Autotram. Kapasitasnya lebih besar karena bisa menampung 300 orang sekali jalan.

Senin, 12 Februari 2018

Pelindung Darurat Kamera Saat Hujan Turun Tiba-Tiba

Ada satu hal yang paling tidak disukai oleh para fotografer saat memotret di ruang terbuka. Namanya "hujan".

Meskipun malaikan yang menurunkan hujan, dalam Islam, sama dengan malaikat yang menurunkan rezeki, tetap saja akan hadir perasaan kesal bin sebal ketika tetes air hujan turun dari langit. Para fotografer, atau penggemar fotografi jalanan, biasanya langsung manyun kalau rintik hujan mulai turun sedikit saja.

Apalagi kalau mereka sedang hendak meliput momen tahunan, seperti parade Cap Go Meh. Gagal mendapat foto saat ini berarti harus menunggu satu tahun lagi karena acaranya tidak mungkin diulang.

Tetapi, kalau disuruh memilih menunggu atau tetap nekat memotret di kala hujan, maka biasanya para fotografer itu akan pilih "menunggu". Hal itu karena kalau nekat, kamera yang jadi korbannya. Dan, kalau itu terjadi, ya bisa lebih dari setahun mereka tidak motret karena harus menunggu uang cukup untuk membeli penggantinya. Kamera tidak murah.

Hujan yang berarti "air" sangat berbahaya bagi kehidupan kamera. Setetes saja air masuk ke celah-celah kamera, hasilnya bisa berupa biaya servis yang merobek kantung.

Itulah mengapa saat hujan turun, para fotografer akan segera menepi dan kerap menggunakan jaket atau apapun untuk segera menutupi kameranya. Barang itu maknanya sama dengan senapan bagi prajurit dan harus dipertahankan.

Lalu, bagaimana dengan kalau ada momen penting dan menarik, apakah dilewatkan begitu saja? Kalau terpaksa yah, maksudnya kalau hujan terlalu deras, ya lebih baik menepi. Lagipula, siapapun akan menepi kalau terlalu deras, termasuk peserta pawai atau parade.

Hanya, jika hujannya masih kecil dan cuma berupa rintik hujan saja, fotografer yang kreatif akan bisa membuat pelindung kamera darurat. Pelindung ini sangat sederhana dan bisa dibuat dari benda yang biasanya dijual di manapun.

Benda itu adalah kantung plastik.

Beberapa fotografer kreatif ini pernah terlihat di acara Cap Go Meh Bogor. Mereka menggunakan kantung plastik yang sebagian dilubangi agar lensa bisa keluar dan diarahkan ke obyek.

Pelindung Darurat Kamera Saat Hujan Turun Tiba-Tiba

Cukup efektif. Kamera terlindungi dan kegiatan memotret tetap bisa dilaksanakan.

Pelindung darurat ini bisa juga dibuat dari benda lain selama terbuat dari plastik. Robekan bagian tangan dari jas hujan sekali pakai pun bisa dipergunakan dan hasilnya sama.

Tentunya, akan lebih enak kalau bisa membeli jaket kamera. Sayangnya, harganya lumayan juga. Meskipun demikian, kalau memang ada uang, ada bagusnya mempersiapkan jaket kamera seperti ini karena bagaimanapun harga kamera dan lensanya lebih mahal.

Bagiamana dengan payung? Bukankah bisa melindungi? Betul, bisa melindungi, tetapi memotret sambil memegang payung sangat merepotkan. Sulit membidik obyek dengan benar. Kecuali, ada seseorang yang mau sukarela memegangi payung, seperti yang dilakukan oleh si bapak di bawah ini.

Pelindung Darurat Kamera Saat Hujan Turun Tiba-Tiba

Nah, kalau begini sih jelas enak. Sayangnya, siapa yang mau disuruh memegangi. Itu saja.

Bagi saya sendiri, pelindung darurat dari kantung plastik atau sobekan bagian tangan jas hujan sekali pakai sudah cukup untuk antisipasi kalau cuaca tidak bersahabat di kala mood memotret sedang hadir. Itulah alasan mengapa selalu ada satu jas hujan sekali pakai di tas, bukan untuk melindungi badan karena takut flu, tetapi persiapan untuk diambil bagian tangannya.

Kasihan si kamera kalau sampai kehujanan.

Minggu, 11 Februari 2018

Tidak Semua Bagian Antartika Tertutup Es - Lembah Kering McMurdo

Tidak Semua Bagian Antartika Tertutup Es - Lembah Kering McMurdo
Lembah Kering McMurdo - Foto Cool Antartictica
Benua Antartika yang terletak di Kutub Selatan bumi terkenal sebagai sebuah wilayah terdingin di dunia. Suhu disana selalu berada di bawah nol derajat Celcius dengan rata-rata berada di kisaran angka - (minus) 10-50 derajat Celcius. Pada tahun tahun 2010, temperatur di Antartika pernah mencapai - 93 derajat Celcius menandakan betapa ekstrimnya suhu benua yang lebih luas dari Indonesia ini.

Sebuah suhu yang memastikan bahwa mayoritas daratan benua tersebut selalu tertutup sepanjang tahunnya. Lapisan es ini tidak pernah cair sepanjang tahun mengakibatkan sulit sekali ada kehidupan.

Meskipun demikian, dengan suhu yang sedemikian ekstrim, tidak semua bagian dari Antartika tertutup oleh lapisan es. Ada wilayah yang sama sekali tidak tertutup oleh es dan sangat kering yang bisa dibandingkan dengan keringnya gurun pasir dimana kesulitan pun sulit hidup disana.

Wilayah kering di benua tersebut bernama Lembah Kering McMurdo. Luasnya pun cukup besar dan mencapai lebih dari 4000 kilometer persegi.

Keringnya wilayah ini disebabkan karena pegunungan yang mengelilingi Lembah Kering McMurdo cukup tinggi sehingga menghalangi angin yang membawa es untuk bisa mencapainya. Hal itulah yang menyebabkan tidak ada lapisan es yang ditemukan disana.

Hampir tidak ada kehidupan yang di Lembah Kering kecuali beberapa jenis bakteri yang hidup karena metabolismenya tergantung pada besi dan belerang saja yang mampu bertahan.

Nama McMurdo yang disematkan pada wilayah ini adalah nama seorang pelaut HMS Terror berpangkat Letnan dari Kerajaan Inggris yang sampai ke wilayah ini pada tahun 1841.

Stout Scarab ; Nenek Moyang Minibus/Minivan

Stout Scarab ; Nenek Moyang Minibus/Minivan
Foto karya Michael Furman
Minibus atau minivan adalah salah satu jenis mobil yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Mayoritas keluarga di Indonesia yang berjumlah banyak serta kedekatan antar mereka sering menjadi alasan seseorang untuk memilih kendaraan yang besar dan cukup untuk mengangkut semua anggota keluarga. Itulah mengapa mobil minivan, atau minibus di Indonesia merupakan tipe kendaraan yang banyak dipilih.

Meskipun demikian, bukan itu alasan William Bushnell Stout, seorang insinyur kendaraan bermotor dan penerbangan, saat melahirkan ide tentang sebuah mobil yang termasuk pelopor kendaraan minibus/minivan di dunia. Ia ingin menggabungkan antara kemewahan dan kenyamanan dalam bertransportasi saat melahirkan Stout Scarab. Itulah mengapa mobil ini dihargai pada tahun 1930-1940 dengan bandrol yang lumayan tinggi US$ 5000 (sekitar US$ 80 ribu tahun 2010).

Stout Scarab adalah sebuah mobil yang bisa disebut modern dan inovatif pada masanya. Mobil ini dilengkapi dengan sebuah mesin Ford V-8 yang sudah maju saat itu. Bentuknya mirip sekali dengan minivan atau minubus di masa sekarang yang memiliki chasis panjang.

Pencetus idenya sendiri membuat kendaran ini panjang karena idenya adalah menjadikan mobil ini sebagai kantor berjalan. Oleh karena itu kenyamanan sangat diperhitungkan saat membuatnya.

Mobil ini tidak diproduksi oleh perusahaan mobil besar, seperti Ford, Chrysler atau General Motor. Produsennya adalah perusahaan milik William Stout sendiri, yaitu Stout Engineering Laboratories yang kemudian menjadi Stout Motor Car Company.

Stout Scarab tidak pernah diproduksi secara masal dan sejak diciptakan mobil ini hanya diproduksi di bawah 10, yaitu 9 saja.

1935 Scarab di Owls Head Transportation Museum (Owls Head, Maine) - wikimedia commons
Tidak pernah menjadi sebuah mobil yang populer, tetapi melihat bentuknya mobil ini bisa dikata merupakan nenek moyang dari para minivan atau minibus yang banyak beredar pada masa sekarang.

Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Bisa Menghargai Sejarahnya : KATANYA BEGITU

Bioskop President Bogor - Dulunya Bioskop Maxim dimana Presiden RI Pertama Pernah Berpidato
Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai sejarahnya. Entah siapa yang mengatakan slogan idealis itu, tetapi memang begitulah seharusnya sebuah bangsa.

Tidak ada bangsa di dunia yang dibangun dalam semalam. Bahkan Roma, sebuah kota saja tidak bisa dibangun dalam sekejap mata. Rumah dimana kita tinggal pun paling tidak membutuhkan 3 bulan untuk bisa berdiri. Apalagi sebuah bangsa dan negara. Perlu bertahun-tahun, berabad-abad untuk sebuah bangsa bisa tersebut namanya di dunia.

Dan, bukan hanya itu.

Berdirinya sebuah bangsa akan juga memerlukan tumbal lain, berupa harta, nyawa jutaan orang, tenaga, waktu, dan masih banyak hal lainnya dari  mereka yang berjuang mendirikannya. Tidak ada bangsa dan negara yang bisa berdiri secara gratis tanpa harus "membayar" biayanya.

Untuk itulah sebuah bangsa harus terus mengingat berapa banyak yang sudah dikorbankan. Dengan begitu mereka bisa melakukan tindakan-tindakan untuk menjaga dan terus mengembangkan bangsanya.

Secara sempit, tindakan ini mirip sekali dengan manusia ketika membeli Ferrari atau Lamborghini. Uang milyaran rupiah yang dikeluarkan tentunya akan membuat pemiliknya sayang dan berhati-hati sekali saat menggunakannya. Tergores sedikit saja sudah bisa membuatnya marah besar dan tidak bisa tidur. Kotor sedikit saja, bisa mendorong pemiliknya langsung panas dingin.

Begitupun dalam hal bangsa. Pengorbanan yang luar biasa besar itu seharusnya membuat semua anggota dari sebuah bangsa berusaha sebisa mungkin menyayangi dan menjaganya.

Itulah makna dari slogan nasionalis bin idealis itu.

Sayangnya, bangsa Indonesia rupanya masih perlu banyak belajar dalam hal ini. Slogan itu mudah sekali untuk diucapkan, seorang anak SD saja bisa mengatakannya 1000 X sehari kalau dijanjikan akan dibelikan Playstation 4. Mudah diucapkan.

Tetapi, sangat sulit diwujudkan.

Banyak sekali bukti dalam kehidupan berbangsa di negara ini yang mencerminkan bahwa banyak orang yang tidak memahami makna slogan itu. Banyak orang yang berpikiran bahwa Indonesia lebih baik dijadikan sebagai bagian dari jazirah Arab dan mengadopsi sistem disana dalam kehidupan. Mereka lupa bahwa bangsa ini tidak diwujudkan dan diniatkan untuk menjadi negara Arab oleh para pendiri.

Sesuatu yang akan bisa diperdebatkan panjang lebar dan menjadi sebuah polemik yang tak berujung.

Tetapi, hal yang lebih bisa dilihat mata, yaitu bagaimana bangsa itu merawat peninggalan-peninggalan masa lampaunya.

Banyak bangunan di negeri ini yang dibangun puluhan dan bahkan ratusan tahun yang lalu, dan tentunya menyimpan tidak terhingga sejarah di dalamnya. Sesuatu yang tidak terhingga nilainya bagi sebuah bangsa.

Ironisnya, banyak bangunan itu yang sangat tidak terawat, hampir ambruk, dan bahkan berubah fungsi. Sebagai contoh kecil, yaitu Bioskop Presiden di Bogor.

Bangunan ini dibangun di masa lalu, pada masa Belanda masih bercokol di negeri ini. Disanalah dulu masyarakat Hindia Belanda mencari hiburan. Kemudian, setelah kemerdekaan, bangunan ini menjadi tempat Presiden Pertama Indonesia, Soekarno berpidato.

Sebuah bangunan yang memiliki nilai historis cukup tinggi karena dari sana bisa dipelajari bagaimana warga Bogor pada masa penjajahan mencari hiburan. Bisa juga membuat orang merasakan suasana dramatis saat mendengarkan pidato sang orator ulung itu.

Hal itu tidak akan lagi bisa dilakukan karena bioskop itu sudah berubah fungsi menjadi bangunan tak berpenghuni. Bioskop itu menjadi sebuah onggokan tembok dan atap saja dan terlihat kumuh sekali. Bangunan ini hanya dijadikan tempat berdagang dan menyimpan barang saja. Hal yang justru menambah kesan kumuh pada tempat yang cukup bersejarah ini.

Sebuah contoh kecil saja, bagaimana bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa besar ketika bahkan mereka tidak bisa merawat sesuatu yang sebenarnya merupakan penghubung masa kini dengan masa lalu. Sesuatu yang bisa mengajarkan kepada generasi mendatang tentang apa yang pernah terjadi di negeri ini 100,200, atau 300 tahun yang lalu.

Sesuatu yang menunjukkan bagaimana bangsa ini memandang slogan " Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya". Rupanya bangsa ini masih memandang itu hanya sebuah slogan saja dan tidak ada hubungan dengan kehidupan berbangsa dan bernegar.

Mungkin juga, mereka memandang bahwa dirinya bukanlah bangsa yang besar, sehingga tidak perlu terlalu ambil pusing berusaha menterjemahkan slogan itu dalam tindakan nyata.

Mungkin juga kan?

Tugas Sekretaris RT/RW : Bukan Cuma Mengetik Surat Pengantar

Tugas Sekretaris RT/RW : Bukan Cuma Mengetik Surat Pengantar

Sekretaris, sebuah kata yang akan selalu membawa imajinasi banyak orang pada sebuah jenis pekerjaan yang erat kaitannya dengan mengetik surat, melakukan pengarsipan, dan berbagai hal untuk meringankan pekerjaan seorang bos atau atasan. Bagi yang lebih imajinatif alias gemar berkhayal, tidak jarang dikaitkan dengan seorang wanita dengan rok mini dan berwajah cantik. Sebuah profesi yang dianggap cukup pretisius.

Tidak demikian dengan yang namanya Sekretaris RT (Rukun Tetangga) atau RW (Rukun Warga). Jabatan sekretaris RT/RW adalah sesuatu yang sangat tidak diharapkan untuk diterima oleh warga di sebuah lingkungan.

Sudah tidak dibayar terkadang juga sering berhadapan dengan warga yang komplain.

Memang, posisi sebagai sekretaris RT/RW bukanlah pekerjaan yang menjanjikan. Posisi ini lebih merupakan sebuah kerja sosial bagi mereka yang "kurang kerjaan" atau ingin merubah lingkungannya menjadi lebih baik.

Tidak keren dan juga tidak menjanjikan.

Padahal, dalam sebuah masyarakat kecil dengan lingkup 30-50 kepala keluarga, perannya vital sekali. Ia akan menjadi seorang yang bertugas mengeluarkan Surat Pengantar, sebuah surat yang penting bagi warga untuk mengurus berbagai hal, mulai dari pembuatan KTP, Paspor, Akte Kelahiran dan masih banyak hal lain. Tanpa peran seorang sekretaris RT, banyak proses administrasi kewarganegaraan yang tidak bisa berjalan.

Bagaimanapun, sesuai sistem kependudukan di Indonesia, RT dan RW adalah garda depan dalam pelayanan terhadap warga.

Pentingnya seorang sekretaris RT/RW dalam sebuah masyarakat bukan hanya itu saja. Walaupun banyak warga berpandangan bahwa posisinya berada di bawah Ketua RT, sebenarnya tidak tepat dikatakan demikian. Jabatan sekretaris lebih tepat dipandang sebagai "Partner".

Tugasnya, selain mengurus surat menyurat, ada beberapa lagi dan tidak terkait dengan kegiatan surat menyurat saja.. Tugas-tugas tersebut adalah :

1. pengganti jika sang Ketua RT berhalangan karena dalam struktur inti kepengurusan hanya ada 3 orang, yaitu Ketua RT, Sekretaris RT, dan Bendahara.
2. membuatkan jadwal kegiatan
3. melakukan sosialisasi kegiatan
4. melakukan inventarisasi aset RT
5. melakukan pendekatan warga
6. memberikan saran dan masukan kepada Ketua RT

Dan, tugas-tugas lain yang terkadang tidak disebutkan secara formal.

Itulah mengapa biasanya Ketua RT dan sekretarisnya akan sering terlihat bersama-sama dalam melakukan pendekatan kepada warga. Semua itu karena keduanya merupakan "partner in crime" yang harus bisa bekerja sama secara kompak dalam mengurus warganya.

Untuk itulah, pemilihan seorang sekretaris RT sebaiknya dilakukan oleh Ketua RT dan bukan oleh warga. Memilih orang yang tidak bisa bekerja sama dengan Ketua RT hanya akan membuat kekompakan antara kedua orang itu tidak bisa terjalin. Lebih baik diserahkan pemilihannya kepada ketua RT saja.

Ketua RT akan membutuhkan orang yang bisa membentuk sebuah tim yang kompak dengan dirinya dan bukan sekedar orang yang bisa mengetik Surat Pengantar saja.

Sabtu, 10 Februari 2018

Membeli Baju Berbahan Katun, Bersiap Untuk Repot

Membeli Baju Berbahan Katun, Bersiap Untuk Repot

Baju berbahan katun sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Hal itu bisa dimengerti mengingat kain katun yang dipergunakan terbuat dari serat alami dan akan memberi kesan nyaman dan sejuk saat dipergunakan. Katun juga mudah menyerap keringat dibandingkan dengan serat buatan manusia, seperti polyester atau nylon.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah tropis, seperti Indonesia yang memiliki suhu rata-rata dan kelembaban tinggi, kelebihan bahan yang terbuat dari katun akan sangat menguntungkan. Dari segi kenyamanan.

Sayangnya, tidak ada gading yang tidak retak. Kelebihan dan kekurangan adalah dua sisi mata uang yang selalu hadir bersamaan.

Bahan/kain katun pun demikian. Baju yang terbuat dari bahan katun akan cukup membuat repot dan kadang bisa mengesalkan bagi para penggunanya.

Masalah utamanya akan hadir pada saat menyetrika. Bahan katun tidak mudah dibuat mulus alias tidak kusut. Bahkan, setelah disetrika dengan setting yang sudah sesuai dengan petunjuk pabrik untuk bahan ini, kain akan kembali memperlihatkan kekusutannya setelah kain menjadi dingin.

Penggunaan air yang kerap dipergunakan memang mampu menghilangkan kusutnya, tetapi tidak maksimal. Dalam jangka waktu beberapa saat setelah uap air menghilang dan suhu kain kembali normal, kain sangat mungkin kembali kusut.

Hal ini adalah wajar terjadi karena memang demikianlah karakter alami dari kain yang terbuat dari serat alami. Bukan hanya katun, tetapi juga rayon, viscose atau yang sejenisnya. Semua mengalami masalah serupa.

Kesulitan dan keluhan soal kesulitan dalam mengurusnya memang merupakan bagian tak terpisahkan.

Untungnya, masalah seperti itu sudah agak terpecahkan dengan perkembangan teknologi pertekstilan di dunia. Berbagai jenis "finishing" atau proses ditambahkan untuk memudahkan pengguna baju berbahan katun.

Salah satunya adalah yang disebut dengan "Easy Care" (Mudah Diurus) atau "Wrinkle Free" (Bebas Kusut).

Banyak baju belakangan ini dijual dengan kedua label itu. Keduanya menunjukkan bahwa baju/bahan itu mudah disetrika, hanya berbeda levelnya saja.

1. Easy care : jika ada label ini tandanya kain akan mudah disetrika dan baju tidak akan kembali kusut. Biasanya kemampuan ini bisa bertahan setelah beberapa kali cuci dan semakin sering dicuci, maka kemampuan itu akan menghilang juga

2. Wrinkle Free : walau berarti bebas kusut sebenarnya tidak seratus persen bebas. Baju tetap harus disetrika setelah dicuci dan tidak bisa langsung dipakai. Meskipun demikian ketahanan terhadap kekusutan lebih baik dibandingkan Easy Care

Jadi, kalau tidak mau terlalu repot saat mengurus baju katun, yang harus diperhatikan adalah ada tidaknya salah satu label di atas. Hal ini menandakan bahan katunnya sudah ditambahkan satu langkah proses untuk membantu menghadapi si "kusut".

Tetapi, jangan heran kalau harganya biasanya akan di atas baju berbahan katun biasa karena tambahan proses berarti tambahan biaya produksi yang pada akhirnya dimasukkan dalam harga jual. Juga jangan berharap akan terus berlangsung seterusnya. Semakin sering dicuci, maka kemampuannya pun akan berkurang.

Tinggal dipilih, apakah tetap mau repot atau membayar lebih mahal? Kalau tidak mau repot dan tidak membayar lebih mahal, ada baiknya memilih baju yang terbuat dari bahan campuran, seperti TC (Tetoron Cotton-Polyester/Katun). Dengan begitu, kain biasanya lebih mudah diurus dan tetap memberikan rasa nyaman dan bisa menyerap keringat.

Silakan dipilih.


Mereka Lah Yang Membuat Commuter Line Bersih [Selain Penumpang Tentunya]

Mereka Lah Yang Membuat Commuter Line Bersih [Selain Penumpang Tentunya]

Salah satu perbedaan paling mencolok dari KRL 5 tahun yang lalu dan KRL di masa sekarang adalah kebersihannya.

Commuter Line atau KRL Jabodetabek saat ini jauh lebih bersih dan terawat. Di masa lalu, kabin kereta sangat kotor dan sampah berserakan dimana-mana, tetapi pada KRL saat ini hal itu tidak ditemukan.

Semua itu dihasilkan bukan tanpa kerja keras. Dalam hal ini, dalam lingkup besar, haruslah angkat topi untuk kegesitan dan kegigihan pengelola Commuter Line, PT KCJ untuk menjadikan moda transportasi ini menjadi begitu nyaman.

Meskipun demikian, dalam lingkup yang lebih sempit, haruslah diberikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang tidak kenal lelah dalam membuat KRL menjadi bersih. Mereka bukan hanya bertugas pada saat kereta memasuki stasiun, seperti yang biasanya dilakukan di masa lalu, tetapi juga bahkan selama perjalanan Commuter Line.

Bukan sesuatu hal yang langka melihat para petugas kebersihan dengan membawa sapu, lap pel, serokan sampah berjalan dari satu gerbong ke gerbong lain untuk memunguti sampah yang dibuang penumpang tak bertanggungjawab. Biasanya mereka akan melakukannya di saat kepadatan penumpang tidak terlalu penuh.

Kegiatan itu akan berlanjut ketika sebuah rangkaian kereta masuk stasiun. Dengan sigap mereka akan mengayunkan lap pel untuk membersihkan lantai. Sering terlihat juga para petugas ini menyemprotkan cairan pewangi dan pembersih untuk menghapus noda.

Tangan-tangan merekalah yang memastikan kereta tetap bersih tanpa sampah dan memberikan suasana nyaman ketika penumpang masuk.

Kebersihan ini pula yang kemudian membangkitkan kesadaran para penumpang. Mereka tidak lagi sembarnagan membuang tisu bekas atau bungkus permen. Banyak penumpang KRL sekarang memilih untuk memasukkan benda-benda itu ke dalam tas dan kemudian membuangnya ke tempat sampah di stasiun.

Sebuah hal yang sangat melegakan dan pada akhirnya memberikan dampak positif dengan semakin meningkatnya minat menggunakan sarana transportasi ini.

Pemandangan Langka : Kabin Kereta Commuter Line Dalam Keadaan Kosong

Pemandangan Langka : Kabin Kereta Commuter Line Dalam Keadaan Kosong

Buat mereka yang tidak pernah naik Commuter Line atau KRL Jabodetabek, mungkin akan menertawakan judulnya. Tetapi, bagi para pengguna jasa si ulat besi ini, tentunya akan bisa memahami bahwa apa yang digambarkan dalam foto memang benar sesuatu yang jarang terjadi.

Sejak dicanangkannya target agar KRL Jabodetabek dapat mengangkut 1,2 juta orang setiap hari, terjadi banyak sekali perubahan. Berbagai fasilitas dibangun, sarana dan prasarana diperbaiki.

Begitu pula dengan rangkaian keretanya sendiri. Rangkaian-rangkaian kereta yang sudah tidak layak pakai dibesituakan dan ditumpuk entah dimana. Kemudian, sebagai penggantinya puluhan rangkaian kereta yang layak pakai didatangkan dari Jepang (walau bekas pakai juga).

Perubahan juga dilakukan dalam pelayanannya, mulai dari penggunaan e-ticketing hingga menjadikan petugas keamanan sebagai ujung tombak pelayanannya.

Hasilnya memang bisa dirasakan oleh banyak orang. Commuter Line Jabodetabek sekarang menjadi sebuah transportasi favorit bagi "jutaan" orang (karena sudah resmi tercatat bahwa jumlah penumpangnya melebihi 1 juta setiap hari).. Murah dan bisa dipercaya.

Pemandangan Langka : Kabin Kereta Commuter Line Dalam Keadaan Kosong

Kepopulerannya inilah yang menyebabkan sebuah kabin kereta yang kosong menjadi pemandangan yang langka dan jarang terjadi. Bisa dikata kecuali Anda berkunjung ke Depo Penyimpanannya, hampir tidak pernah terlihat Commuter Line dalam keadaan full kosong tanpa penumpang.

Yang sering terlihat adalah penumpang yang bertumpuk bak ikan sarden dalam kaleng atau ikan cuwek. Penuh sesak dan bahkan berdiri saja susah.

Jangan harapkan bisa untuk memotret. Berdiri saja, terutama pada saat jam sibuk, susah sekali untuk tegak.

Bahagia Itu Sederhana, Belajar Dari Gelembung Sabun Membuat Tersenyum

Milyaran orang di dunia mencari kebahagiaan. Tidak sedikit yang rela mengeluarkan uang banyak sekedar untuk bisa menghadirkan rasa bahagia di dalam hati.

Ada yang berhasil. Banyak yang gagal.

Yang gagal kebanyakan karena mereka tidak menemukan arti dan makna dari bahagia itu sendiri. Mereka tidak menemukan bahwa bahagia itu sederhana. Sangat sederhana. Tidak perlu mengeluarkan uang hingga bermilyar-milyar untuk melakukannya.

Yang gagal karena mereka tidak pernah belajar dari kehidupan dan masa kecil. Masa dimana gelembung sabun pun bisa membuat tersenyum dan rasa bahagia menyelimuti hati.

[Foto] Bahagia Itu Sederhana, Ketika Gelembung Sabun Membuat Tersenyum

[Foto] Bahagia Itu Sederhana, Ketika Gelembung Sabun Membuat Tersenyum

[Foto] Bahagia Itu Sederhana, Ketika Gelembung Sabun Membuat Tersenyum

Mereka tidak bisa melihat bahwa bahagia itu sangat murah. Buktinya gelembung sabun yang dibuat dengan biaya tidak lebih dari 1000 rupiah saja bisa membuat anak-anak itu begitu menikmati kehidupannya.

Yang gagal menemukan kebahagian adalah karena mereka gagal menemukan bahwa rasa bahagia itu akan hadir ketika "keinginan terpenuhi". Masalah utamanya adalah semakin tua seseorang, maka semakin tinggi dan besar pula keinginannya. Hasilnya, pemenuhan dan pemuasannya akan menjadi sangat sulit dilakukan.

Yang berhasil berarti mereka berhasil memenuhi apa yang mereka inginkan. Kebanyakan bukan dengan cara memuaskan semua keinginan yang tanpa batas itu, tetapi justru dengan cara memanage keinginanya hingga tidak melebihi kemampuan diri untuk memenuhinya. Saat itulah ada keseimbangan antara kemampuan dan keinginan.

Dan, saat itulah rasa bahagia hadir di hati.