Apa Itu Anti Mainstream?

Apa itu Anti Mainstream? Istilahnya sudah sering didengar tetapi sudah pahamkah kita tentang maknanya?

Mungkin sudah. Mungkin juga belum.

Kalau sudah, coba samakan dengan apa yang saya pahami tentang anti-mainstream.

Kalau menurut saya, mainstream adalah istilah yang mengacu pada sebuah "kebiasaan" atau "tradisi". Sesuatu yang sudah umum dilakukan oleh kebanyakan orang.

Hal itu sebenarnya terlihat dari arti kata mainstream sendiri dalam bahasa Indonesia. Main=utama stream=aliran. Jadi mainstream diterjemahkan sebagai "aliran atau arus utama". Sebuah aliran yang banyak diikuti orang alias pakem.

Nah, anti-mainstream adalah kebalikannya alias  melawan arus.
Contohnya?

Keputusan Presiden RI, Joko Widodo mengajukan satu calon Kapolri Tito Karnavian yang merupakan lulusan Akpol tahun 1982 menunjukkan sebuah tindakan anti mainstream.

Tradisi atau pakem dalam proses pengajuan calon Kapolri adalah berdasarkan senioritas. Seorang yang lulus tahun 1982 tentu harus menunggu giliran untuk diajukan. Tradisinya mengatakan angkatan di atasnya, tahun 1983-1986 harus diprioritaskan untuk dicalonkan.

Dalam hal ini tradisi itu dirubah. Keputusan mengajukan lulusan tahun 1982 berarti melangkahi 4 level di atasnya.

Sesuatu yang tidak biasa. Bertentangan dengan pakem atau arus utamanya.

Itulah contoh dari mainstream.

Apakah baik atau tidak mengiuti mainstream atau menjadi anti mainstream baru akan diketahui ketika hasil kerjanya terlihat. Pada saat itulah bisa dinilai apakah bijak atau tidak menjadi anti mainstream.



0 Response to "Apa Itu Anti Mainstream?"

Posting Komentar


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel