Berlatih Menulis Dengan Cepat Ternyata Memberikan Kesenangan Tersendiri

Dalam waktu kurang dari satu jam, tiga tulisan sudah lahir. Lumayan juga ternyata.

Memang, saya sedang berlatih menulis dengan cepat sekaligus melakukan semacam retreat alias kembali ke awal.

Blog ini memang dipersiapkan bukan dengan target apa-apa. Tempat ini hanyalah sebagai tempat bersembunyi alias hideaways untuk melakukan relaksasi (versi saya tentunya).

Disini tidak akan ada yang namanya tehnik SEO (Search Engine Optimization) untuk mencari pengunjung. Tidak masalah kalaupun tidak ada pembaca yang datang berkunjung. Itu bukanlah target utama disini. Berbeda dengan dua blog yang lain dimana saya harus berpikir tentang trafik pengunjung. Disini sama sekali bukan tujuan utama.

Tidak juga ada target untuk menyenangkan pengunjung blog. Biasanya beban untuk menghasilkan sesuatu yang menyenangkan pembaca selalu bergelayut di pikiran. Kali ini dan disini, hal itu saya abaikan. Kalau pembaca senang, Alhamdulillah. Kalau tidak pun bukan sebuah masalah.

Ternyata dengan melepaskan berbagai keinginan, seperti keinginan untuk menjadi blogger sukses atau menyenangkan pembaca, saya bisa menulis lebih lancar. Juga menjadi lebih bisa menikmati ngeblog. Dalam waktu sebentar paling tidak ada 3-4 tulisan dengan 200-300 kata bisa dihasilkan.

Semuanya menjadi seperti air mengalir saja. Apa yang terlintas dalam otak saya dengan mudah bisa tertuang. Begitu pula dengan pemilihan kata yang ternyata menjadi lebih bervariasi.

Hasilnya juga tidak mengecewakan. Banyak artikel yang tetap enak untuk dibaca.

Mungkin, beginilah kesenangan menjadi blogger-blogger awal di saat uang atau target belum membebani dalam menulis. Yang didapat adalah kesenangan dan kegembiraan tanpa adanya batasan dan belenggu "keinginan". Murni hanya untuk menyalurkan ide, berbagi dan bersenang-senang.

Berapa target penulisan dalam sehari? Tidak ada. Seperti sudah disebutkan tidak ada TARGET. Kalau idenya banyak, berarti akan banyak tulisan yang dihasilkan. Kalau memang tidak ada , ya tidak ada tulisan.

Hanya sepertinya dengan kondisi bebas target seperti ini, justru ide-ide itu terus menerus muncul. Alhasil, jari sepertinya terasa terus gatal untuk menulis dan sebagai hasilnya, saya menjadi cukup produktif. Jari-jari juga tidak berhenti mengetuk huruf-huruf di keyboard. Mata juga tidak bisa lepas dari layar monitor.

Saya menjadi bisa menulis dengan cepat. Tiga rtikel dalam waktu kurang dari satu jam terakhir adalah buktinya. Ini tulisan ke-empat yang saya terbitkan.

Mungkin, tehnik yang sama bisa diterapkan pada 2 blog yang dibebani target. Siapa tahu dengan menjadi terbiasa menulis dengan cepat seperti ini bisa ditemukan cara yang bagus untuk meningkatkan produksi artikel di kedua blog tersebut.

Mudah-mudahan saja bisa.

Subscribe to receive free email updates: