Komodo , Sang Kadal Pengamat Tetapi Juga Pernah Disebut Buaya Darat

Komodo , Sang Kadal Pengamat Tetapi Juga Pernah Disebut Buaya Darat

Kalau mendengar kata Buaya Darat, kayaknya, yang terbayang di benak kita adalah laki-laki yang gemar gonta ganti wanita. Playboy.

Hanya dalam dunia perbinatangan, kata ini pernah dipakai untuk rajanya Kadal, Komodo dari Pulau Komodo, Indonesia.

Hewan ini pertama kali ditemukan pada tahun 1910 oleh Lieutenant van Steyn van Hensbroek. Ia diutus ke pulau Komodo oleh Peter A Ouwens, Direktur Kebun Raya Bogor dan Museum Zoologi Indonesia saat itu.

Pada masa itu, Komodo oleh masyarakat sekitar dikenal dengan sebutan "ora" atau Buaya Darat.

Pada kunjungannya tersebut ia membunuh satu komodo dan mengirimkan kulitnya ke Bogor. Saat itu kemudian ditetapkan bahwa komodo adalah Kadal Pengamat yang kemudian diabadikan pada nama latinnya, yaitu Varanus Komodoensis.

Varanus berasal dari kata serapan bahasa Arab, yaitu "waran" yang artinya pengamat. Varanus Komodoensis bisa diartikan sebagai Kadal Pengamat.

Jadi, kalau mendengar istilah Buaya Darat dalam dunia kehewanan, jangan langsung bayangkan pria yang gonta ganti pacar ya. Bisa jadi yang sedang dibicarakan adalah sang Kadal Pengamat, eh Komodo yang terkenal itu.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar


Silakan berkomentar yang sopan dan jangan meninggalkan link aktif karena akan langsung dikategorikan sebagai spam dan didelete.

Mohon maaf kalau terkadang admin tidak ada balasan dari admin karena terkadang ada komentar yang dirasa hanya pernyataan dan tidak perlu direspon