Perlukah Membeli Baju Baru Saat Lebaran ?

Pertanyaan bodoh? Bukankah memang sudah menjadi "tradisi" untuk membeli baju baru saat Idul Fitri atau Lebaran?

Betul sekali. Masyarakat Indonesia memang sepertinya sudah terikat pada tradisi yang satu ini. Lebaran atau Idul Fitri identik dengan memakai baju baru.

Bahkan persiapan ke arah sana sudah dilakukan beberapa minggu sebelum Bulan Ramadhan atau Bulan Puasa-nya sendiri dimulai. Pasar atau pusat perbelanjaan penuh dengan orang-orang yang ingin membeli baju baru agar bisa dipakai saat Lebaran.

Takut susah membelinya kalau dibeli saat berdekatan dengan hari raya tersebut.

Padahal sebenarnya tidak ada keharusan sama sekali untuk membeli baju baru dan memakainya pada Hari Kemenangan tersebut. Yang ada adalah memakai yang "terbaik".

Terbaik dalam hal ini adalah dari yang sudah ada. Tentu tidak menyenangkan kalau saat bersilaturahmi kita tampil dengan baju lusuh dan robek, kalu kita memiliki yang lebih baik dari itu. Kalau itu terjadi berarti kita tidak menghormati yang kita kunjungi dan yang pasti tidak menghormati diri kita sendiri.

Di saat seperti itu, baju yang bersih dan rapih tentu akan membuat semua orang senang.

Hanya, tidak berarti kita harus membeli yang baru. Tidak perlu mengeluarkan uang kalau kita sudah memilikinya. Baju Koko yang ada di dalam lemari bisa dipergunakan.

Sayangnya, masyarakat Indonesia terlalu terpola, Lebaran berarti harus semua baru. Baju baru, sepatu baru, bahkan mobil baru. Anak-anak pun sepertinya dididik untuk begitu.

Kalau memang dana yang tersedia memang ada, tentu bukan sebuah masalah. Tetapi, kalau tidak ada dan kita memaksakan diri, bahkan dengan berhutang memakai kartu kredit, maka seperti menyimpan bom waktu di masa depan.

Hutang adalah kewajiban yang harus dibayar. Hanya sekedar untuk tampil bagus dan hebat di mata orang lain, janganlah kita harus berhutang.

Lebaran adalah ajang silaturahmi. Saat yang tepat untuk mempererat hubungan antar manusia. Baju baru tidak lah berperan banyak pada saat itu. Tidak ada yang akan menolak memberikan maaf kepada kita hanya karena kita tidak memakai baju baru dan bagus.

Tradisi? Ya memang tradisi. Tetapi, tradisi yang ini tidak terlalu penting dan tidak ada sanksi bagi yang tidak melakukannya. Masyarakat tidak akan melirik dan mempermasalahkan baju baru atau lama. Selama ini, di saat seperti itu belum pernah ditemui adanya kasus seseorang mengacuhkan kita hanya karena tidak memakai baju baru.

Nah, kalau Anda memang berkeinginan membeli baju baru, mengapa tidak kita berikan pada yang tidak mampu saja. Mereka jelas lebih membutuhkan daripada kita. Perbesar saja sedekah kita daripada hanya sekedar ingin tampil dengan baju baru.

Lebih bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: