Mengenai Fotografi Macro Atau Fotografi Makro

Apa sih Fotografi Macro atau Fotografi Makro, dalam ejaan Indonesia, sebenarnya? Mengapa sering sekali istilah ini dipergunakan oleh penggemar fotografi?

Bagaimana kita melihat 2-3 foto dahulu?


atau yang ini


Nah, sudah dapat gambaran tentang Fotografi Macro kan?

Kalau dibuatkan sebuah definisi singkat, yang sebenarnya saya paling malas membuatnya, istilah Macro pada dunia fotografi adalah tentang tehnik membuat foto yang memperlihatkan detail obyek/subyek.

Jadi, sang pemotret ingin memperlihatkan secara visual hampir sampai bagian-bagian terkecil yang bisa diindera mata. Tentu saja dengan tetap mempertahankan ide asal fotografi, membuatnya menjadi indah dan menarik.

Cara Melakukan Tehnik Fotografi Macro

Sebelum Anda mulai merasa rendah diri dan merasa Macro hanyalah khusus bagi orang yang menekuni atau menaruh minat di bidang fotografi saja, saya akan bilang "Fotografi Macro" bisa dilakukan oleh semua pemegang kamera.

Saya ulangi. Semua pemegang kamera.

Tehnik ini bukan hanyak monopoli para pemegang kamera DSLR saja. Bahkan para pemilik smartphone pun bisa melakukannya.


Caranya mudah. Coba saja ikuti langkah-langkah ini

1) Cari obyek yang kecil (tetapi menarik dalam segi bentuk dan warna tentu saja)
2) Pergunakan zoom pada titik maksimal alias yang paling besar
3) Atur jarak agar obyek dapat masuk semua ke dalam layar
4) Kalau Anda sudah mengerti tentang penggunaan Aperture, pakai aperture dengan nilai terendah seperti F2.8 atau F1.8.
5) Kalau Anda belum paham tentang Aperture, tekan tombol dengan lambang bunga seperti ini di kamera Anda.


Kalau pada smartphone lambangnya seperti di bawah. Biasanya ada di menu auto atau fokus.


Setelah itu tinggal tunggu kamera menyesuaikan fokusnya.

Terakhir, tekan tombol shutter. Jepret!

Itu saja. Semua orang bisa melakukannya walaupun istilahnya terdengar keren "Fotografi Macro".

Selamat mencoba kawan.

Subscribe to receive free email updates: