Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Bukan Kiamat

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Bukan Kiamat

Kalau Anda baru saja mengalami Pemutusan Hubungan Kerja alias PHK, mungkin Anda akan merasa saya meremehkan apa yang sedang Anda rasakan.

Percayalah ! Sama sekali tidak. Jauh dari niat memandang hal tersebut sebagai sesuatu yang mudah.

Sulit. Teramat sulit bahkan.

Bisa dibayangkan betapa suramnya dunia dan masa depan. Berbagai ketakutan timbul dan menerawang dalam pikiran.

Bagaimana saya harus menghidupi keluarga? Bagaimana saya bisa membayar cicilan motor, rumah dan membeli makanan? Bisakah saya tetap mendapatkan nafkah bagi mereka yang saya sayangi?

Suram. Gelap.

Bukankah begitu?

Saya mengalaminya beberapa tahun yang lalu. Saat itu perusahaan dimana saya bekerja mendadak harus tutup karena alasan yang tidak dimengerti. Ujungnya semua karyawan, pegawai harus mengalami Pemutusan Hubungan Kerja alias di-PHK.

Hal yang sama pun saya alami saat itu.

Pemutusan Hubungan Kerja Bukan Kiamat

Rasanya memang dunia seperti tidak adil kepada kita. Dunia seperti memberikan kiamat pada diri kita, sedangkan tidak kepada orang lain.

Rasa marah , kesal berkecamuk tetapi tidak bisa berbuat apa-apa.

Tetapi, kenyataannya, hingga hari ini saya masih survive. Masih bertahan. Bahkan dengan kondisi yang jauh lebih baik dibandingkan pada saat sebelum mengalami Pemutusan Hubungan Kerja.

Bagaimana saya bisa bertahan setelah PHK?

Karena saya pada akhirnya bisa menerima kenyataan itu. Sebuah kenyataan tak terhindarkan bahwa dalam dunia masa kini, pemutusan kontrak atau dipecat adalah kemungkinan yang selalu ada saat kita bekerja pada orang lain.

Kemudian, saya juga menerima fakta lain bahwa SAYA MASIH HIDUP. Masih ada kesempatan untuk memulai kembali sebuah kehidupan baru. Mencoba melangkah lagi untuk meneruskan kehidupan yang sudah dianugerahkan oleh Yang Maha Kuasa.

Ya. Kesempatan dan peluang itu masih ada. Tidak tertutup sama sekali.

Walaupun mulanya berat tetapi dengan tetap berusaha, maka kesempatan yang ada bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan kehidupan. Sedikit demi sedikit mulai membangun kembali hal yang sepertinya runtuh ketika gempa berupa PHK datang.

Sedikit demi sedikit. Melakukan penyesuaian dimanapun. Berusaha mencari peluang dan peluang dari manapun dan siapapun (tentunya dengan cara yang halal).

Hingga akhirnya semua seperti kembali dan bahkan melebihi.

Itulah mengapa saya katakan bahwa Pemutusan Hubungan Kerja alias PHK bukan Kiamat. Selama kita masih hidup, kesempatan itu masih selalu ada.

Jangan pernah biarkan ketakutan akan masa depan, yang belum kita ketahui seperti apa, menghambat kita untuk terus berusaha dan berusaha melanjutkan kehidupan. Selama kita masih mampu, berusahalah menemukan jalan keluarnya.

Jangan berhenti, karena kalau kita berhenti maka bisa benar-benar menjadi KIAMAT bagi diri kita sendiri. Tetaplah percaya bahwa "selalu ada jalan keluar untuks setiap masalah".






Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar


Silakan berkomentar yang sopan dan jangan meninggalkan link aktif karena akan langsung dikategorikan sebagai spam dan didelete.

Mohon maaf kalau terkadang admin tidak ada balasan dari admin karena terkadang ada komentar yang dirasa hanya pernyataan dan tidak perlu direspon