Kalau Pak PKD (Petugas Keamanan Dalam) Sudah Membunyikan Peluitnya, Hentikan Langkah Anda ..

Itulah saran saya, seorang veteran pengguna KRL, nama kuno Commuter Line atau kereta komuter Jabodetabek. Mungkin sederhana, tetapi hal itu sangat penting. Kalaupak PKD (Petugas Keamanan Dalam) sudah membunyikan peluitnya, hentikan langkah Anda. Abaikan smartphone sejenak. Tengok ke kanan dan ke kiri.

Hal itu bisa memastikan Anda tiba dengan selamat sampai ke kantor.

Kok bisa demikian?

Sebagai orang yang sudah menjalani kehidupan sebagai komuter selama 28 tahun, saya sadar bahwa  para komuter adalah orang sibuk. Mau tidak mau, mayoritas dari mereka adalah karyawan yang memakai transportasi umum, seperti Commuter Line untuk pulang pergi menuju kantor.

Saking sibuknya, banyak dari mereka terkadang pikirannya sudah berada di kantor bahkan sebelum naik kereta. Tidak sedikit yang sudah membayangkan harus segera menyetor laporan kepada boss, atau berpikir makan siang apa nanti.

Hasilnya, sering mereka tidak awas dan waspada karena terburu-buru ingin cepat sampai ke meja kerja di ruang ber-AC. Mereka sering tidak menyadari kalau bahaya selalu mengintai.

Banyak stasiun Commuter Line yang dioperasikan oleh PT KCJ (KAI Commuter Jabodetabek) yang belum memiliki terowongan untuk menuju ke peron. Karena itu, untuk menuju peron untuk naik kereta, penumpang harus melintasi jalur kereta. Masalahnya, dengan semakin banyaknya frekuensi kedatangan dan keberangkatan kereta, sewaktu-waktu sang kuda besi bisa melintas dan membahayakan nyawa.

Untungnya, sejak dioperasikan oleh PT KCJ, anak perusahaan PT KAI (Kereta Api indonesia), pelayanannya semakin bagus. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dari pengelola.

Untuk mengatasi masalah seperti ini, sambil menunggu pembangunan terowongan penyeberangan orang menuju peron selesai, PT KCJ banyak menempatkan PKD atau Petugas Keamanan Dalam di seluruh stasiun.

Salah satu tugasnya adalah mencegah penumpang melintas jalur yang akan dilewati kereta yang datang. Caranya sederhana, dengan membunyikan peluit terus menerus dan dilakukan oleh para petugas yang dekat dengan jalur kereta. Mereka biasanya juga akan merentangkan tangan untuk mencegah penumpang melintas jika kereta sudah terlalu dekat.

Mereka harus memastikan bahwa penumpang berada di belakang garis aman berwarna kuning. Jangan terlalu dekat agar tidak tersambar kereta.

Cara sederhana tetapi efektif karena kebanyakan orang akan berhenti karena mendengar bunyi tersebut atau karena suara tegas para petugas tersebut.

Jadi, kawan pembaca. Jika Anda pengguna pemula jasa Commuter Line, perhatikan lah suara sederhana dari peluit saat hendak menuju peron. Ketika pak PKD membunyikannya, berarti Anda harus segera menghentikan langkah dan meluangkan waktu sejenak untuk mengamati situasi.

Jangan sampai usaha para PKD menjadi sia-sia hanya karena kita terlalu terfokus pada smartphone atau pekerjaan di kantor.



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel