Kok Yang Namanya Lawang Suryakancana atau Lawang Suryakencana Bogor Kayak Bangunan Cina?


Ya karena memang gaya arsitekturnya mengambil nafas dari budaya Cina atau Tionghoa. Itu jawabannya. Lawang Suryakancana, atau sering juga dieja Lawang Suryakencana, memang dibangun sebagai pintu gerbang memasuki kawasan yang dikenal sebagai Pecinan di Kota Bogor.

Lokasinya tepat di pangkal Jalan Suryakencana yang dikenal sejak masa dahulu, sejak 200-300 tahun yang lalu, sebagai lokasi pemukiman masyarakat Tionghoa.

Oleh karena itu, tidak heran kalau gerbang tersebut dicat berwarna merah menyala, dan juga di kedua sisinya terdapat patung singa yang merupakan lambang penjaga dalam budaya Tionghoa.

Bangunan ini bukanlah bangunan lama karena baru diresmikan di tahun 2015 yang lalu, tetapi menyiratkan sebuah budaya yang juga turut membentuk Bogor menjadi kota yang majemuk seperti sekarang.

Budaya Cina/Tionghoa memang tidak bisa dipisahkan dari Bogor. Buktinya, keberadaan salah satu Klenteng tertua di Bogor berjarak hanya sepelemparan batu dari Lawang Suryakancana ini. Nama klenteng atau Viharanya adalah Hok Tek Bio atau Vihara Mahacetya Dhanagun.

Jadi bisa dianggap lawang atau pintu ini adalah perwujudan dari pengakuan budaya Tionghoa atau Cina di Bogor.

Subscribe to receive free email updates: