Menonton Atraksi Sabung Ayam (Adu Ayam) di Nusa Lembongan, Bali


Disebut bukan sabung ayam (adu ayam), kenyataannya memang ada dua ayam jago beraksi dan bertarung. Disebut sabng ayam, tidak benar-benar terjadi pertarungan hidup dan mati ala sabung ayam yang dikenal di masyarakat Bali.

Jadilah istilah yang dipergunakan sekedar atraksi sabung ayam (adu ayam) saja. Atraksi karena pertarungan yang terjadi antar kedua ayam jago tidak ubahnya pertarungan antara dua atlet karate, dimana ada wasit dan juga diberi batas waktu.

Atraksi ini, merupakan salah satu hal yang dipertontonkan dan biasa masuk dalam paket tour jika mengunjungi Nusa Lembongan (sekitar 1 jam dengan kapal dari Pelabuhan Benoa). Di dalamnya dipertontonkan sebuah kebiasaan yang dulu pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali. Sekarang pun masih tetapi tidak dalam bentuk yang sama seperti dulu.

Pada masa lalu biasanya sabung ayam akan diikuti dengan kegiatan berjudi dimana petaruh akan memegang ayam jagoannya masing-masing. Pertarungannya pun bukan sekedar basa-basi dan tidak dipisahkan sampai ada yang keok. Juga, pada tajinya biasanya dipasangkan bilah tajam seperti silet untuk menumbangkan lawan.

Oleh karena itu, sabung ayam adalah sesuatu yang penuh darah.  Darah ayam yang bertarung.

Hal ini tidak terlihat pada atraksi sabung ayam yang dipertontonkan pada turis. Memang tetap ada dua ayam jago, tetapi tanpa ada bilah penyayat di kaki. Normal saja. Ring-nya berupa lingkaran dan siapa yang keluar lingkaran akan dinyatakan kalah. Setiap ronde dibatasi 1 menit dan ada 3 ronde.

Untuk membuat wisatawan merasakan salah satu budaya masyarakat Bali, mereka diundang untuk ikut bertaruh dan pertarungan tidak akan dimulai sampai ada yang bertaruh. Tidak masalah kalau satu orang memasang taruhan untuk kedua ayam karena memang bukan diadakan untuk niatan mencari uang dan hanya untuk kesenangan saja.


Sebuah atraksi yang menarik dan bisa merasakan sebuah budaya masyarakat di Pulau Dewata (dan banyak masyarakat lain di Indonesia).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel