[Pertanyaan] Apakah Bisnis Retail Offilne Mulai Tergerus Bisnis Retail Online

[Pertanyaan] Apakah Bisnis Retail Offilne Mulai Tergerus Bisnis Retail Online

Berita yang sebenarnya menarik, tetapi kecuali pengamat ekonomi atau penggemr diskonan, rasanya berita ini akan terlewat karena berita tentang Raisa-Hamish masih lumayan mendominasi laman detik.com.

Isinya hanya berita kecil bahwa Matahari akan menutup dua buah outletnya di Manggarai dan Blok M dan akan melakukan cuci gudang.

Menariknya bagi pengamat ekonomi dan tentunya pengamat politik biasanya akan melahirkan perdebatan tentang "ekonomi Indonesia yang menurun atau stagnan dan memperlemah daya beli masyarakat". Hal seperti itu akan banyak mengundang perhatian dan perdebatan.

Cuma, sebagai seorang masyarakat umum, seorang blogger saja, dengan pengetahuan tentang ekonomi yang amat sangat teramat sedikit, saya berpendapat sedikit berbeda.

Berita ini sepertinya merupakan sebuah dampak awal dari berkembangnya bisnis retail via online. Kehadirannya yang semakin lama semakin membesar dan diterima oleh masyarakat luas, mulai memberikan efek bagi nama-nama yang sebelumnya merupakan raja bisnis retail offline.

Bagaimanapun, dengan berbagai kemudahan dan kemurahan yang disediakan para penjual di dunia maya, hal itu mendorong orang untuk semakin banyak berbelanja via internet dibandingkan harus datang ke mall atau tempat lainnya.

Apalagi beberapa waktu yang lalu,berita sejenis tentang banyaknya toko elektronik yang tutup di Glodok tersebar di berbagai media online dan cetak.

Hal yang sama persis dan patutlah diduga bahwa bisnis retail offline mulai tergerus bisnis retail online.

Akankah bisnis retail di darat menghilang?

Rasanya, belum. Mungkin 20-30 tahun lagi bisa terjadi, tetapi tidak dalam beberapa tahun ke depan. Masih perlu waktu bagi bisnis online untuk mengambil alih tampuk kekuasaan di dunia bisnis dari tangan retailer offline.

Meskipun demikian, rasanya memang tidak terelakkan dimana suatu waktu mall dan berbagai pusat perbelanjaan akan kosong melompong karena kekurangan pengunjung. Suka atau tidak suka, memang lebih enak berbelanja di rumah, tinggal memencet tombol dan barang datang beberapa hari kemudian.

Bandingkan dengan segala kemacetan dan kesusahan mencari lahan parkir yang biasanya ditemukan saat berkunjung ke mall.

Iya kan?
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar