Gelas Plastik di Atas Trotoar Mencerminkan Masyarakat Indonesia Masih Kurang Sadar Lingkungan

Gelas Plastik di Atas Trotoar Mencerminkan Masyarakat Indonesia Masih Kurang Sadar Lingkungan

Sebuah foto yang sederhana. Tiga buah gelas plastik di atas trotoar. Bekas pakai dan di salah satunya ada sedotan dengan bekas lipstik.

Mungkin akan banyak orang yang berpikir untuk apa foto itu dibuat. Tetapi, yang sudah sadar tentang norma-norma atau aturan dalam masyarakat, jelas akan menemukan bahwa ada banyak hal dari foto sederhana ini, seperti

1. Pelanggaran aturan tentang membuang sampah
2. Masyarakat yang kurang sadar akan lingkungan
3. Banyak yang tidak sadar tentang bahaya plastik bagi lingkungan
4. Masih banyak orang yang tidak sadar bahwa membeli sesuatu itu , berarti perpindahan hak dan kewajiban, bukan hanya haknya saja

Begitulah kenyataannya. Tiga gelas plastik di trotoar ini mencerminkan masyarakat Indonesia yang masing kurang sadar lingkungan. Mereka tidak pernah mau ikut aturan agar membuang sampah pada tempatnya. Meski sudah diajarkan sejak Taman Kanak Kanak, tetap saja masih banyak orang yang terlalu malas untuk berjalan beberapa meter saja dan menceploskan gelas-gelas plastik itu di tong sampah.

Hal itu disebabkan mereka terbiasa berpikir bahwa membeli adalah terkait pada haknya saja. Mereka berhak memakai dan menikmati isinya, tetapi biasanya mereka melupakan bahwa ada kewajiban yang datang beriringan dengan hak, yaitu kewajiban membuang bekasnya ke tempat sampah.

Gelas plastik di trotoar ini sebuah hal kecil, tetapi bermakna besar karena merupakan perwujudan mentalitas sebuah masyarakat yang masih sulit beranjak dari sikap-sikap primitifnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel