Haruskah Ibu Hamil Melewati Underpass Penumpang di Stasiun?

Haruskah Ibu Hamil Melewati Underpass Penumpang di Stasiun?

Haruskah Ibu Hamil Melewati Underpass Penumpang di Stasiun?

Sejak beberapa tahun belakangan ini PT KCJ (Kereta Commuter Jabodetabek), alias KRL, gencar melakukan perbaikan pada berbagai prasarana yang berada di dalam lingkungannya. Tentunya, semua ditujukan untuk memberikan pelayanan lebih baik dan meningkatkan keselamatan para pengguna jasanya.

Salah satu bentuk perbaikan itu adalah pembangunan underpass penumpang di berbagai stasiun. Diharapkan dengan adanya fasilitas ini, para penumpang yang hendak berpindah peron tidak perlu lagi harus menyeberangi rel kereta yang sebenarnya merupakan tindakan berbahaya.

Sekarang, berbagai stasiun, besar dan kecil, kebanyakan sudah memiliki terowongan bawah tanah untuk penumpang menyeberang. Jadi, untuk berpindah peron, penumpang hanya perlu melalui terowongan ini.

Sayangnya, karena keterbatasan tempat, ada beberapa underpass yang terkesan kurang ramah terhadap manula, orang cacat, dan ibu hamil. Postur tangganya cukup terjal dan banyak sehingga agak menyulitkan bagi mereka yang tidak dalam kondisi normal untuk melaluinya.

Tentunya akan menyulitkan sekali kalau harus melalui tangga-tangga seperti ini dan justru bisa berbahaya bagi kesehatan mereka.

Tetapi, sebenarnya itu bukanlah sebuah harga mati. Pengalaman menunjukkan bahwa PT KCJ dan para petugasnya tidak kaku dalam menerapkan aturan. Dalam banyak kasus, dimana ada manula, penyandang cacat, dan ibu hamil yang hendak menyeberang, mereka tidak dipaksa untuk harus melalui terowongan penumpang.

Mereka akan dipersilakan untuk melewati jalur lama, yaitu melewati jalan yang melintas rel, dengan bimbingan sang petugas. Para PKD, begitu sebutannya, akan memastikan jalur yang dilewati aman dan akan mengantarkan para ibu hamil atau penyandang cacat hingga ke peron yang dituju.

Jadi, kalau memang tidak bisa melalui underpass penumpang karena satu dan lain hal, terutama karena keterbatasan fisik, jangan ragu untuk bicara dengan pak PKD. Mereka akan membantu Anda untuk bisa sampai ke peron tempat menunggu.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar