Oh, Rupanya Begitu - Kendaraan Penyapu Jalan di Kebun Raya Bogor

Oh, Rupanya Begitu - Kendaraan Penyapu Jalan di Kebun Raya Bogor

Dulu, sempat terbersit sebuah pertanyaan di kepala melihat jalan-jalan yang ada di Kebun Raya Bogor yang terlihat selalu bersih. Padahal, sebagai warga Bogor, saya menyadari kalau KRB, panggilan untuk kebun botani pertama di Asia ini, buka untuk umum setiap hari dan cukup sadar pula kalau masih banyak orang Indonesia yang tidak terlalu malas untuk membuang sampah di tempatnya. Belum lagi ditambah dengan dedaunan yang rajin setiap harinya menyumbang sampah-sampah organik berupa daun-daun.

Terbayang lah keadaan kebun seluas 87 hektar ini setelah jam operasi berakhir. Pastinya, tidak beda dengan sebuah rumah yang akan sangat rapi dengan banyaknya kotoran dimana-mana, termasuk di jalannya.

Pertanyaannya bagaimana sih kok bisa jalan-jalan itu terlihat tetap bersih keesokan harinya. Konyol memang, tetapi kalau pernah ke KRB, pasti tahulah ada berkilometer jalan di dalamnya. Membayangkan kalau jalan sepanjang itu harus disapu secara manual, berarti perlu ratusan petugas kebersihan yang wara wiri untuk menyapu dan memunguti sampah. Itupun belum tentu akan selesai dalam semalam.

Sementara, sebagai orang yang sudah ratusan kali bermain kesana-maklum warga Bogor neh-, saya menyadari petugas kebersihan disana tidaklah sampai sebanyak itu.

Jadilah kemudian timbul keingintahuan bagaimana sih KRB dibersihkan. Bagaimana pengelolanya membersihkan tempat wisata paling favorit di Kota Bogor itu.

Jawabannya ternyata tersedia beberapa waktu yang lalu.

Saat itu, untuk mendapatkan foto-foto bagus disana, saya memutuskan masuk kesana sedikit di luar jadwal. Biasanya secara resmi KRB dibuka pada jam 7-8, tetapi saya memasukinya satu jam lebih cepat, yaitu pukul 6 pagi.

Memang segar dan nyaman karena belum banyak pengunjung yang masuk kecuali beberapa orang yang hendak lari pagi.

Ketika sedang mengamati dan mencari obyek, ada deru sebuah kendaran yang bunyinya tidak umum. Tidak seperti mobil yang melaju karena terdengar seperti berdengung ala lebah. Lokasinya di jalan di sebelah Kolam Gunting.

Tidak lama berselang sebuah kendaraan kecil bergerak perlahan. Bentuknya mirip traktor kecil tetapi bukan traktor. Setelah diamati, ternyata di bagian bawahnya terdapat bulu-bulu mirip yang dipergunakan pada sikat, hanya berukuran lebih besar.

Oh, rupanya begitu caranya. Kendaraan itu atau mesin tepatnya adalah jawaban dari keingintahuan selama ini tentang bagaimana jalan KRB dibersihkan. Rupanya dengan menggunakan mesin penyapu jalan.

Bukan mesin atau kendaraan yang aneh mengingat beberapa kota di Indonesia, termasuk Bogor sudah memiliki kendaraan penyapu jalan, yang biasanya berupa truk dengan sikat di bawahnya. Hanya saja, yang ada di KRB berukuran lebih kecil.

Kendaraan inilah yang lalu lalang di berbagai sudut jalan KRB untuk menyapu jalan yang ada disana. Tidak heran kalau jalan yang lumayan panjang itu bisa dikerjakan dengan lumayan cepat karena ratusan meter jalan bisa disapu dengan dua kali balik dan hanya memakan waktu 10 menitan saja.

Mesin ini hanya beroperasi di area jalan karena di area yang tidak beraspal kendaraan ini tentunya tsulit untuk bergerak. Di luar area jalan, pembersihan kebanyakan dilakukan secara manual oleh petugas kebersihan.

Lumayan juga datang pagi, hasilnya jadi bisa menemukan jawaban bagaimana jalan di KRB dibersihkan, yaitu dengan menggunakan kendaraan penyapu jalan. Sesuatu yang seharusnya sudah terpikirkan sebelumnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel