10 Tips Mengurangi Rasa Haus Saat Puasa

10 Tips Mengurangi Rasa Haus Saat Puasa

Rasa haus saat puasa memang tidak pernah menyenangkan. Bagi makhluk yang hampir 80% tubuhnya merupakan cairan, minum adalah sesuatu yang harus dilakukan secara rutin setiap harinya. Bahkan, sebenarnya setiap beberapa jam sekali tubuh manusia harus menerima asupan cairan kalau mau terasa nyaman.

Rasa haus sendiri adalah merupakan sinyal yang diberikan tubuh bahwa level cairan dalam tubuh sudah berada di bawah normal dan harus segera diisi ulang. Pemecahan terbaiknya adalah dengan minum.

Cuma, karena di dalam bulan Puasa/Ramadhan dan kita sedang menjalankan sebuah ibadah wajib yang diharuskan kepada setiap muslim yang sehat, maka tentunya kita tidak bisa minum sembarangan. Kalau hal itu dilakukan sebelum adan Maghrib berkumandang, tentunya akan membatalkan ibadah kita.

Jadi, apa yang yang harus dilakukan untuk mengurangi rasa haus saat puasa?

Sebenarnya tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengurangi karena tubuh akan terus memberikan sinyal itu kepada otak sampai cairan baru dimasukkan. Tetapi, kita bisa mengalihkan atau memaksa otak teralih ke hal lain daripada sekedar mengurusi sinyal "haus" yang diberikan tubuh. Itulah inti dari mengurangi rasa haus saat puasa sendiri.

Tidak benar-benar berkurang.

Silakan coba tips-tips di bawah ini untuk setidaknya bisa memberikan sedikit rasa nyaman saat berpuasa.

10 Tips Mengurangi Rasa Haus Saat Puasa

1) Fokus Pada Pekerjaan

Kalau Anda seorang karyawan atau pekerja, fokuskan diri pada pekerjaan yang ada dihadapan Anda. Jangan biarkan perhatian teralih dan berhenti.

Biasanya kalau sudah begitu, maka pikiran akan teralih pada meneyelesaikan pekerjaan dan sinyal rasa haus dari tubuh akan tidak terlalu mengganggu.

2) Tidur

Dalam kondisi tidur yang lelap, seseorang akan benar-benar lupa terhadap segala sesuatu, termasuk di antaranya rasa haus saat puasa.

Jadi, kalau memang kebetulan sudah ngantuk karena harus sahur dan memang tidak ada lagi pekerjaan yang harus diselesaikan, kenapa tidak tidur saja?

Bukan hanya akan membantu "menghilangkan" rasa haus yang ada karena belum minum sejak dini hari, tetapi juga akan mengembalikan setidaknya kesegaran tubuh.

3) Mandi Dengan Air Dingin

Mandi tidak membatalkan puasa loh. Tetapi, kalau airnya sengaja dimasukkan ke dalam mulut saat mandi, ya batal puasanya.

Jadi, kalau memang rasa haus karena berpuasa terasa tidak tertahankan, jangan langsung ambil gelas air dan minum. Masuk saja ke kamar mandi dan kemudian siram beberapa gayung air, atau sebanyak yang Anda butuhkan supaya merasa segar kembali.

Air yang Anda siramkan akan menurunkan suhu tubuh sedikit juga dan membuat Anda terasa segar "sedikit".

4)  Cuci Muka

Prinsipnya sama dengan mandi. Cuma dalam ukuran air yang lebih sedikit. Biasanya berguna kalau memang tidak ada tempat untuk mandi, seperti saat bekerja , tentunya jarang kantor atau tempat bekerja yang menyediakan kamar mandi bagi karyawannya.

Jadi, pergi saja ke toilet dan kemudian basuh muka, tangan,kepala dan bagian lain yang Anda anggap bisa memberikan kesejukan dan kesegaran.

Memang tidak akan bertahan terlalu lama, tetapi Anda bisa melakukannya berulangkali sampai bedug Maghrib.

Tidak membatalkan puasa selama airnya tidak Anda minum.

5) Sholat Sunah

Cuci muka sudah, kenapa tidak wudhu sekalian. Setelah itu kenapa tidak melakukan sholat sunah sebanyak-banyaknya?

Bukankah bulan Ramadhan adalah bulan dimana ibadah dihitung berkali lipat? Juga, menyerahkan diri kepada Allah SWT akan membantu mengalihkan perhatian dari rasa haus saat puasa.

Iya kan? Kalau memang memungkinkan, perbanyak sholat Sunah selain bisa mendapatkan pahala, hal itu akan bisa mengurangi rasa haus yang timbul saat berpuasa. Lebih baik daripada berkeluh kesah.

6) Membaca Al Qur'an

 Kalau sholat Sunah dianggap melelahkan karena harus bergerak untuk ruku dan sujud, mungkin cara yang satu ini bisa dicoba untuk mengurangi rasa haus saat puasa, yaitu membaca Al-Qur'an.

Tidak perlu banyak gerak. Tidak akan melelahkan. Cukup diam dan menghadap kitab suci itu dan kemudian membacanya. Tidak berat.

Sudah pikiran teralihkan dari rasa haus, juga mendapat pahala. Bagaimana tidak keren cara ini? Iya kan.

7)  Membaca Buku/Novel

Kalau ternyata membaca Al-Qur'an dianggap melelahkan juga, ya sudah, coba ambil novel kesayangan Anda, atau pinjam dari tetangga sebelah.

Kemudian, ya baca dong.

Keasyikan membaca dan tenggelam dalam sebuah cerita kerap menjadi salah satu pengalih perhatian terbaik, apalagi jika Anda pecinta buku. Kerap hal ini akan membuat diri kita tenggelam dalam keasyikan dan melupakan banyak hal, termasuk rasa haus itu sendiri.

Bagi para kutu buku, rasa haus saat puasa sih kecil untuk dialihkan. Pacar datang saja sering tidak disadari kalau sedang asyik membaca novel.

8) Menonton TV/Film

Tidak punya novel untuk dibaca? Malas baca Al Qur'an? Yah, berarti Anda seorang pemalas. Jadi, lakukan saja yang biasa dilakukan seorang pemalas, menonton TV.  Dengan puluhan stasiun TV yang ada di Indonesia, pasti ada acara yang menarik dan membuat Anda terpaku pada layar kaca dan melupakan rasa haus sejenak.

Apalagi, kalau Anda berlangganan TV kabel, dengan HBO, Fox atau AXN-nya. Tambah banyak lagi film atau acara yang menarik untuk ditonton.

Jadi, lakukan saja kegiatan ini sambil tiduran dan leyeh-leyeh. Selama tidak sambil ngemil dan minum kopi, tidak akan membatalkan puasa kok.

9)  Ngobrol Dengan Keluarga atau Teman

Inti mengurangi rasa haus saat puasa itu ada pada usaha mengalihkan perhatian dari sinyal rasa haus yang diberikan tubuh.

Dan bukankah ngobrol dengan teman atau keluarga berpotensi untuk menghasilkan yang sama. Selama ini kita sering lupa waktu kalau sedang asyik ngobrol dengan orang yang kita sukai. Jadi, kenapa tidak bisa lupa rasa haus.

Carilah mereka-mereka yang Anda sukai dan kemudian ajak ngobrol sampai bedug Maghrib terdengar. Lanjutkan dengan buka puasa bersama.

10) Nyalakan Kipas Angin, Nyalakan AC, Pakai Semprotan Air, Tidur di Lantai

Kalau 9 tips mengatasi rasa haus saat puasa di atas tidak bisa dilakukan, cobalah sedikit kreatif. Lakukan hal-hal umum yang bisa memberikan kesegaran pada tubuh kita, seperti pakai kipas angin atau AC. Peralatan ini kan memang untuk mengusir hawa panas, jadi nyalakan saja. Kalau perlu dua-duanya sekaligus supaya dinginnya dobel.

Kalau masih kurang, pakai semprotan air, kemudian buka baju dan tiduran di lantai tanpa alas. Pasti akan terasa sedikit lebih segar dan dingin. Rasa haus masih akan ada, tetapi akan berkurang sedikit.

Dan, kalau semua itu masih gagal juga.

Yah, berarti keimanan Anda kurang. Masa sih hanya 14 jam saja tidak minum sampai tidak bisa mengatasinya dan waktunya malah cuma sibuk mikirin cara mengurangi rasa haus saja. Bayangka saja Rasul Muhammad SAW yang hidup di padang pasir masih sempat melakukan syiar agama hingga berperang.

Padahal, panasnya udara di jazirah Arab itu jauh lebih tinggi dari disini.

Dan, kenapa kita terlalu sibuk berpikir cara mengurangi rasa haus saja. Bukankah lebih baik waktunya dipakaikan untuk mengerjakan hal yang lain, seperti menulis postingan seperti ini.

Iya nggak?

Subscribe to receive free email updates: