3 Hal Yang Menunjukkan Mohamed Salah Berhati Baik

Mohammed Salah, atau Mo Salah adalah pemain kesebalasan Liverpool FC yang pada musim 2017-2018 menjadi perbincangan hangat karena prestasinya yang luar biasa. Berbagai rekor dipecahkan oleh pemain yang ditransfer dari AS Roma dengan harga 42 juta Euro, termasuk diantaranya adalah gol yang dicetak dalam 38 kali pertandingan di ajang Premiere League.

Pencapaiannya dilengkapi dengan berbagai penghargaan yang diterima, seperti PFA (Professional Footballers Association) Award 2018 sebagai pemain terbaik yang dipilih oleh sesama pemain di liga utama Inggris tersebut.

Tetapi, selain kemampuannya mengolah bola yang menimbulkan decak kagum, Mo Salah dikenal sebagai pribadi yang sangat rendah hati dan juga baik hati.

Beberapa peristiwa yang terjadi dalam hidupnya ini menunjukkan betapa besar hati pemain yang akan bermain di partai Final Champions League 2018, Kiev, Rusia tanggal 26 Mei 2018 ini.

1. Mo Salah dan Pencuri

Dalam wawancara dengan Daily Mail, terungkap bahwa suatu waktu, saat Mo Salah bermain di Alexandria, keluarganya mengalami pencurian. Pencurinya tertangkap 2 hari kemudian.

Ketika sang ayah ingin meneruskan kasusnya ke ranah hukum, Mo Salah membujuk ayahnya untuk membatalkan tuntutan tersebut dan pada akhirnya tidak ada tuntutan yang diajukan kepada pencuri tersebut.

Bahkan, ia kemudian memberikan pencuri tersebut uang untuk bisa memecahkan masalah keuangannya dan juga mencoba mencarikan pekerjaan bagi sang pencuri.

2. Sumbangan Untuk Kotanya

Mo Salah berasal dari Nagrig, distrik Gharbia di Mesir.

Meskipun setelah menjadi pemain bola profesional ia lebih banyak tinggal di luar negeri, Mo Salah tidak pernah melupakan kota kelahirannya itu.

Ia menyumbang uang bernilai jutaan pound untuk mengentaskan kemiskinan di kota tersebut. Sumbangannya dipergunakan untuk membangun sekolah, membeli ambulan dan perlengkapan untuk rumah sakit di wlayah itu.

Selain itu ia juga memberikan donasi bagi anak-anak kurang mampu di kota kelahirannya.


3. Sportif

Sepakbola adalah permainan yang cukup keras dan banyak adu fisik. Tekel atau benturan adalah hal yang sudah biasa terjadi. Tidak jarang hal tersebut menimbulkan luka bagi lawan main atau diri sendiri.

Catatan kedisiplinan pemain kelahiran 15 Juni tahun 1992 ini ternyata menunjukkan bahwa ia adalah pemain yang sportif dan tidak terbiasa bermain kasar. Selama lebih dari 38 kali pertandingan di ajan Premiere League 2017-2018, Mo Salah tidak pernah mendapatkan kartu merah atau kartu kuning.

Lebih jauh lagi, pemain yang terkenal sangat cepat ini, hanya melakukan 14 kali pelanggaran saja selama musim itu.

Sebuah angka yang menunjukkan betapa ia "sopan" saat berada di lapangan juga.


Pemain beragama Islam ini (dan tetap menjalankan puasa Ramadhan) juga memiliki ciri khas ketika mencetak gol, yaitu bersujud di tengah lapangan seusai menjaringkan bola ke gawang lawan.

Itulah beberapa hal yang menunjukkan sifat rendah hati dan hati yang baik dari seorang pemain sekelas Mo Salah yang belakangan diisukan diincar banyak klub sepakbola besar, seperti Real Madrid.

Keren punya kan.

Subscribe to receive free email updates: