Prasasti Batu Tulis : Peninggalan Kerajaan Pajajaran Penguasa Tanah Sunda

Prasasti Batu Tulis : Peninggalan Kerajaan Pajajaran Penguasa Tanah Sunda

Prasasti Batu Tulis adalah prasasti yang merupakan peninggalan dari sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di tanah Sunda, Jawa Barat, yaitu Kerajaan Pajajaran.

Salah satu rajanya yang paling terkenal dan hingga kini namanya masih kerap disebut dan dijadikan lambang kebanggaan masyarakat di Jawa Barat adalah Prabu Siliwangi yang berkuasa antara tahun 1482-1521.

Prasasti yang berlokasi di Jalan Batutulis Bogor ini merupakan persembahan dari anaknya, Prabu Surawisesa (1521-1536) sebagai lambang permintaan maafnya karena saat ia berkuasa kerajaan tersebut tidak bisa mempertahankan keutuhan wilayah kerajaan yang sebagian jatuh ke tangan Ksultanan Cirebon.

Dalam prasasti ini tertera tahun pembuatannya, yaitu tahun 1455 tahun Saka, yang sama dengan tahun 1533 Masehi.

Konon, menurut kisah, lokasi dimana prasasti Batutulis ini berada merupakan area utama yang dipergunakan penguasa kerajaan Pakuan Pajajaran untuk mentahbiskan raja baru.

Hal itulah yang membuat Kesultanan Banten pada saat menyerang kerajaan ini merampas beberapa batu yang berada di dalam area ini. Tujuannya adalah agar kerajaan Pajajaran tidak bisa lagi mengangkat raja baru yang berarti kerajaan itu terhenti.

Menurut sejarah seharusnya ada paling tidak 15 buah batu dengan 4 buah batu utama dimana salah satunya terpahat 9 baris tulisan dalam bahasa Sunda Kuno (Sansekerta?).

Penemuan Prasasti Batu Tulis terjadi di tahun 1687 oleh ekspedisi VOC (Perusahaan Dagang Hindia Belanda) di bawah pimpinan Scipio.






Subscribe to receive free email updates: