7 Fakta Menarik Tentang Pohon Eucalyptus (Eukaliptus)

7 Fakta Menarik Tentang Pohon Eucalyptus (Eukaliptus)

Apa yang Anda ketahui tentang pohon Eucalyptus (eukaliptus)? Selain mengetahui bahwa mereka berasal dari Australia dan koala suka mengunyah daunnya.

Nama Eucalyptus berasal dari kombinasi bahasa Latin (eu berarti "dari") dan Yunani (kalyptos yang berarti "tertutup" dan kalyptein yang berarti "untuk menyembunyikan") digunakan untuk menggambarkan polong biji. Tanaman ini juga dikenal dalam bahasa Inggris "gum" tree.

Ada 7 fakta yang menarik dan mungkin belum umum diketahui tentang pohon eucalyptus (eukaliptus)

1. Bunga Eucalyptus Tidak Memiliki Kelopak

7 Fakta Menarik Tentang Pohon Eucalyptus (Eukaliptus) - Bunga Eucalyptus

Dari kejauhan, bunga-bunga di sebagian besar spesies pohon eucalyptus terlihat seperti semburan warna . Bunganya mirip seperti bunga dandelion.

Dan barulah kalau dilihat dari jarak dekat , Anda akan tahu sebabnya. Bunga-bunga yang menakjubkan ini tidak memiliki kelopak. Seluruh bagian bunga yang tengah "mekar" terdiri dari ratusan benang sari muncul dari tunas dan menyebar ke berbagai arah.

Warna bunga Eucalyptus beragam, ada yang berwarna putih, merah terang, oranye cerah, pink tua, dan hijau limau. Semua tergantung spesiesnya.

2. Batang Persegi dan Formasi Daun yang Tidak Umum



daun eucalyptus

Cabang kecil pohon dan semak eukaliptus sangat populer dalam rangkaian bunga. Mengapa? Sebagian karena kekokohan mereka dan daya tarik visual dari formasi daun mereka.

Sementara sebagian besar pohon memiliki batang bulat, batang eucalyptus lebih dekat ke persegi. Keuntungan alami bentuk ini tidak jelas tetapi tidak mengurangi keindahannya.

Hal lain yang membuat batang dan cabang pohon eukaliptus menarik adalah cara daun tumbuh. Mereka tumbuh berpasangan di sisi yang berlawanan dari batang. Namun pasangan daun " tetangganya" saling berpandangan satu sama lain. Jadi pola A-C, B-D, A-C, B-D, dll. Muncul di mana A, B, C, dan D adalah empat sisi batang.

3. Cineole: Bahan Rahasia

Minyak dari pohon Eucalyptus telah digunakan dalam pengobatan suku Aborigin, Australia sebagai anti-bakteri dan anti-jamur selama berabad-abad. Dalam pengobatan India, obat ini sering digunakan dalam pengobatan penyakit pernapasan. Di Inggris abad ke-17, minyak ini digunakan untuk desinfekstan rumah sakit.

Mengapa? Karena daun kayu putih dan kulit kayu mengandung konsentrasi tinggi cineole.

Cineole adalah senyawa organik cair yang tidak berwarna. Kadang-kadang juga disebut eucalyptol karena ada begitu banyak di pohon eukaliptus dan semak-semak. Aroma eukaliptus berasal dari cineole.

Pada dasarnya sendiri , cineole adalah senjata rahasia eukaliptus untuk melawan pemangsa.

Hanya beruang koala, possum ekor cincin, dan beberapa serangga yang dapatt makan daun,  kayu putih dan kulit kayu. Tidak ada makhluk lain, termasuk manusia, yang dapat bertahan dengan kadar cineole yang tinggi. Faktanya, dalam konsentrasi tinggi, itu beracun. Itulah mengapa itu membuat penolak serangga yang efektif dan alami.

Penelitian klinis telah membuktikan sifat anti-bakteri, antiseptik, dan anti-jamur dari cineole.
Penggunaan minyak eukaliptus dalam perawatan zaman modern dewasa ini adalah untuk luka , perawatan kulit, dan pembersih rumah tangga alami.

4. Pohon Eucalyptus Dapat Membantu Mencegah Malaria


Bukan rahasia bahwa pohon eukaliptus menyukai air. Mereka berkembang di daerah berawa dan banjir.

Itu sebabnya mereka kadang-kadang ditanam di daerah dengan tingkat malaria tinggi.

Malaria, penyakit yang ditemukan di setiap benua kecuali Antartika , bergantung pada jenis nyamuk tertentu (Anopheles) untuk kelangsungan hidupnya. Parasit malaria hidup di nyamuk betina yang menggigit manusia. Pada saat nyamuk itu menggigit, parasit malaria dipindahkan ke manusia.

Dan apa yang kita ketahui tentang nyamuk? Mereka suka air yang tergenang. Dari rawa hingga genangan di halaman belakang dapat menjadi sarang dan tempat berbiaknya nyamuk .

Di daerah-daerah di dunia dengan populasi tinggi nyamuk pembawa malaria, pohon eukaliptus kadang-kadang ditanam. Mereka tidak hanya mengurangi jumlah air yang tergenang, senjata rahasia mereka, cineole, membantu mengurangi populasi nyamuk.

5. Pohon Eucalyptus Dapat Membantu Mengelola Masalah Air Limbah


Sama seperti menggunakan pohon eukaliptus untuk membantu mengelola malaria, ada penelitian berkelanjutan untuk menggunakan pohon yang luar biasa ini untuk mengurangi masalah air limbah.

Di beberapa bagian dunia, air limbah yang membawa logam berat, bakteri, dan racun lainnya ke dalam air tanah menjadi bahaya bagi pertanian. Sebagai tanggapan, para insinyur lingkungan dan ahli kehutanan profesional menanam pohon eukaliptus di lokasi-lokasi strategis.

Ada banyak bukti bahwa eucalyptus menyerap dan menyaring banyak elemen yang tidak kita inginkan di air yang digunakan untuk tanaman pertanian.

Meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui keseimbangan yang tepat dari pohon eukaliptus ke lahan pertanian, prospeknya cukup menjanjikan.


6. Kayu Eucalyptus Membuat Didgeridoos Terbaik

Didgeridoos

Didgeridoos adalah instrumen panjang, seperti terompet dengan sejarah yang mendalam di antara penduduk Pribumi Australia. Secara tradisional, alat musik tersebut dimainkan saat menari dan bernyanyi pada acara bersifat seremonial. Meskipun demikian alat itu sekarang juga dimainkan untuk rekreasi.

Dan, bahan terbaik untuk membuat didgeridoos adalah kayu eucalyptus.

Cara membuat alat musik tradisional ini dilakukan pertama dengan menemukan batang pohon atau cabang utama yang telah dilubangi oleh rayap. Ranting atau dahan kemudian ditebas, dibersihkan bagian dalamnya dan kulitnya dikupas.

Kekerasan kayu eucalyptus membantu menciptakan akustik yang menyenangkan saat dimainkan.


7. Eucalyptus Tumbuh Sangat Cepat


Eucalyptus terkenal karena pertumbuhannya yang sangat cepat. Sejak awal ditanam dan dewasa hanya memerlukan waktu sekitar sepuluh tahun.

Angka ini sangat cepat, dibandingkan dengan pohon berkayu keras lainnya, yang dapat memakan waktu 18-25 tahun untuk mencapai kedewasaan .

Asalkan mereka memiliki cukup air dan berada di iklim yang tepat, pohon eukaliptus adalah sumber daya terbarukan, terutama bagi bahan bangunan. Itu adalah fakta yang luar biasa dan penting untuk keberlanjutan industri lantai - dan konsumen yang ingin membuat lantai yang lebih ramah lingkungan.

Jadi, berapa banyak dari 7 fakta tentang pohon eukaliptus yang sudah Anda ketahui?

Subscribe to receive free email updates: