BORLEY RECTORY : Rumah Paling Angker di Inggris

BORLEY RECTORY : Rumah Paligf Berhantu di Inggris

Entah bagaimana rasanya tinggal dalam rumah paling angker di Inggris ini? Setiap hari mendengar suara-suara aneh dan penampakan makhluk "tidak dikenal" berpakaian seperti suster pasti sangatlah memacu adrenalin sekaligus menakutkan. Tetapi, itulah yang dialami oleh keluarga dari Henry Dawson Ellis Bull, seorang pastor di Borley, Essex, Inggris ketika ia mulai menempati sebuah rumah yang diberi nama Borley Rectory.

Borley Rectory pertama kali dibangun pada tahun 1863 di situs sebuah biara tua. Namun, laporan kejadian aneh terjadi pada pertengahan hingga akhir 1800-an, bukti terdokumentasi pertama dari aktivitas paranormal pada awal tahun 1900-an.

Laporan pertama yang menjadi perhatian publik adalah dari tahun 1928 ketika pemilik saat itu Guy Eric Smith dan istrinya menghubungi koran Daily Mirror untuk melaporkan kejadian aneh. Surat kabar itu kemudian meminta bantuan seorang penyelidik paranormal yang dikenal sebagai Harry Price.

Mr Price tetap di rumah untuk melakukan penelitian ekstensif tentang keberadaaan makhluk halus disana selama lebih dari setahun.

Pada tahun 1939 rumah dibakar ke tanah, sebuah lampu minyak penyebabnya. Itu kemudian dibiarkan reruntuhan sampai 1944 ketika dihancurkan.

BORLEY RECTORY : Rumah Paling Angker di Inggris

Penyebab Borley Rectory Menjadi Berhantu

Namanya saja rumah paling angker di Inggris, sudah pasti banyak cerita yang berkembang dan membuatnya tidak akan kehabisan bahan untuk diceritakan.

Salah satu penampakan paling awal dan mungkin yang paling terkenal adalah penampakan ssosok biarawati. Yang mungkin tampak aneh mengingat bahwa dulu ada biara di situs itu, orang akan mengharapkan seorang biarawan daripada seorang biarawati.

Menurut cerita rakyat setempat, seorang biarawati dari biara lain jatuh cinta kepada seorang biarawan dari biara di Borley, dan pasangan itu berusaha kawin lari.

Mereka ditemukan dan kemudian dijatuhi hukuman mati. Sang biarawan itu dilaporkan dikirim ke tiang gantungan di biara sementara biarawati itu disegel ke dinding biara biara itu hidup-hidup.

Biarawati inilah diyakini sebagai orang yang terlihat di tanah Borley Rectory, mencari kekasihnya dengan harapan bisa melarikan diri bersama sekali lagi.

Sosok biarawati ini terlihat dan terdengar beberapa kali selama bertahun-tahun. Dia tampaknya paling aktif selama masa ketika Pdt. Harry Bull tinggal di sana.

Laporan terpenting berikutnya berasal dari Eric Smith dan istrinya. Mereka melaporkan langkah kaki misterius, bel pintu berdering atas kemauan mereka sendiri, dan aktivitas suprantural yang terjadi dalam berbagai kesempatan.

Eric Smith dan istrinya yang melaporkan pengalaman mereka ke surat kabar Daily Mirror, yang kemudian mengatur penyelidik paranormal Harry Price untuk tetap tinggal dan menyelidikinya.

Sementara tinggal di sana (selama lebih dari setahun) Harga menyaksikan fenomena hantu yang dilaporkan secara langsung. Dia dikatakan telah berhubungan dengan roh penyewa masa lalu Pdt. Harry Bull yang meninggal di sana beberapa tahun sebelumnya. Setelah berbagai upaya untuk membersihkan properti dan gangguan media yang berkelanjutan, pada tahun 1930 Mr dan Mrs Smith meninggalkan rumah untuk selamanya.

Penghuni rumah berikutnya adalah Pendeta Foyster dan istrinya, Marianne. Mereka berdua harus terus mengalami semua fenomena yang sama yang pernah disaksikan Price dan Smith di hadapan mereka.

Namun, aktivitas poltergeist tampaknya menjadi lebih agresif dengan laporan gelas pecah, jendela pecah, dan Marianne terlempar dari tempat tidurnya oleh kekuatan yang tak terlihat. Pasangan itu juga mengalami "pesan" dari dunia lain di dinding, yang menentang alasan logis.

Setelah 5 tahun mengalami apa yang pastinya sangat menakutkan, keluarga Foysters meninggalkan rumah dan meninggalkan Price melanjutkan studinya tanpa gangguan.

Namun selama ia tinggal ia dan tim penelitinya , Harry Price dibiarkan relatif kecewa karena mereka menyaksikan sangat sedikit dibandingkan dengan apa yang telah disaksikan sebelumnya.

Laporan lengkap tentang apa yang dialami Price dipublikasikan dalam buku ‘The Most Haunted House in England’ (Rumah Paling Angker/Berhantu di Inggris)..

Bahkan setelah rumah terbakar habis, laporan terus bermunculan. Laporan terbaru terjadi di Gereja Paroki.

Mr Price meninggal pada tahun 1948 dan sejak itu banyak orang yang skeptis tentang apa yang sebenarnya terjadi di Borley Rectory. Mereka membedah karyanya, menjelaskan semua fenomena suara dan fenomena lainnya sebagai kejadian alam yang disalahtafsirkan.

Meskipun banyak yang tidak percaya dengan apa yang terjadi di rumah bergaya Gothic itu, tetapi semua laporan yang membentang lebih dari 100 tahun tampaknya memperkuat tempatnya sebagai salah satu rumah paling angker di Inggris.

Subscribe to receive free email updates: