Mengenal Narabiya : Buat Yang Malas Antri [Jepang]

Mengenal Narabiya : Buat Yang Malas Antri [Jepang]

Mengenal Narabiya : Buat Yang Malas Antri

Antri itu bukan sebuah hal yang menyenangkan, apalagi kalau pesaingnya banyak. Apalagi kalau kita datang terlambat dan deretan orang yang menunggu mendapat giliran sudah sangat panjang. Mau ikut antri kaki bisa pegal dan belum lagi belum tentu kebagian. Belum kalau ditambah kita masih mempunya janji kencan atau jadwal yang lain, ruwetlah sudah.

Tetapi, kalau di Jepang, masalah itu bisa diselesaikan dengan mudah, telpon saja Narabiya. Anda bisa tetap memenuhi janji dengan pacar atau klien, dan tetap akan punya kesempatan mendapatkan tiket konser atau apapun yang diincar.

Siapa Narabiya? Kok bisa begitu sakti.

Narabiya adalah istilah untuk sebuah jenis pekerjaan. Bisa dilakukan part time atau full time, tergantung pada situasi dan kebutuhan. Bisa dilakukan via perusahaan jasa atau sebagai pekerjaan solo.

Pekerjaan ini tugasnya hanyalah "mengantri" saja alias tukang antri.

Mulai dari sekedar mengantri tiket konser sampai mengantri untuk mendapatkan edisi pertama sebuah produk terkenal, seperti Hermes atau Apple, maka Narabiya akan bisa melakukannya. Mereka akan tetap berada di depan loket dan menunggu untuk mendapat giliran.

Untuk itu pengguna jasa harus membayar sesuai tarif, yang ternyata tidak murah juga. Untuk 6 jam mengantri, biayanya bisa mencapai 15.000 Yen atau sekitar US$ 122 (hampir 2 juta rupiah dengan kurs US$ 1=Rp. 14.000).

Bahkan, dalam kasus merk-merk terkenal akan segera merilis versi baru, seperti iPhone, tidak jarang seorang narabiya harus mengantri selama 24 jam atau 72 jam terus menerus. Tentunya ada tarif khusus untuk 24 jam mengantri, yang bisa mencapai 51.000 yen atau sekitar 6-7 juta-an.

Para narabiya adalah profesional, mereka tidak akan bergeming dari posisinya di antrian selama bertugas. Tidak jarang seorang narabiya harus menunggu dalam cuaca tidak bersahabat, seperti hujan dan salju selama berjam-jam dengan hanya memegang payung.

Menginap di lokasi antrian pun bukanlah hal yang jarang dilakukan. Mereka kerap membawa suplai makanan atau sleeping bag kalau memang harus melakukan hal seperti ini.

Narabiya bisa merupakan seorang staff dari perusahaan jasa, tetapi bisa juga bekerja sendiri.

Kalau Anda termasuk yang malas antri, mungkin jasa narabiya cocok untuk Anda.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar