Monumen si Codot di Bogor - Lanud Atang Sandjaya

Monumen si Codot di Bogor - Lanud Atang Sandjaya

Monumen si Codot di Bogor - Lanud Atang Sandjaya

Codot atau kampret adalah sejenis kelelawar kecil yang gemar menggerogoti buah-buahan. Nama ilmiahnya Megachriptera. Para petani buah biasanya sangat sebal dengan hewan yang satu ini karena hewan ini merupakan hama terutama bagi petani jambu, pisang, dan buah-buahan lainnya.

Kalau Anda mendengar ada Monumen Si Codot, tidak salah juga kalau membayangkan monumen atau patungnya berbentuk saudaranya Batman, kelelawar. Nah, di Bogor ada sebuah monumen yang kerap dijuluki monumen si Codot.

Tetapi, jangan bayangkan bahwa wujud saudaranya Batman itu terpajang disana. Yang Anda akan temukan adalah sebuah helikopter yang cukup besar.

Monumen ini terletak di kawasan Semplak, Bogor. Monumennya berdiri gagah tepat di jalan menuju salah satu pangkalan udara TNI-AU, Atang Sandjaya yang merupakan markas dari beberapa skuadron helikopter.

Jenis helikopter yang terpajang disana, sejak tahun 2018 ini adalah Sikorsky S-58 atau H34 yang kalau dari pabriknya diberi nama Choctaw (nama salah satu suku Indian di Amerika). Nama si Codot sendiri berasal dari julukan tidak resmi yang diberikan kepada helikopter ini dalam lingkungan TNI-AU.

Jadi, monumen ini bisa dikata monumen si Codot. Meskipun demikian, kebanyakan warga Bogor mengenalnya sebagai monumen helikopter saja.



Si Codot sendiri sudah tidak lagi berdinas di TNI AU. Perannya sudah digantikan oleh berbagai jenis helikopter yang lebih modern dan muda. Maklum saja, jenis helikopter ini sudah uzur karena diproduksi antara 1950-1960-an. Bahkan, helikopter jenis ini dipergunakan tentara Amerika Serikat dalam Perang Vietnam.

Sikorsky S 58 sendiri menjadi bagian dari alutsista TNI-AU di tahun 1960 setelah Amerika Serikat menyumbangkan setidaknya 11 buah helikopter sebagai bagian dari usahanya mencegah meluasnya pengaruh Uni Soviet di masa itu.

Monumen si Codot sendiri bisa dikata baru. Hal itu disebabkan karena sampai dengan tahun 2017-an, helikopter yang terpajang di sana berasal dari jenis lain, yaitu Mil Mi 1 Hare (Terwelu/Kelinci). Hanya karena helikopter buatan Uni Soviet ini harus dipindahkan ke Yogyakarta karena nilai sejarahnya, maka si Codot lah yang sudah berperan besar dalam perkembangan TNI-AU ditunjuk menjadi penggantinya.


Itulah sekilas mengenai Monumen si Codot di Bogor.

Sempatkan melihatnya kalau Anda bermain ke Bogor yah.


Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar