Datang Tepat Waktu Menunjukkan Banyak Hal Tak Terduga

Datang Tepat Waktu Menunjukkan Banyak Hal Tak Terduga

Datang Tepat Waktu Menunjukkan Banyak Hal Tak Terduga

Jam karet bukanlah benar-benar jam yang terbuat dari karet yang lentur. Istilah ini mengacu pada sebuah momen dimana seseorang datang melebihi waktu yang telah ditetapkan, baik oleh perjanjian atau peraturan. Frase ini artinya bertentangan 180 derajat dengan istilah lainnya, yaitu datang tepat waktu.

Sayangnya, masyarakat Indonesia, hingga saat ini, 70 tahun lebih setelah Kemerdekaan Indonesia, masih tergolong, atau setidaknya memberikan kesan sebagai masyarakat "jam karet". Menyakitkan memang, tetapi pada faktanya memang masih terlalu banyak orang yang bahkan tidak bisa menepati janji mereka untuk datang pada waktu yang telah ditentukan.

Too bad.

Entah apa alasannya, tetapi sejak sekolah dari tingkat paling dasar seperti Sekolah Dasar, pelajaran budi pekerti atau Pendidikan Moral Pancasila, selalu menekankan bagaimana pentingnya datang tepat waktu. Tetapi, kenyataannya, sepertinya sulit sekali bagi banyak orang untuk bisa memenuhinya.

Padahal, kalau ditelaah lebih lanjut tentang hal sepele ini, datang pada waktu yang telah ditetapkan, menunjukkan beberapa hal. Mungkin memang banyak orang tidak menyadarinya, tetapi hal-hal seperti ini merupakan inti dari mengapa seseorang harus selalu berusaha datang tepat waktu dan jangan membiasakan memakai jam karet.

1. Penghargaan/Penghormatan

Sepele memang, tetapi datang terlambat bisa menunjukkan bahwa seseorang tidak menghargai dengan siapa ia membuat janji. Bisa jadi timbul kesan dalam diri seseorang kalau Anda tidak menghargai dirinya jika Anda datang terlambat.

Datang pada waktu yang telah ditentukan merupakan bentuk penghargaan sederhana kepada orang tersebut bahwa Anda menghargai mereka.

2. Komitmen

Seorang yang berkomitmen akan melakukan apa saja agar tujuannya tercapai atau janjinya terpenuhi. Jika seorang berjanji datang pada pukul 09.00 dan dia bisa menepatinya, hal itu menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang berkomitmen.

Anda akan melakukan apa saja agar apa yang sudah ditetapkan, dijadikan target, terpenuhi.

3. Terencana

Tidak akan bisa seorang datang tepat waktu kalau ia tidak mampu membuat perencanaan yang baik. Ia harus mampu mengatur waktu kapan harus berangkat ke tempat tujuan, bagaimana untuk mencapainya dan transportasi apa yang terbaik. Semua, meski kerap tidak disadari, mencerminkan kemampuan untuk melakukan perencanaan untuk mencapai target

4. Tidak Menyepelekan

Seorang yang terbiasa datang tepat waktu menunjukkan bahwa dirinya adalah orang yang tidak meremehkan apapun. Oleh karena itu, ia akan selalu membuat perencanaan yang baik agar apa yang telah ditetapkan tercapai dan terpenuhi.

Janji sekecil apapun yang dibuat akan selalu dianggap penting untuk dipenuhi.

Hal-hal seperti itulah yang tercermin dalam istilah "datang tepat waktu". Bisa dibayangkan apa yang dicerminkan dari istilah "jam karet"? Segala sesuatu yang berkebalikan dari apa yang disebutkan di atas adalah yang tercermin dari ketidakmampuan untuk datang tepat waktu.

Tidak susah sebenarnya menjadi orang yang terbiasa tidak jam karet. Tetapi seperti biasa lebih mudah berbicara daripada melakukan. Buktinya, tidak terhitung orang yang masih tidak bisa melakukannya.

Sebenarnya, caranya sederhana saja, kalau jam kantor jam 08.30 dan Anda tahu butuh waktu 60 menit untuk perjalanan, berangkatlah jam 7.00 alias satu setengah jam sebelumnya.

Kenapa? 60 menit adalah waktu yang dibutuhkan, tetapi Anda harus memperhitungkan bahwa banyak hal tak terduga yang bisa terjadi di perjalanan. Jadi, tetap harus ada toleransi waktu yang harus dipersiapkan untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

Jangan pernah terpikir beberapa hal di bawah ini kalau mau jadi orang yang tepat waktu, yaitu :

a. "Ahh, janjinya sama si dia ini. Orangnya baik dan tidak gampang marah"
b. "Cuma urusan ini kok, paling bisa diselesaikan dalam 10 menit juga beres"
c. "Santai, jalanan sepi kok biasanya kalau jam segini"

Kesemua pikiran seperti ini adalah bentuk meremehkan dan sama sekali tidak akan membantu mencapai target waktu. Buang jauh-jauh kalau memang tujuannya menjadi orang yang disiplin dengan waktu.

Semua hal harus dipandang dengan serius sesuai dengan takarannya dan jangan dikurangi dengan alasan apapun.

Hanya dengan prinsip seperti itulah Anda bisa datang sesuai waktu yang ditetapkan dan menjadi orang yang tepat waktu.

Tanpa itu, jangan pernah berharap.

Selebihnya, terserah Anda. Mau meremehkan orang lain dan tidak menghormati mereka, ya itu keputusan Anda, tetapi ingat saja bahwa segala sesuatu ada konsekuensinya. Hal itu dimulai dari yang sederhana, seperti teman Anda marah, sampai bos yang murka dan memberikan surat peringatan kepada Anda.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar


Silakan berkomentar yang sopan dan jangan meninggalkan link aktif karena akan langsung dikategorikan sebagai spam dan didelete.

Mohon maaf kalau terkadang admin tidak ada balasan dari admin karena terkadang ada komentar yang dirasa hanya pernyataan dan tidak perlu direspon