Prioritaskan Tempat Duduk Commuter Line Untuk Yang Lebih Membutuhkan

Prioritaskan Tempat Duduk Commuter Line Untuk Yang Lebih Membutuhkan

Prioritaskan Tempat Duduk Commuter Line Untuk Yang Lebih Membutuhkan

Ada sesuatu yang menarik hadir di dalam Commuter Line atau yang dulu dikenal sebagai KRL Jabodetabek. Bentuknya kecil, tetapi maknanya sangat besar karena menunjukkan adanya perubahan ke arah kebaikan bagi masyarakat pengguna jasa kereta komuter. Lebih dari, itu hal kecil ini menandakan bahwa kesadaran bermasyarakat Indonesia selangkah lagi lebih maju.

Hal kecil yang menarik itu adalah sebuah stiker yang tertempel di jendela. Isinya bertuliskan " Mohon kesadarannya untuk memberikan tempat duduk kepada penumpang yang lebih membutuhkan". Di sampingnya terdapat simbol orang lanjut usia, ibu hamil, ibu dengan balita, dan penyandang cacat.

Sudah biasa melihat? Pasti karena sebelumnya memang sudah ada kursi prioritas yang diberi tanda yang sama. Tempat duduk ini biasanya berada di pojok gerbong. Dan, memang dikhususkan bagi mereka yang masuk dalam keempat kategori itu.

Prioritaskan Tempat Duduk Commuter Line Untuk Yang Lebih Membutuhkan

Tetapi, stiker yang kali ini berbeda. stiker memanjang berwarna biru dan bertuliskan huruf putih ini tertempel di semua jendela dan di atas tempat duduk yang bukan kursi prioritas. Semuanya.

Secara tidak langsung, walau tidak disebutkan, semua tempat duduk di Commuter Line adalah tempat duduk prioritas. Jadi, siapapun yang duduk disana, ketika ada orang yang lebih membutuhkan, seperti keempat kategori tadi harus mau menyerahkan tempat duduknya kepada mereka.

Hal ini mungkin terasa tidak adil bagi banyak orang, tetapi sudah sering diminta oleh berbagai komunitas pengguna jasa si ulat besi Jabodetabek ini sejak bertahun-tahun lalu.

Mereka sehari-hari melihat bagaimana sulitnya kalangan yang berkebutuhan khusus untuk mendapatkan tempat duduk. Memang ada kursi prioritas, tetapi jumlahnya terbatas sementara yang memerlukan lebih banyak.

Hasilnya, bukan sekali dua mereka yang membutuhkan tidak mendapatkan tempat duduk karena penumpang lain merasa yang didudukinya bukan kursi prioritas. Tidak sedikit yang ditolak dan dicemberuti penumpang yang duduk di kursi biasa. Padahal, 4 kategori ini memang membutuhkannya untuk meringankan bebannya.

Sesuatu yang sangat mengenaskan dan menunjukkan kurangnya empati pada mereka yang lebih membutuhkan.

Prioritaskan Tempat Duduk Commuter Line Untuk Yang Lebih Membutuhkan

Kehadiran stiker sederhana ini merubah banyak hal.

Tidak ada lagi penumpang yang bisa ngotot mempertahankan haknya untuk duduk ketika ada orang cacat, ibu hamil, lansia, atau ibu dengan anak datang. Mereka harus mau bangun dan memberikannya karena semua kursi sekarang diprioritaskan untuk kategori-kategori tersebut.

Stiker ini juga menjadi sebuah landasan bagia penumpang lainnya untuk bisa membantu "memaksa" penumpang yang duduk untuk berdiri dan menyerahkan tempat duduknya kepada yang lebih membutuhkan.

Seperti beberapa hari belakangan, stiker ini berhasil "memaksa" mereka yang enggan berdiri untuk berdiri dan mempersilakan penumpang yang termasuk dalamkategori membutuhkan untuk duduk. Walau masih ada yang memerlukan "gertakan" atau teriakan dari penumpang segerbong untuk melepaskannya.

Sebuah hal yang baik karena lama kelamaan masyarakat pengguna kereta akan terbiasa berempati dan lebih mau berbagi, bahkan dalam hal kecil semacam tempat duduk.

Kecil saja memang. Tetapi, merupakan langkah awal sesuatu tujuan besar di masa datang, yaitu menjadikan manusia Indonesia menjadi manusia yang lebih beradab.

Jadi, kalau Anda menggunakan jasa Commuter Line, dan tidak termasuk kategori "membutuhkan", jangan pernah ragu untuk menyerahkannya. Hal itu akan menunjukkan bahwa Anda adalah manusia yang baik dan penuh empati. Selain itu, mematuhi isi stiker ini akan bisa menghindarkan Anda dari teriakan atau komentar puluhan orang yang bisa membuat muka merah.

Jangan lupa yah!
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar


Silakan berkomentar yang sopan dan jangan meninggalkan link aktif karena akan langsung dikategorikan sebagai spam dan didelete.

Mohon maaf kalau terkadang admin tidak ada balasan dari admin karena terkadang ada komentar yang dirasa hanya pernyataan dan tidak perlu direspon