TRANS BAJAJ : Bajaj Qute Yang Bukan Saudaranya Trans Jakarta si Busway

TRANS BAJAJ : Bukan Saudaranya Trans Jakarta si Busway

TRANS BAJAJ. Diragukan Anda pernah mendengar nama itu. Bahkan, bila Anda tinggal di Jakarta sekalipun belum tentu nama ini pernah sampai ke telinga Anda. Maklum saja, jumlahnya memang masih terbatas. Juga, transportasi ini belum begitu populer meski keberadaannya di jalan raya ibukota sudah lebih dari 1 setengah tahun.

Memang, Trans Bajaj atau yang dikenal juga dengan BAJAJ QUTE belum lama beroperasi. Transportasi publik ini baru lahir di pertengahan tahun 2017 lalu. Sedianya kendaraan umum ini ditujukan untuk menggantikan bemo sekaligus bajaj tua.

Menurut pengamatan, Trans Bajaj belum merambah ke seluruh wilayah Jakarta. Populasinya banyak ditemukan di kawasan antara Stasiun Jakarta Kota dan sekitar Mangga Dua. Walaupun begitu, sesekali kendaran itu juga terlihat di kawasan utama, seperti Thamrin, Monas dan sekitarnya.

Nah, seperti apakah bentuknya? Ada yang tahu?

Jika Anda membayangkan bahwa angkutan ini berbentuk sebuah bus yang diasosiasikan dengan si busway, Trans Jakarta, berarti Anda salah. Bentuknya jauh dari sebuah kendaraan pengangkut massal.

Tetapi, kalau Anda membayangkan seperti bajaj pada umumnya, yang agak monyong dan beroda tiga, Anda salah lagi. Bajaj "Qute" tidak beroda tiga. Kesamaannya, hanya warnanya dan ukurannya yang mungil saja.

Bentuknya, seperti di bawah ini.


TRANS BAJAJ : Bajaj Qute Yang Bukan Saudaranya Trans Jakarta si Busway

TRANS BAJAJ : Bajaj Qute Yang Bukan Saudaranya Trans Jakarta si Busway


Yah itulah yang namanya Trans Bajaj.

Kendaraan angkutan ini beroda empat dan memiliki kendali seperti mobil mobil dan bukan setang motor seperti bajaj biasa. Bisa dikata Bajaj Qute adalah mobil mini (mirip dengan Suzuki Karimun tetapi dalam ukuran yang lebih kecil lagi).

Kendaraan ini dapat mengangkut sampai 4 penumpang.

Uniknya, kendaraan ini bisa beroperasi seperti bajaj biasa, yaitu penumpang bisa langsung mencarternya dan membayar tarif sesuai negosiasi. Tetapi, bisa juga kendaran ini mengangkut penumpang yang membayar perorangan. Besaran tarifnya Rp 5000 per orang. Tentunya selama tujuannya sama atau searah.

Kendaraan ini dilahirkan antara bulan Maret-April 2017 yang lalu. Diperlengkapi mesin 220 CC yang mirip dengan bajaj lama. Meski seperti city car, Trans Bajaj tidak diperlengkapi dengan pendingin udara.

Warnanya sendiri ada dua, putih dan biru seperti pada foto di atas.

Nah, itulah yang namanya Trans Bajaj atau si Bajaj Qute. Jelas bukan saudaranya si Trans Jakarta, tetapi rasanya juga bukan saudaranya si bajaj biasa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel