Trotoar Kota Semarang : Nyaman Dan Fotogenik

Trotoar Kota Semarang : Nyaman Dan Fotogenik

Memang sih hanya trotoar, tempat pejalan kaki berlalu lalng. Tetapi, rasanya hal yang satu ini bisa menunjukkan sesuatu yang lebih dari itu saja. Trtoar bisa menunjukkan seberapa peduli sebuah kota, terutama pemerintahnya, dalam memperlakukan para pedestrian, pejalan kaki.

Maklum saja, di banyak kota, pejalan kaki kerap dianggap sebagai kasta terendah dalam masyarakat pengguna jalan. Padahal, kalangan ini merupakan pengguna jalan yang paling ramah lingkungan.

Oleh karena itu, salah satu hal yang biasa saya lakukan adalah mengamati fasilitas trotoar saat berkunjung ke sebuah kota.

Untuk kali ini, saya harus memberikan acungan jempol kepada Pemda Kota Semarang. Meskipun tidak lama singgah di kota Lun Pia itu, setidaknya ada kesan positif yang dibawa pulang.

Trotoar Kota Semarang ternyata nyaman, dan lebih jauh lagi fotogenik. Enak untuk dijadikan latar belakang foto.

Pada saat saya menyusuri Jalan Imam Bonjol, Jalan Tendean, dan beberapa jalan yang mengarah ke kawasan Tugu Muda, rasa nyaman itu hadir. Trotoarnya cukup lebar, rapi. Belum lagi ditambah keberadaan kursi besi di atasnya untuk pejalan kaki yang merasa lelah.

Semua membuat terasa menyenangkan mencoba menikmati Semarang tanpa kendaraan.

Belum lagi hiasan unik berbentuk bola-bola besar berwarna oranye yang berjejer, baik di pinggir jalan atau di atas tonggak penghalang. Hal itu menambah kesan indah dan bagus. Pasti menyenangkan bagi para pejalan kaki disana.

Tidak lupa diperlengkapi dengan guiding block berwarna kuning. Tahukan apa ini? Kalau tidak guiding block adalah jalur untuk membantu tunanetra berjalan. Bagian-bagian timbulnya merupakan simbol apakah seorang tunanetra harus berhenti atau berjalan lurus. Untuk lebih jelasnya silakan baca di SINI .

Tetapi, yang paling membuat nyaman adalah trotoar berfungsi sebagaimana mestinya, yaitu sebagai wilayah pedestrian. Tidak ada pemotor yang menaikinya dan tidak juga dijadikan sebagai lahan parkir.

Berbeda dengan di Jakarta dimana kerap trotoar diserobot oleh para pesepeda motor dan bahkan dijadikan tempat parkir baik motor atau mobil.




Buat seorang penggemar fotografi, trotoar Semarang ini bisa dikata fotogenik dan enak dijadikan foto. Baik sebagai latar belakang, terutama di kawasan Taman Tugu Muda, atau sebagai obyeknya. Terutama karena warna trtoarnya sendiri yang belang-belang abu-abu putih dan ornamen jalan berwarna oranye.

Coba saja sendiri. Bahkan dengan kamera hape sekalipun hal itu bisa terlihat.

Foto-foto ini diambil di jalan Imam Bonjol, Jalan Tendean dan kawasan Tugu Muda Semarang. Ada yang memakai kamera DSLR, ada juga yang memakai kamera smartphone (OPPO) saja.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel