Whizzer : Sepeda Bermesin Pengantar Pekerja

Whizzer : Sepeda Bermesin Pengantar Pekerja
Whizzer Sepeda Bermesin di Museum Angkut Batu, Malang
Bila Anda berkunjung ke Museum Angkut, Batu, Malang, Anda akan melihat sebuah nama yang tidak umum terdengar di Indonesia, yaitu WHIZZER.

Nama ini merujuk pada sebuah merk kendaraan (bermotor) yang menyerupai sepeda motor. Padahal, sebenarnya Whizzer bukanlah sepeda motor. Kendaraan ini adalah sebuah sepeda bermesin.

Kendaraan ini diproduksi pertama kali tahun 1939 oleh Breene-Taylor Engineering, di Los Angeles, Amerika Serikat. Perusahaan pembuatnya sebenarnya bukanlah perusahaan spesialis kendaraan roda dua. Breene-Taylor Engineering adalah perusahaan suku cadang pesawat.

Biasanya Whizzer dijual dalam bentuk terpisah-pisah dan pembeli harus melakukan pemasangan/asembling setelah membeli.

Produksi kendaraan ini sempat hampir terhenti menjelang Perang Dunia II pecah di tahun 1943. Kebijakan pemerintah Amerika Serikat masa itu untuk memfokuskan semua industri pada produksi persenjataan membuat produsen Whizzer hampir dihentikan produksinya. Pemilik merk ini harus melobi banyak pihak dengan berasalan bahwa sepeda bermesin ini bisa membantu para pekerja berangkat ke tempat kerja.

Secara total, penjualan sepeda bermesin ini tidak begitu sukses. Dalam rentang waktu lebih dari 25 tahun (1939-1965), penjualannya hanya mencapai angka 2.500 buah saja. Tahun 1965 produksinya dihentikan karena tidak mampu bersaing dengan sepeda bermesin dan sepeda motor yang bermunculan di tahun 1960-an.

Meskipun demikian, sejak tahun 1997 produsen Whizzer kembali aktif dan menelurkan sepeda bermesin mirip dengan yang diproduksi beberapa puluh tahun sebelumnya. Hanya bedanya adalah pemakaian bahan dan teknologi yang tentunya lebih baik.

Itulah sekilas tentang Whizzer si sepeda bermesin yang sekarang terpajang di salah satu sudut Museum Angkut, Malang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel