BSA Dandy 70 : Skuter Tidak Selamanya "ENDUT", Museum Angkut #5


Kalau mendengar kata "skuter" atau "scooter", kebanyakan orang akan langsung membayangkan postur endut yang biasa dimiliki Vespa. Mau tidak mau karena di Indonesia yang lain disebut sepeda motor, bebek, atau matic, dan sepertinya skuter menjadi istilah yang dimonopoli oleh sepeda motor yang aslinya keluaran Italia itu.

Nah, ternyata di Museum Angkut, Malang, ada satu bukti bahwa sebenarnya hal itu tidak tepat juga. Disana ada peninggalan masa lalu yang membuktikan bahwa skuter pun ternyata tidak selalu endut. Bahkan bisa dikata yang disebut skuter itu lebih langisng dibandingkan bebek matic di masa sekarang.

Coba saja perhatikan foto BSA Dandy 70. Sepeda motor ini masuk kategori "light scooter" atau skuter ringan.

Kendaraan ini hanya memiliki kapasitas mesin 70 cc dengan dua silinder dan merupakan produksi dari BSA (Birmingham Small Army Company) dari Inggris. Dandy 70 diproduksi antara tahun 1956-1962 meskipun pertama kali dirancang tahun 1956.

Harga jualnya adalah 74 Poundsterling pada masa itu, sebuah harga yang lumayan mahal.

Entah bagaimana kendaraan ini bisa masuk Indonesia, tetapi setidaknya adanya Dandy 70 di Museum Angkut ini menjadi bukti bahwa "skuter" dulunya kurus sebelum kemudian berubah menjadi agak gendut dan gendut.

Mungkin pas juga dengan apa yang selalu dikatakan ibu-ibu yang selalu bernostalgia dan selalu berkata "Dulunya saya kurus dan langsing, cuma setelah punya anak jadi gemuk begini".

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel