AYE-AYE : Terancam Punah Karena Dianggap Membawa Sial Dan Kematian

Sumber Foto : Pilerats
Aye-aye adalah nama sebangsa lemur berjari panjang yang banyak berhabitat di Madagascar. Hewan ini termasuk dalam kategori terancam oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature).

Hewan ini pertama kali ditemukan oleh seorang ahli alam Etienne Geoffroy Saint Hilaire pada tahun 1795. Penemunya kemudian memberinya nama berdasarkan nama dosennya, yaitu Louise Jean Marie Daubenton. Oleh karena itu, nama latin Aye-Aye hingga kini mengandung nama Daubenton, yaitu Daubentonia madagascariensis.


  
Sumber Foto : Animalsadda


Wajahnya yang menyeramkan membuat hewan ini pernah hampir membuatnya punah. Mitos yang berkembang di masyarakat pulau di Samudera Hindia itu mengatakan bahwa jika Aye-Aye mengarahkan jarinya yang terpendek ke arah seseorang, maka kematian akan datang kepada yang ditunjuk.

Mitos lainnya mengatakan bahwa penampakan Aye-Aye di satu desa merupakan pertanda akan ada satu kematian di desa tersebut. Aye-aye dianggap sebagai perwujudan setan di dunia.

Dan, satu-satunya cara untuk mencegah agar hal itu tidak terjadi adalah dengan membunuhnya.

Bersama dengan rusaknya hutan tropis di Madagascar, mitos ini menjadi penyebab hewan yang sebenarnya hanya makan buah, nektar, dan jamur ini terancam punah karena kemudian mereka diburu.

Pada tahun 1933, hewan ini sempat diduga punah, tetapi kemudian pada tahun 1957 ditemukan masih ada habitatnya dan sejak itu masuk dalam kategori hewan yang dilindungi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel