[IRONIS] Pangkalan Ojol Di Atas Trotoar , Bukti Hukum Indonesia Tidak Tegak

[IRONIS] Pangkalan Ojol Di Atas Trotoar , Bukti Hukum Indonesia Tidak Tegak

Ada satu pemandangan, yang menurut ironis, terlihat setiap hari di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Tepatnya, sekitar 20 meter di salah satu ujung jalan Jaksa dan Hotel Morrisey.

Ironis, karena disana terlihat betapa hukum di Indonesia belum bisa tegak sebagaimana seharusnya.

Pemandangan itu adalah seperti foto di atas. Disana terlihat sebuah pangkalan ojol (ojeg online) tepat di bawah sebuah spanduk bertuliskan "Dilarang Berjualan dan Parkir Liar di sepanjang jalan ini".

Seharusnya, kalau sesuai logika, para ojol tidak boleh memarkir kendaraan mereka di atas trotoar dan jalan itu. Apalagi, trotoar adalah hak pejalan kaki.

Ngenesnya, larangan itu seperti tidak berarti apa-apa karena tetap saja para ojol mangkal disana.

[IRONIS] Pangkalan Ojol Di Atas Trotoar , Bukti Hukum Indonesia Tidak Tegak

Ngenesnya lagi, meski terkadang ada petugas dari DLLAJR DKI Jakarta bertugas di wilayah itu, pangkalan itu tetap tak tersentuh.

Entah mengapa?

Mungkinkah karena mereka menerjemahkan kata "parkir liar' hanya kalau dipungut bayaran saja? Mungkinkah kalau sekedar memarkir sepeda motor di atas trotoar bukan dianggap sebagai parkir?

Yang manapun jawabannya, hasilnya tetap menunjukkan bahwa penegakkan hukum di Indonesia tidak berjalan dengan semestinya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel