3 Bahaya Akibat Main Ponsel Sambil Berjalan

3 Bahaya Akibat Main Ponsel Sambil Berjalan
Stasiun Gondadia, Oktober 2019
Ponsel, gadget, smartphone, HP adalah kata-kata yang sudah lekat dalam kehidupan manusia di masa sekarang. Banyak yang mengatakan lebih baik ketinggalan dompet dibandingkan harus lepas dari ponsel kesayangan mereka. Begitu kuat pengaruh benda yang satu ini bagi banyak orang, di dalam dan luar negeri.

Hal itu terbukti pada tingkah laku mereka. Tidak sedikit yang masih memaksa untuk sekedar chatting di Whatsapp, menggunakan ponsel, pada saat mengemudi. Lebih banyak lagi, yang seperti tidak bisa mengalihkan perhatian dari layar ponsel mereka saat berjalan.

Loh, memang kenapa kalau main ponsel sambil berjalan? Bukankah tidak berbahaya?

Banyak memang yang sudah menyadari bahaya bergadget ria sambil mengemudi. Lagipula, sudah ada aturan hukum yang melarangnya dengan sanksi yang lumayan besar. Jadi, tidak lagi diperdebatkan.

Tetapi, banyak yang beranggapan kalau menggunakan HP/gadget sambil berjalan tidak menempatkan mereka dalam bahaya.

Padahal, sebenarnya tidak juga.

Tidak bedanya dengan penggunaan ponsel sambil berkendara, tingkah yang satu ini juga menempatkan penggunanya dalam situasi yang bahkan bisa merenggut nyawanya. Sudah banyak terbukti.

Paling tidak bahaya yang timbul akibat bermain ponsel sambil berjalan, bisa disebutkan di bawah ini :

1. Faktor Keamanan


Sudah tidak terhitung kasus penjambretan terhadap mereka yang sedang menggunakan ponsel sambil berjalan. Ada beberapa kasus yang selain menyebabkan kerugian material, juga menyebabkan luka karena penggunanya terbanting saat ponselnya direnggut paksa oleh penjambret.

Ponsel merupakan barang berharga yang kerap menjadi sasaran orang tak bertanggungjawab.

Pencurian dan penjambretan kerap terjadi karena penggunanya lalai dalam memperhatikan sekitar.


2. Faktor Keselamatan


Kaki tersandung atau kejeblos ke dalam lubang adalah resiko yang harus dihadapi pejalan kaki setiap harinya.

Tidak sedikit pengguna ponsel saat berjalan terjatuh akibat perhatian mereka teralihkan. Bagaimanapun, berjalan kaki tetap membutuhkan mata dan perhatian agar bisa mewaspadai halangan yang mungkin ada di jalanan, seperti undakan, lubang, atau tanah licin.

Lalai dalam hal itu ujungnya bisa berupa pakaian kotor, luka, dan tentunya rasa malu akibat terjatuh.

Apalagi sudah banyak kasus kecelakaan yang dimulai ketika pejalan kaki terus sibuk dengan ponselnya daripada memperhatikan lalu lintas kendaraan saat menyeberang.


3. Faktor Sosial


Pernah lihat orang yang main ponsel sambil jalan? Kalau pernah, pasti Anda tahu terkadang mereka berjalan tidak lurus dan di jalurnya. Mereka kerap tidak menyadari kalau posisinya berada di tengah jalan.

Dan, yang seperti ini kerap membuat mereka menjadi penghalang bagi pengguna jalan lainnya.

Hasilnya, tidak sedikit orang yang menggerutu, marah dan memaki mereka.

Semua itu terjadi karena perhatian sang pengguna teralihkan dan kewaspadaan menurun karena sibuk menatap layar monitor ponsel mereka.

Sesuatu yang seharusnya tidak terjadi. Meski resikonya lebih rendah saat berjalan kaki, dibandingkan kalau berkendara, tetap selalu ada resiko di jalanan.

Oleh karena itu, sebaiknya, jangan pernah menggunakan ponsel, HP, Smartphone, apapun namanya, dan merknya saat sedang berjalan (apalagi saat mengemudi). Keselamatan adalah yang terpenting dibandingkan HP Anda.

Pergunakan ponsel dengan bijak dan di tempat yang aman.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel