Ongkos Tur Melihat Sunrise (MataHari Terbit) Di Angkor Wat Mahal Juga Yah

Ongkos Tur Melihat Sunrice (Mata Hari Terbit) Di Angkor Wat Mahal Juga Yah
Para turis yang menanti matahari terbit

Pariwisata adalah sebuah bisnis yang menguntungkan. Terkadang hal yang sebenarnya biasa saja dan sering ditemui dimanapun dikemas dalam sebagai paket tur, dipromosikan, dan kemudian dijual dengan harga yang lumayan mahal.

Salah satu contohnya adalah sebuah paket tur khusus di Siem Reap, Kamboja, yaitu melihat sunrise (matahari terbit) di Angkor Wat. Harganya ternyata tidak main-main juga dan lumayan merobek dompet.

Paket ini sebenarnya hanya mendatangi situs warisan budaya dunia itu di pagi hari, saat subuh dan sebelum matahari terbit. Kemudian, melihat penampakan matahari yang menyembul dari kemegahan bangunan utama di Kota Candi itu.

Hanya itu saja.

Tidak ada atraksi lainnya.

Harga yang dipatok dan ditawarkan kepada kami saat itu adalah US$ 25/orang atau hampir 350 ribu rupiah . Harga ini di luar harga tiket masuk Angkor Wat yang sudah dibeli sebelumnya.

Oleh karena itu, banyak turis yang mengakalinya dengan cara pergi sendiri langsung kesana menggunakan Tuk Tuk atau sepeda sewaan. Asalkan mau bangun pagi-pagi sekali, pemandangan matahari terbit disana tetap bisa dinikmati.

Biasanya mereka berangkat pagi-pagi sekali dan berbekal tiket yang sudah dibeli sebelumnya. Sama persis ketika kami ingin melihat seberapa indah suasana menjelang sunrise disana.

Tidak heran, Angkor Wat sudah ramai dan penuh wisatawan sejak pukul 05.30 dinihari oleh para penunggu Sunrise.

Ongkos Tur Melihat Sunrice (Mata Hari Terbit) Di Angkor Wat Mahal Juga Yah
Suasana menjelang matahari terbit di Angkor Wat
Apakah harganya sepadan ? Yah, tergantung masing-masing sih. Cuma dua puluh lima dollar itu uang yang banyak sekedar untuk merasakan suasana matahari terbit yang sebenarnya di Indonesia juga banyak.

Untungnya, kami memutuskan cara backpacker yang lebih murah. Alih-alih menyewa dan membeli paket tur, kami memutuskan untuk menyewa mobil sendiri (karena berkelompok), bangun pagi, dan berangkat sendiri. Toh jaraknya tidak jauh dari pusat kota Siem Reap.

Hasilnya, yah tidak banyak foto yang bisa dibuat karena terlalu banyak orang yang datang dengan tujuan sama. Salah satu hasilnya adalah seperti di dalam tulisan ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel