Januari 2020 - Umum Sekali

Jumat, 31 Januari 2020

[TERNYATA ADA] Hari Spaghetti Nasional : 4 Januari

[TERNYATA ADA] Hari Spaghetti Nasional

Tahu spaghetti kan? Itu loh versi mie atau mi asal Italia yang merupakan salah satu kuliner khas negara itu. Asalnya memang diduga berasai dari Asia, Cina sebelum kemudian dibawa ke Italia, tepatnya Sicilia di masa kejayaan Islam di abad ke-8 saat pasukan Islam menduduki pulau tersebut.

Sejak itu, spaghetti berkembang dan dianggap sebagai salah satu kuliner khas negara tersebut.

Makanan ini sendiri kemudian berkembang ke seluruh dunia karena kelezatannya, termasuk ke Indonesia lewat berbagai gerai Pizza Hut.

Nah, kepopuleran spaghetti sendiri ternyata membuatnya punya hari khusus, yang sering dianggap sebagai hari libur tidak resmi, yaitu National Spaghetti Day atau Hari Spaghetti Nasional.

Entah kapan dan siapa yang mencetuskan ide tersebut, tetapi beberapa negara merayakannya. Salah satu diantaranya di Amerika Serikat.

Cukup maklum karena di negara itu, kuliner keriting ini sangat populer sejak dibawa masuk oleh para imigran Italia di abad ke-18.

Pada Hari Spaghetti Masional ini, biasanya dilakukan dengan menyediakan hidangan spaghetti dan "keluarga" dalam berbagai bentuk di meja makan. Maksudnya adalah hidangan berjenis pasta, termasuk fettucini dan sebagainya.

Banyak restoran atau toko yang memberikan diskon untuk produk spaghetti pada hari spesial ini. Contohnya seperti yang ditulis di USA Today.

 Kapan tanggal Hari Spaghetti Nasional? 4 Januari.

Jadi, kalau Anda penggemar makanan Italia ini, ada baiknya mengingat tanggal tersebut. Mungkin, spaghetti belum terlalu populer di Indonesia dan sulit mengharapkan ada diskonan, tetapi tidak ada salahnya juga untuk memanjakan lidah dengan hidangan jenis ini pada tanggal tersebut.

Toh tidak rugi. Lidah senang, perut kenyang.

Rabu, 22 Januari 2020

Ini Loh! 12 Hal Yang Biasa Disampaikan Awak Kereta Lewat Pengeras Suara Dalam Commuter Line

Ini Loh! Yang Biasa Disampaikan Awak Kereta Lewat Pengeras Suara Dalam Commuter Line

Sudah tahu kan kalau di dalam Commuter Line atau KRL Jabodetabek ada pengeras suara di dalamnya ? Belum? Kalau begitu sekarang sudah kan? Yah memang begitulah adanya kalau di setiap kereta Commuter Line ada speaker atau pengeras suara tersembunyi yang terhubung dengan kabin awak kereta.

Fungsinya beragam, mulai dari menyampaikan informasi sampai iklan. Betul, iklan komersial seperti yang sering terdengar di radio.


Jadi, sudah biasa sekarang selama perjalanan para penumpang akan banyak mendengar banyak hal melalui pengeras suara tersebut. 

Tapi, apa saja yang disampaikan para awak kabin kepada penumpang selama perjalanan? Banyak ternyata. Memang sejak beberapa tahun yang lalu, sejak KRL Jabodetabek diambil alih pengelolaannya oleh PT KCI (Kereta Commuter Indonesia), banyak perubahan terjadi. Mereka tidak pelit lagi memberikan informasi.

Jadi, sebenarnya banyak yang harus disampaikan para awak kereta kepada penumpang.

Contohnya di bawah ini.

1. Saat pintu menutup atau terbuka

Yap, informasi ini yang paling tidak pernah dilewatkan kalau naik si CL. Maklum, pemberitahuan informasi ini bisa mencegah penumpang terjepit pintu yang sedang menutup atau terjengkang karena penumpang bersandar ke pintu yang akan terbuka.

Jadi, awak CL akan selalu memperingatkan penumpang saat pintu membuka atau menutup untuk mencegah kecelakaan

2. Dahulukan penumpang yang turun

Salah satu etika naik kendaraan umum, termasuk CL adalah dahulukan penumpang yang turun terlebih dahulu. Sayangnya, banyak penumpang yang tidak sadar etika ini, jadi ketika pintu terbuka mereka berebut naik tanpa peduli penumpang yang hendak turun.

Disanalah peran awak kereta untuk mengingatkan agar mendahulukan penumpang yang turun

3. Informasi stasiun

Salah satu hal yang membuat nyaman naik Commuter Line adalah tidak akan salah turun. Biasanya ketika kereta mau berangkat awak kereta akan menyampaikan stasiun berikutnya. Begitu kereta mendekati stasiun, informasi akan kembali disampaikan lewat pengeras suara

4.  Alasan kereta berhenti

Padatnya frekuensi lalu lintas kereta di Jabodetabek kerap membuat kereta terpaksa berhenti saat masuk stasiun tertentu, seperti Manggarai. Saat itulah awak kereta akan memberitahukan alasan mengapa kereta berhenti sebelum sampai di stasiun.

5.  Meminta maaf

Iya. Awak Commuter Line sering meminta maaf kepada penumpangnya. Jarang sekali dalam satu perjalanan mereka tidak menyampaikan permintaan maaf.

Bukan apa-apa, jalur kereta Jabodetabek sangat padat dan seringkali kereta harus berhenti saat hendak masuk stasiun yang sibuk. Dan, semua itu pasti menjengkelkan penumpangnya yang sedang dikejar waktu.

Nah, karena hal itu membuat penumpang tidak nyaman, para awak kereta rupanya sudah dilatih untuk menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang karena ada ketidaknyamanan dalam perjalanan

6. Informasi gangguan

Kendala itu selalu ada, termasuk saat menggunakan Commuter Line. Untungnya, sekarang kejelasan tentang kendala atau gangguan apa yang dialami dan sedang terjadi akan langsung disampaikan awak kereta lewat pengeras suara.

Dengan begitu, penumpang bisa tahu situasinya serta bisa memilih apa tetap menggunakan si CL atau angkutan lainnya

7. Posisi Kereta berikutnya

Pada jam sibuk Commuter Line itu akan sangat padat. Semua orang sepertinya takut tidak kebagian kereta.

Untuk itulah sering awak kereta dari kabin akan memberitahukan posisi kereta dengan tujuan yang sama berikutnya. Dengan begitu, penumpang bisa memilih untuk menunggu atau memaksakan diri naik ke dalam kereta yang penuh sesak.

8. Aturan Ber-Commuter

Rupanya, para awak kereta juga paham kalau masyarakat Indonesia dimanapun masih banyak yang susah patuh pada aturan.

Jadi, mereka rajin sekali mengingatkan bahwa tidak boleh makan dan minum selama perjalanan, duduk di lantai, membuang sampah, dan lain sebagainya

9. Menghimbau agar penumpang selalu menjaga barang bawaannya

Keamanan di Commuter Line sudah membaik dibandingkan masa lalu, tetapi tetap saja banyak tangan jahat dan jahil berkeliaran.

Dan, lewat pengeras suara itulah, para awak kereta mengingatkan penumpang untuk menjaga barang bawaannya supaya tidak diambil pencopet.

10. Menghimbau agar memberikan tempat duduk prioritas

Mendahulukan lansia, ibu hamil, ibu membawa balita, dan penyandang cacat untuk mendapatkan tempat duduk itu adalah etika dimana-mana. Cuma sayangnya, masih sangat banyak penumpang Commuter Line yang mengabaikan hal yang satu ini.

Jadilah, para awak kereta mendapatkan tugas tambahan rutin untuk mengingatkan dan menghimbau penumpang agar memberikan tempat duduk pada mereka yang masuk 4 kategori itu.

11. Stasiun Transit

Untuk menuju stasiun tujuan, terkadang kita harus berganti kereta kalau menggunakan CL. Dan, dengan ramah biasanya, para awak kereta akan mengingatkan penumpang menjelang kereta masuk ke salah satu stasiun transit, seperti Manggarai, Citayam, Tanah Abang, Jatinegara.

Biasanya ditambah dengan rute kereta sambungan yang akan masuk stasiun itu

12. Kebijakan dari pengelola

Tahu ada PIN Khusus Ibu Hamil ? Itu loh, pin yang diberikan pada wanita yang sedang mengandung. Tujuannya agar mereka diberikan tempat duduk oleh penumpang lainnya. Mereka akan diberikan prioritas.

Kebijakan-kebijakan dari pengelola seperti ini rutin diumumkan lewat pengeras suara. Berulangkali selama perjalanan lewat pengeras suara. 

Jadi, pengeras suara dalam kereta itu bukan sesuatu yang mubazir karena dari sana, banyak informasi yang disampaikan oleh awak kereta kepada penumpang.

7 Alasan Orang Malas Menjadi Pengurus RT Atau RW

Alasan Orang Malas Menjadi Pengurus RT Atau RW

Bicara soal jabatan, biasanya orang-orang akan berebut untuk mendapatkannya. Tidak sedikit yang rela mengeluarkan uang untuk mendapatkan prioritas atau kesempatan menjadi seorang pejabat. Tidak terhitung juga yang bahkan menggunakan cara-cara tidak halal dan aneh untuk memastikan sebuah jabatan menjadi miliknya.

Menjadi seorang pejabat selalu diharapkan dapat memberikan keuntungan materi dan status sosial kepada siapapun yang berhasil menyandang gelar "pejabat" itu.

Cuma, ternyata tidak semua. Ada satu jenis jabatan, yang tidak jarang diperebutkan oleh orang. Bahkan, banyak orang akan berusaha mencari cara untuk tidak terpilih dan mendapatkan jabatan itu. Padahal, jabatan itu penting karena merupakan ujung tombak dari sistem pemerintahan di Indonesia.

Nama jabatan itu adalah Ketua dan Pengurus  RT (Rukun Tetangga) atau RW (Rukun Warga).

Coba saja perhatikan sendiri masyarakat di lingkungan dimana Anda tinggal saat pemilihan dilakukan. Mereka akan mencari alasan untuk tidak diajukan sebagai calon dan tidak sedikit yang memilih tidak datang ke acara tersebut supaya tidak bisa diajukan sebagai calon.

Alasan utama yang diajukan adalah tidak punya waktu, tidak punya kemampuan, sibuk dan sejenisnya, tetapi alasan mayoritas orang malas menjadi pengurut RT adalah :

1. Tidak ada uangnya

Di zaman materialistis seperti sekarang, dimana segala sesuatu dihargai dengan uang, jabatan Ketua RT/RW bukanlah jabatan yang menarik. Bagaimana tidak, mayoritas Ketua RT/RW (kecuali di Jakarta) tidak mendapatkan gaji.

Adapun dana bantuan besarnya bahkan kadang tidak cukup untuk membeli 1 cangkir kopi di Starbuck perbulannya.

2.  Menghabiskan waktu

Akhir pekan biasanya dipakai banyak orang untuk beristirahat, tetapi tidak buat pengurus RT. Terkadang baru saja santai di rumah, akan datang warga, baik untuk minta surat keterangan atau meminta bantuan ini dan itu, termasuk curhat dan komplen.

Waktu yang seharusnya untuk beristirahat sering habis untuk mengurus yang seperti ini

3. Gangguan banyak

Mau berangkat ke kantor, ada warga yang tergopoh-gopoh minta dibuatkan surat pengantar. Padahal, kita sendiri sudah mepet waktunya dan bisa terlambat ke kantor. Pulang kerja, sering warga sudah menanti untuk berbagai hal.

Sulit untuk menjadi tenang kalau menjadi pengurus RT/RW

4.  Masalah banyak

Hidup sendiri saja masalah sudah banyak, nah bayangkan saja kalau dalam satu RT ada 30-50 Kepala Keluarga. Hasilnya, masalah akan silih berganti datang.

Mulai dari warga yang terkena penyakit DBD, pertengkaran antar tetangga, keributan dalam keluarga, kebersihan lingkungan, dan masih banyak lagi lainnya. Semua harus dihadapi setiap waktu.

Jangan harap hidup tenteram kalau menjadi pengurus RT karena suka atau tidak suka, masalah itu akan datang dengan sendirinya

5. Minim penghargaan

Jangan bayangkan bahwa pengurus RT akan dihormati dan disambut layaknya pejabat. Yang ada banyak warga yang beranggapan bahwa mereka adalah pesuruh yang harus mau disuruh warga.

Prinsip "Benar saja dikomplen, apalagi salah" akan selalu mengikuti langkah pengurus RT dimanapun.

6.  Sering terpaksa mengeluarkan uang sendiri

Jangankan dapat yang gaji, banyak pengurus RT yang terkadang harus nombok dari kantong pribadi untuk memastikan roda "pemerintahan" di lingkungan berjalan.

7.  Tanggung jawabnya besar

Dipandang remeh memang, tetapi ketika ada kehilangan atau masalah got yang mampet, pengurus RT lah yang akan dicari warga untuk diminta pertanggungjawaban. Bukan Pemda atau Dinas Kebersihan.

Padahal, kadang yang meminta pertanggungjawaban juga sering lupa bayar iuran RT.

Nah, itulah kenapa kebanyakan orang akan mencari dalih apapun agar terhindar dari jabatan sebagai pengurus RT/RW. Lebih banyak dukanya dibandingkan sukanya.

Pengalaman 3 kali menjabat sebagai pengurus RT di lingkungan dimana saya tinggal lah yang menunjukkan ke 7 alasan tadi. Cuma karena niat ingin membuat lingkungan nyaman dan bersih lah yang mendorong saya mau terlibat dalam kepengurusan RT. Meski terasa menyebalkan, suka atau tidak suka hal itu harus dilakukan.


Selasa, 21 Januari 2020

Akun Twitter Anak Kereta (@Ankertwiter) - Bisa Jadi Hiburan Para Komuter Nih

Akun Twitter Anak Kereta (@Ankertwiter) - Bisa Jadi Hiburan Para Komuter Nih

Naik Commuter Line atau KRL Jabodetabek itu perjuangan. Paling tidak begitulah kata para komuter , julukan keren para pengguna rutinnya, selain anker (anak kereta), roker (rombongan kereta).

Biar Nia Ramadhani bilang naik KRL itu nyaman, pada kenyataannya, para komuter justru berpendapat sebaliknya. Ya iyalah, bagaimana bisa nyaman kalau naiknya di jam sibuk, waktu berangkat dan pulang kantor. Menjadi pepes atau ikan sarden. Istilahnya, masuk kereta wangi parfum, turun kereta bau keringat.

Belum ditambah kalau sang ulat besi ngadat dengan segala gangguannya, yang cukup sering.

Untungnya, di zaman sekarang dimana medsos meraja, ada banyak hal yang bisa dijadikan hiburan membunuh waktu selama perjalanan. Selain tidur dan ngobrol dengan teman, Twitter bisa jadi sarana hiburan baru yang menyenangkan.

Ada satu akun twitter yang selain informatif, juga sangat menghibur. Akun itu adalah "Anak Kereta" (@anktertwiter. Bukan akun resmi PT KCI (Kereta Commuter Indonesia) - akun resmi yang ini sih Info Commuter Line (@Commuterline)

Akun yang satu ini sepertinya dikelola oleh komunitas pengguna jasa Commuter Line. Paling tidak begitulah deskripsi di laman Twitternya.

Yang membuatnya menarik adalah karena gaya bahasa sang admin yang kekinian banget. Tidak resmi dan terkadang membanyol (bercanda). Kadang meledek. Tidak jarang sang admin juga menceritakan pengalamannya sendiri, seperti ia pernah terjatuh karena terpeleset saat mau naik kereta.

Semua diceritakan dengan bahasa yang nyantuy .

Ditambah lagi, akun ini rajin melakukan retweet terhadap cuitan warga anker lainnya. Cukup sering ia membuat sesi twit dengan tema tertentu, seperti tema "cinlok", tentunya di atas kereta yang mendapat respon bagus sekali dari para komuter yang lain.

Hasilnya, akun ini seperti menjadi tempat berbagi antar para pengguna CL dari wilayah manapun. Semua seperti menjadi punya teman senasib dan seperjuangan menghadapi kehidupan di atas kereta.

Soal informasi pun jangan khawatir. Adminnya sangat sigap me-retweet info dari akun resmi Commuter Line dan pengguna lainnya.

Sebuah akun yang lumayan menghibur di kala kaki sudah terasa pegal sekali dan tidak ada hal lain yang bisa dikerjakan dalam kepadatan penumpang.

Contoh twit yang bisa dilihat di akun Anak Kereta, dan lucu, seperti di bawah ini.

Mayan menghibur kan? Makanya, saya follow akun yang satu ini. Lumayan penghibur di tengah kegalauan para komuter.

Kata Nia Ramadhani Naik KRL (Commuter Line) Itu Nyaman : Sedang Halu Kah Dia?

Kata Nia Ramadhani Naik KRL (Commuter Line) Itu Nyaman : Sedang Halu Kah Dia?

Naik KRL atau Commuter Line itu biasa. Setiap hari jutaan orang melakukannya, termasuk saya. Tidak ada yang aneh dan spesial. Semua biasa saja.

Cuma, kalau yang naiknya orang "tidak biasa", jadilah sebuah berita yang bikin heboh. Contohnya, waktu pak Jokowi naik CL, semua media memberitakannya. Bahkan, tulisannya akan membahas semua sisi dari perjalanan itu.

Nah, kali ini seorang artis cantik yang melakukannya dan media massa serta media sosial jadi heboh. Nia Ramadhani, seorang artis, yang harus diakui cantik dan berbadan aduhai itu beberapa hari yang lalu naik si Commuter Line dari stasiun Gondangdia.

Tidak penting dia mau kemana dan untuk apa, tetapi pernyataannya itu loh yang bikin ramai, selain tentunya ketidaktahuan dia bahwa tiket CL itu murah dan 100 ribu bisa untuk 10 kali PP dari Bogor ke Gondangdia.

Kata Nia Ramadhani Naik KRL (Commuter Line) Itu Nyaman : Sedang Halu Kah Dia?
Berita Nia Ramadhani Naik KRL / Commuter Line di Kompas


Nia Ramadhani mengatakan naik Commuter Line itu nyaman. Sesuatu yang kemudian membuat twitter menjadi ramai.

Ramai, karena pastinya banyak juga orang yang merasa kapok naik Commuter Line karena penuh sesak dan padat sekali. Berdiri dengan tegak saja sulit. Belum lagi banyak penumpang menyebalkan.

Sedang "halu" kah si Nia?

Yah maklum orang kaya, sebagai istri anak salah seorang pengusaha kaya itu, bisa dimaklum kalau dia tidak tahu sepenuhnya situasi dan nasib para komuter.

Tapi, tidak salah juga sih sebenarnya dan memang Nia Ramadhani tidak sedang berhalusinasi mengatakan bahwa naik KRL itu nyaman. Cuma, tidak salah juga kalau ada komuter yang bilang sangat tidak nyaman.

Penjelasannya sebenarnya sederhana saja,

1. Kalau naik di jam sibuk, seperti berangkat ke kantor atau pulang kantor, ya pasti sangat tidak nyaman. Penumpang akan penuh sesak. Jangan harapkan untuk mendapatkan tempat duduk, tempat berdiri saja sepertinya "mahal".

AC seperti terasa tidak berfungsi meski sudah maksimum karena begitu banyaknya orang di dalam kereta.

Jam sibuk itu antara 05.30-08.00 pagi dan jam 16.30-19.00 di sore hari.

Kalau naik di waktu-waktu seperti ini memang akan membuat orang mengerti perasaan ikan sarden di dalam kaleng.

2. Cuma kalau naik Commuter Linenya di luar jam sibuk, katakanlah jam 09.00 atau 10.00, ya nyaman. Penumpang jam segitu tidak akan banyak.

Bisa juga kalau naiknya di hari libur, ya sepi.

Tidak akan ada kepadatan yang membuat orang harus berjuang untuk berdiri selama perjalanan. Tempat duduk tinggal dipilih, mau yang dekat pintu atau di tengah. Udara akan terasa sejuk karena udara yang keluar dari AC tidak perlu dibagi banyak orang.

Nah, sangat bisa jadi Nia Ramadhani naik di luar jam sibuk, jadi dia tidak merasakan jadi pepes di dalam kereta. Bukan karena dia sedang berhalusinasi kalau naik Commuter Line itu nyaman. Karena memang nyaman kok, selama bukan di luar jam sibuk.

Bunga Pinjaman Online Kelihatannya Rendah Padahal Tinggi Sekali

Bunga Pinjaman Online Kelihatannya Rendah Padahal Tinggi Sekali

Pernah memakai jasa pinjaman online ? Sebaiknya jangan deh. Memang sih kebutuhan sering datang tidak terduga dalam kehidupan yang sering menghadirkan kebutuhan dana tunai mendadak. Jadi, kadang mau tidak mau kita harus mencari dana tambahan untuk menutupinya. Seringnya yang seperti ini membuat kita menjadi pendek pikir.

Apalagi untuk mendapatkan dana pinjaman tunai di masa sekarang mudah sekali. Cukup dengan menginstal aplikasi, registrasi dan dana tunai yang dibutuhkan bisa tersedia dalam waktu singkat.

Sayangnya, karena kepepet, banyak orang yang tidak memperhatikan bahwa pinjaman yang seperti ini bisa memberatkan mereka sendiri di kemudian hari. Kuncinya ada pada "bunga" yang dibebankan kepada peminjam.

Saat berada dalam Commuter Line yang penuh sesak, sebuah iklan pinjaman online menarik perhatian. Yang ini resmi terdaftar di OJK atau Otoritas Jasa Keungan, yang artinya bukan abal-abal atau ilegal.

Cuma, perhatian tertuju pada "bunga pinjaman online" yang ditawarkan. Terlihat rendah sekali dan pastinya akan menarik peminat, tetapi sebenarnya yang seperti ini tidak benar karena kalau dihitung, hasilnya memperlihatkan bunga yang tinggi sekali. Lebih tinggi dari bunga pinjaman bank atau Kredit Tanpa Agunan.

Perhatikan foto di atas yang diambil saat iklan ditayangkan di layar display.

Bunganya hanya 0,5%/ per hari!

Rendah ? Iya kalau kita hanya meminjam uang sehari, akan rendah sekali. Sayangnya, biasanya kebutuhan mendesak itu tidak akan mungkin membuat kita hanya meminjam uang dalam satu hari saja.

Biasanya lebih dari satu minggu dan bahkan bulan.

Asumsikan saja kita harus meminjam uang dan baru bisa membayar bulan depan setelah gajian. Tiga puluh hari miniuum.

Lalu berapa bunga yang harus dibayarkan?

Ya mudah saja 30 hari X 0,5% atau 15% dari jumlah uang yang dipinjam. Dengan kata lain, kalau kita meminjam 1 juta rupiah, maka saat pembayaran atau jatuh tempo, yaitu 30 hari ke depan, kita harus membayar 1.150.000 rupiah.

Angka ini lebih besar daripada bunga bank yang 9-20 % per TAHUN. Kalau memakai dana dari pinjaman online per tahun, artinya sama dengan 182.5% bunga yang dibebankan.

Berat banget.

Memang, ada keuntungannya, yaitu cepat, tanpa agunan, dan mudah prosesnya. Tetapi, tetap akan terasa berat.

Apalagi, pengalaman seorang teman menunjukkan bahwa terkadang ada penyedia pinjol yang nakal. Mereka juga membebankan biaya administrasi dan memotong uang yang seharusnya diterima peminjam.

Kalau telat melakukan cicilan, jangan juga kaget kalau ditelpon setiap hari, bahkan sehari 10 kali dengan bahasa yang kurang sopan.

Jadi, pikirkan kembali kalau membutuhkan dana mendadak. Pinjaman online terlihat menguntungkan karena bunganya yang "rendah" padahal sebenarnya tinggi.

Lebih baik lakukan cara lain, seperti menjual barang dan harta di rumah, meminjam ke saudara, atau bahkan meminta kredit tanpa aguna. Rasanya semua lebih menguntungkan daripada pinjaman onlie.

Tapi, yang lebih baik lagi sebenarnya ada, yaitu memiliki tabungan agar saat kondisi mendadak, kita tidak perlu meminjam dari orang lain.

Senin, 20 Januari 2020

10 Tingkah Laku Menyebalkan Penumpang Yang Biasa Ditemukan Di Commuter Line

Tingkah Laku Menyebalkan Penumpang DDi Commuter Line

Menggunakan Commuter Line, nama keren KRL Jabodetabek, itu menyenangkan. Murah dan cukup terpercaya. Terlebih lagi berarti bisa menghindari kemacetan yang rutin terjadi kawasan Kabodetabek itu.

Sayangnya, terkadang kenyamanan itu dirusak oleh berbagai tingkah laku menyebalkan yang dilakukan penumpang Commuter Line sendiri. Ada banyak tindakan mereka yang kerap membuat bete dan tidak nyaman penumpang lainnya.

Beberapa yang kerap dilakukan oleh penumpang tak tahu aturan ini bisa disebutkan sebagai berikut

1. Duduk di lantai

Sudah ada tanda larangan di dalam kereta, tetapi tidak sedikit penumpang egois yang tetap memaksakan untuk duduk di lantai kereta, bahkan saat penumpang penuh sesak.

Duduk di lantai kereta memakan tempat penumpang lain yang berdiri dan tidak seharusnya dilakukan. Kalau ketahuan petugas, maka yang duduk harus menanggung malu karena akan diminta berdiri.

2. Makan Dan Minum

Selama perjalanan, penumpang dilarang makan dan minum, kecuali dalam situasi tertentu, seperti di bulan Ramadhan dimana penumpang diberi dispensasi saat berbuka datang.

Sayangnya, entah karena mereka buta huruf atau simbol, atau juga terlalu egois dan tidak peduli orang lain, masih banyak penumpang tak beradab makan dan minum seenaknya di atas kereta.

3. Membuang sampah 

Masih banyak sekali ditemukan penumpang malas dan tak tahu aturan yang dengan seenaknya membuang sampah sembarangan. Alhasil, kereta yang tadinya bersih banyak dikotori oleh sampah yang mereka buang

4. Berbicara keras-keras

Biasanya dilakukan oleh kelompok penumpang. Mereka bercanda dengan suara yang keras dan kadang mempergunakan bahasa yang kurang sopan.

Menyebalkan kalau kebetulan berdiri di dekat penumpang yang seperti ini.

5. Tidak Punya Empati

Ada 4 kategori penumpang berkebutuhan khusus, lansia, ibu hamil, ibu membawa balita, dan penyandang cacat. Sudah seharusnya demi kemanusiaan, jika ada penumpang yang masuk kategori ini mereka diberikan prioritas mendapatkan tempat duduk.

Sayangnya, banyak yang tidak punya empati. Mereka tidak mau dan sering berpura-pura tidur atau sibuk dengan gadgetnya untuk mengabaikan.

Untungnya sekarang banyak penumpang yang sudah sadar dan mereka kerap membantu dengan meneriaki penumpang tak tahu diri ini untuk bangun dan memberikan tempat duduk

6. Penumpang tak sopan

Masih banyak kasus adanya penumpang tidak sopan yang memanfaatkan kondisi kereta yang penuh sesak untuk melaksanakan aksi tak senonoh mereka.

Sudah berkurang kasus yang terjadi, tetapi tetap saja ada.

7. Ibu / Bapak yang tidak bisa mengasuh anak

Banyak penumpang yang bersedia memberikan tempat duduk kalau melihat seorang ibu atau bapak membawa anak. Mereka sadar beratnya membawa anak dalam perjalanan.

Sayangnya, terkadang, sang ibu dan bapak rupanya tidak mengajarkan anaknya sopan santun dengan baik. Ada dari mereka yang membiarkan anaknya naik ke kursi memakai sepatu, bergelantungan, dan banyak lagi tingkah lainnya yang mengganggu penumpang lain

8. Penumpang malas

Tidak sedikit penumpang yang malas. Mereka tidak mau berusaha mencari pegangan selama perjalanan dan memilih bersandar pada orang lain.

Hasilnya, penumpang yang disandari merasa berat karena beban tubuh penumpang ini harus ditanggungnya juga.

Tidak jarang menimbulkan keributan akibat rasa kesal disandari.

9.  Duduk mengangkang

Tempat duduk di kereta itu harus dibagi dan diisi sebanyak mungkin penumpang. Cuma, terkadang ada makhluk egois yang tidak peduli sekitar dan duduk mengangkang sehingga tempat yang seharusnya bis adipakai 2 orang menjadi hanya untuk dirinya sendiri.

Pengen getok kalau lihat yang seperti ini.

10. Booking tempat duduk

Ini kebiasaan lama di zaman KRL Jabodetabek, sudah jarang ditemukan sekarang, tetapi masih ada. Pelakunya biasanya sebuah kelompok.

Orang pertama yang datang akan mem"booking" tempat duduk dengan cara menempatkan tas atau benda apapun di kursi kosong di sekitarnya. Kalau ada yang mau menempati mereka akan bilang bahwa itu untuk teman-temannya.

Padahal, tempat duduk di kereta itu untuk yang siapa cepat dia dapat.

Tentu masih ada tingkah laku penumpang yang menyebalkan lainnya di Commuter Line, seperti yang berniat jahat untuk mencopet. Cuma yang seperti ini masuk ranah kriminal dna bukan sosial budaya.

Nah, kira-kira dari 10 di atas, mana yang pernah Anda lihat? (Atau Anda lakukan?)

Ada Pengeras Suara Di Kereta Commuter Line, Ini Fungsinya !

Ada Pengeras Suara Di Kereta Commuter Line, Ini Fungsinya !

Commuter Line atau yang dulu dikenal sebagai KRL Jabodetabek merupakan salah satu transportasi umum yang sedang naik daun di kawasan itu. Bahkan, sekarnag sudah merambah lebih luas ke Cikarang, Rangkas Bitung, dan beberapa kota yang berada di dekat Jakarta.

Salah satu alasannya adalah karena angkutan massal ini murah dan lumayan terpercaya.

Tapi, tahukah Anda bahwa mayoritas kereta yang dipergunakan sebenarnya adalah kereta bekas. Iya, kereta-kereta tersebut bukanlah kereta baru keluaran pabrik, tetapi diimport dari negeri Sakura Jepang, setelah mereka purna tugas di negara tersebut.

Salah satu hal yang menarik dicermati dari kereta-kereta bekas itu adalah adanya speaker atau pengeras suara di setiap kereta. Jaringan speaker ini terhubung dengan ruang pengendalinya di kabin masinis. Hal ini lah yang membedakan dengan kereta yang dulu dipergunakan sebelum KRL Jabodetabek menjadi Commuter Line.

Di tempat asalnya, pengeras suara ini dipakai untuk memberikan informasi kepada penumpang tentang trayek dan stasiun yang akan dilewati.

Nah, setelah menjadi bagian dari keluarga Commuter Line, masih samakah fungsinya ?

Sebagai pengguna setia transportasi umum ini (saya sudah 30 tahun menjadi an-ker, anak kereta), saya menemukan bahwa fungsinya agak berbeda sedikit dibandingkan saat beroperasi di Jepang. Ada beberapa fungsi lainnya.

Seperti apa fungsi speaker atau pengeras suara di kereta Commuter Line ? Silakan lihat di bawah ini

1. Menyampaikan Informasi

Fungsi dasarnya masih sama yaitu menyampaikan informasi tentang stasiun dan trayek kereta. Setiap mendekati stasiun, petugas akan mengumumkan stasiun yang akan dituju melalui speaker ini.

Jadi, masih sama.

2. Memberikan Peringatan

Fungsi yang inipun masih tidak berbeda jauh. Setiap pintu akan ditutup, petugas akan memperingatkan penumpang supaya tidak terjepit.

3. Memberikan Himbauan

Yang satu ini agak berbeda. Mungkin karena di Jepang, para penumpangnya sudah lebih sadar dan taat pada aturan dibandingkan dengan Indonesia, maka peran pengeras suara/speaker sebagai himbauan tidak ada.

Di Commuter Line ini tidak jarang petugas akan menghimbau penumpang agar tidak mengganjal pintu, tidak makan dan minum selama perjalanan, tidak membuang sampah sembarangan, atau duduk di lantai kereta. Harap dimengerti karena kepatuhan terhadap aturan masih merupakan sesuatu yang sepertinya sulit dilakukan oleh banyak penumpang.

Meski sudah ada tanda larangan atau yang diperbolehkan di dalam, tetap saja sering dilanggar oleh para penumpang.

Himbauan lainnya yang sering dikeluarkan adalah agar mau memberikan tempat duduk kepada orang berkebutuhan khusus, seperti lansia, ibu hamil, penyandang cacat, dan ibu membawa balita. Lagi-lagi, rasa empati penumpang CL memang masih rendah dalam hal ini.

4. Iklan

PT KCI atau Kereta Commuter Indonesia sekarang agresif sekali mencari uang. Salah satunya adalah dari iklan.

Selain iklan visual yang dipajang di stasiun, di luar, dan di dalam kereta, belakangan ini mereka menambahkan satu jenis iklan lagi, yaitu iklan suara. Mirip sekali dengan iklan radio di masa lalu dimana iklan disampaikan dalam bentuk percakapan yang mengarahkan untuk membeli atau mempergunakan satu jenis produk.

Tayangan iklan ala "radio" ini makin sering terdengar dari pengeras suara di dalam kereta. Coba saja sendiri kalau tidak percaya.

5. Hiburan

Berada dalam kereta yang penuh sesak itu menyebalkan. Sudah pegal, bau keringat, dan capek. Mungkin karena itulah ada masinis yang berusaha meringankan "penderitaan" para penumpang dengan cara memperdengarkan musik melalui pengeras suara.

Tidak semuanya dan mungkin bukan sesuatu yang ditetapkan oleh perusahaan. Hanya, sudah beberapa kali saya mengalami alunan musik lembut dan merdu keluar dari pengeras suara di dalam kereta.

Ada yang menganggapnya menyenangkan, tetapi ada juga yang merasa sebal.

Nah, itulah 5 fungsi yang dilakukan pengeras suara di dalam kereta Commuter Line .

Mana yang pernah Anda alami? Ataukah, Anda belum pernah naik transportasi ini?

Minggu, 19 Januari 2020

Cara Membatalkan Permintaan Pertemanan (Friend Request) Di Facebook

Cara Membatalkan Permintaan Pertemanan (Friend Request) Di facebook

Pernah mendengar istilah "Bertepuk sebelah tangan"? Pasti dong. Artinya juga rasanya hampir semua tahu, yaitu bahwa niat seseorang tidak mendapatkan respon atau tanggapan dari pihak lainnya. Pepatah ini kerap dipergunakan dalam hubungan asmara dimana rasa cinta seseorang tidak ditanggapi oleh pihak yang dicinta.

Tetapi, pepatah itu sebenarnya juga terjadi di dunia maya, tepatnya di salah satu media sosial populer di Indonesia, Facebook.

Aplikasi media sosial ini menyediakan fitur permintaan pertemanan (friend request) dari seseorang atau sese-akun kepada akun lainnya. Dan, rupanya, meskipun orang Indonesia sangat suka berteman, tidak semua orang berpandangan begitu. Banyak yang mengalami permintaan pertemanan mereka "digantung" alias diterima tidak, ditolak juga tidak.

Hasilnya, sangat bisa jadi menyebalkan bagi sang pengirim. Di dashboard akun mereka friend request mereka akan tetap pending tanpa kejelasan. Bisa bikin sakit hati bagi yang baperan.

Yang lebih menyebalkan lagi bagi mereka yang mengelola online shop atau pedagang dunia maya. Pertemanan merupakan salah satu cara mereka mempromosikan barang dagangannya dan agar posting mereka bisa tampil di beranda orang-orang yang menjadi teman. Tanpa persetujuan pertemanan mereka tidak bisa melakukan hal ini.

Yang bikin betenya lagi adalah kalau ternyata kuota permintaan pertemanan sudah habis alias mencapai maksimum. Jangan salah juga, FB membatasi friend request pada angka 1000 buah dan tidak boleh lebih.

Baca juga : Berapa Batas Permintaan Pertemanan Di Facebook ?

Hasilnya, mereka pasti terhambat untuk mengirimkan ke orang lain dna hanya bisa menunggu ada permintaan yang disetujui (diapprove).

Sebenarnya ada cara untuk membatalkan permintaan pertemanan yang tidak kunjung disetujui pihak yang bersangkutan.

Caranya mudah, hanya harus dilakukan lewat desktop atau notebook. Aplikasi FB di Android tidak menyediakan fitur pembatalan permintaan pertemanan (friend request).

Silakan ikuti langkah-langkahnya di bawah ini :


  • Buka browser di komputer Anda (Firefox, Chrome, atau yang lainnya)
  • ketikkan https://facebook.com
  • Login dengan akun dan password Anda
  • Setelah masuk ke halaman akun Anda, lihat di bilah atas, yaitu pada bagian "pertemanan" atau friends". Lihat di bawah ini
Cara Membatalkan Permintaan Pertemanan (Friend Request) Di Facebook

  • Klik "Find Friends"
Cara Membatalkan Permintaan Pertemanan (Friend Request) Di Facebook

  • Klik "View Sent Request" di sudut kiri atas dan di layar akan tampil semua permintaan pertemanan yang sudah dikirimkan dan belum diterima





  • Arahkan kursor ke kata "Friend request sent" dan akan tampil layar pop-up berisikan menu opsi tindakan seperti di bawah ini
Cara Membatalkan Permintaan Pertemanan (Friend Request) Di Facebook

  • Pilih "Cancel request" dan permintaan pertemanan dibatalkan
  • Selesai

Nah, fitur ini tidak sulit untuk melakukannya. Hanya saja, bagi yang sudah terlanjur mengirimkan permintaan pertemanan dalam jumlah banyak, situasinya bisa merepotkan juga.

Pembatalan permintaan pertemanan harus dilakukan satu persatu. Tidak ada cara untuk membatalkan sekaligus banyak. Jadi, cukup melelahkan juga untuk melakukannya.

Oleh karena itu, ada baiknya kalau mengirimkan friend request di Facebook, jangan sekaligus banyak. Cukup maksmium 10 dulu, tunggu beberapa hari, dan kalau tidak diterima langsung dibatalkan saja supaya tidak menumpuk.

Cuma, kalau memang punya waktu banyak dan jari yang kuat boleh-boleh saja sih.

Terserah Anda saja.


Kata Siapa Rakyat Tidak Bisa Berpendapat : Netizen Menyerang Salah Satu Tweet Pak Jokowi

Kata Siapa Rakyat Tidak Bisa Berpendapat : Netizen Menyerang Salah Satu Tweet Pak Jokowi
Setelah usainya Pemilihan Presiden Indonesia 2019, situasi Indonesia sebenarnya sudah lebih tenteram. Meskipun demikian, rupanya bara sisa "pertempuran" itu masih tersisa dan terbawa dalam kehidupan sehari-hari banyak orang.

Hal itu masih bisa terasa dan terlihat jika Anda membaca komentar pada salah satu tweet yang dikeluarkan akun resmi Twitter milik Presiden RI, Pak Jokowi. Tentunya, sudah diketahui bersama bahwa akun ini dikelola oleh tim profesional dan bukan langsung dari Pak Jokowi sendiri.

Salah satu tweetnya sendiri memang sebenarnya inspiratif dan mengajak masyarakat untuk tidak melihat seseorang dari penampilannya, tetapi dari perbuatannya.

Tetapi, justru hal itu menjadi landasan banyak netizen untuk menghujat presidennya sendiri.

Banyak dari mereka yang mengatakan bahwa pepatah itu sesuai dengan pak Jokowi sendiri. Ia berpenampilan sederhana dan merakyat, tetapi menyusahkan rakyatnya sendiri dengan kenaikan BPJS, Gas Elpiji, dan banyak lagi lainnya.

Beberapa komentar pada tweet itu bisa dilihat di bawah ini :




Banyak lagi komentar yang jelas memerahkan telinga. Mudah-mudahan saja tim di belakang akun Twitter Presiden Jokowi ini sabar-sabar.

Cuma, ada sisi baik yang terlihat dari komentar-komentar "kejam" dari para netizen ini, yaitu bahwa kebebasan berpendapat di Indonesia ada. Semua orang bebas mengemukakan pendapatnya sesuai yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945.

Kalau ada yang bilang bahwa kebebasan berpendapat di Indonesia dibungkam, mungkin karena dia tidak pernah tahu dan mengikuti akun milik pejabat pemerintah, seperti akun Pak Jokowi ini. Disana terlihat sekali bahwa rakyat bisa menyuarakan pandangannya.

Iya nggak?

Pak Jokowi : Jangan Nilai Orang Dari Penampilan Lihat Perbuatannya

Pak Jokowi : Jangan Lihat Penampilan Lihat Perbuatannya

Bukan sebuah hal baru dan memang biasa terjadi dalam masyarakat kalau seseorang biasanya pertama kali dinilai dari penampilannya. Meskipun sudah banyak sekali ajaran atau pepatah yang menyarankan sebaliknya, tetapi kebiasaan lama ini sulit dihilangkan.

Mungkin karena itulah, sebuah tweet dari Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, Pak Jokowi menjadi menarik. Hampir pasti tweet itu tidak dilakukannya sendiri tetapi oleh sebuah team yang mengelola media sosial kepresidenan, tetapi tetap saja patut diperhatikan.

Tweet kali ini lebih banyak berupa gambar saja, sebuah kartun mirip komik. Pengantarnya hanya pendek saja

" Perbuatannya bukan penampilannya"

Ceritanya mengambil setting di Commuter Line atau KRL Jabodetabek. Dimulai saat pintu akan ditutup dan pada salah satu bagian ada gambaran seorang pemuda berpakaian ala punk atau preman duduk di antara penumpang lainnya.

Melihat penampilannya yang menyeramkan, penumpang lain yang duduk di sebelahnya merasa takut dan tidak nyaman.

Setelah pintu kereta ditutup, seorang nenek-nenek masuk dan kebingungan melihat semua tempat duduk sudah penuh.

Pada saat itu, si pemuda "menyeramkan" tadi berdiri dan kemudian menepuk bahu si nenek. Penumpang yang lain sudah menduga yang aneh-aneh, mengingat penampilan sang pemuda.

Tetapi, tidak dinyana, sang pemuda rupanya berdiri untuk memberikan tempat duduknya untuk sang nenek. Mulanya sang nenek menolak, tetapi si pemuda mempersilakan wanita tua itu untuk menempati kursinya.

Sangat inspiratif. Pesan "Jangan menilai orang dari penampilannya melainkan dari perbuatannya" tersampaikan dengan baik.

Sekaligus menyentil sekali.

Apalagi, basis dari pembuatan kartun ini berdasarkan realita yang banyak sekali terjadi di atas Commuter Line. Tidak sedikit mereka yang berpakaian rapi dan terkesan sebagai berpendidikan, justru memilih untuk pura-pura tidur ketika ada penumpang lain, seperti wanita hamil atau lansia yang masuk. Mereka enggan memberikan bahkan sekedar tempat duduk di kereta.

Itulah mengapa tweet dari Pak Jokowi ini terasa sangat mengena, apalagi bagi mereka yang menggunakan jasa si ulat besi.

Bila ingin melihat lengkapnya komik tersebut, silakan lihat di bawah ini.



Bagaimana menurut Anda, inspiratif kan?

Jumat, 17 Januari 2020

Megapixel Besar Tidak Menjamin Hasil Foto Bagus Dan Enak Dilihat

Megapixel Besar Tidak Menjamin Hasil Foto Bagus Dan Enak Dilihat

Di zaman digital seperti sekarang dan di masa fotografi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari manuia, agak mengherankan juga ternyata masih ada salah kaprah dalam pemahaman satu hal yang erat kaitannya dengan hal itu. Kesalahkaprahan itu ada pada kata "Megapixel" atau "Megapiksel".

Masih banyak sekali orang yang memandang bahwa untuk membuat sebuah foto yang bagus dan enak dilihat sudah cukup dengan memperbesar ukuran megapixel. Itulah salah satu alasan bagi banyak orang berbangga hati ketika ia bisa membeli smartphone atau ponsel pintar yang memiiki resolusi 24 MP atau 36 MP.

Bahkan, tidak jarang ketika mereka hendak membeli gadget, mereka akan menanyakan berapa megapixel resolusi kameranya.

Padahal hal itu adalah sebuah kesalahan.

Megapixel adalah ukuran dari berapa banyak "titik" yang ada di dalam satu inci foto.

Ukuran ini berkaitan dengan "pecah" atau "tidak" sebuah foto bila dicetak atau ditampilkan pada ukuran tertentu. Misalkan, sebuah foto dengan 5 MP akan cukup baik kalau dilihat di layar monitor komputer atau TV berukuran 32 inci, tetapi ketika ia harus ditampilkan di layar 60-100 inci (kalau ada), maka hasilnya kurang baik. Titik-titik pembentuk image/foto bisa terlihat jelas.

Begitu juga kalau foto ukuran 5 MP dicetak. Pada ukuran standar, maka hasilnya enak dilihat, cuma kalau dicetak di ukuan 1 M X 1 M, hasilnya pasti tidak sebagus pada ukuran standar.

Itulah makna dari fungsi ukuran resolusi pada kamera.

Sedangkan, untuk membuat sebuah foto yang bagus dan enak dilihat, butuh lebih banyak faktor yang lebih penting daripada ukuran megapixel.

Bisa disebutkan sebagai berikut :

1. Lensa Kamera

Semakin baik lensa kamera, maka ia akan bisa menyerap dan memantulkan cahaya yang masuk ke prosessor pada kamera digital. Semakin banyak data warna yang bisa terekam. Sebuah lensa kamera yang baik akan memberikan ketajaman pada foto yang dihasilkan.

2. Prosesor Kamera

Semakin baik sebuah proesor kamera digital, maka semakin banyak pula data warna yang bisa diolah dan kemudian ditampilkan. Kombinasinya dengan lensa akan menghasilkan ketajaman foto.

3. Komposisi Foto

Meski resolusi besar, tetapi pemotretnya tidak tahu cara menempatkan obyek, tidak memilih latar belakang yang bagus, tidak mengerti cara memadukan kontras antar keduanya, tidak bisa menentukan point of interest dari sebuah foto, maka hasil fotonya pasti akan tetap tidak enak dilihat.

Semua ini adalah tentang komposisi foto yang merupakan kunci dalam menghasilkan foto yang tidak enak dilihat.

4. Sudut Pengambilan Foto

Foto yang memukau kerap kali dihasilkan dari kamera yang ukuran megapixelnya kecil, tetapi pemotretnya tahu persis dari sudut mana foto itu harus diambil.

5. Pengetahuan

Fotografi itu membutuhkan pengetahuan teknis juga, seperti cara mengoperasikan kamera dengan baik, jarak pemotretan, pencahayaan, dan masih banyak lagi. Belum ditambah dan kreativitas dari pemotretnya.

Jadi, ketika Anda ingin membeli kamera, ada baiknya jangan terpaku hanya pada kata megapixel 24 MP, 36 MP, atau 100 MP. 

Bukan berarti ukuran resolusi tidak berperan dalam membuat foto yang bagus. Pasti ikut berperan, tetapi tidak mutlak dan justru hanya memegang peranan sangat kecil saja. Memiliki kamera dengan ukuran megapixel besar tidak memastikan hasil fotonya pasti bagus.

Sayangnya, pengetahuan yang seperti ini terkadang tidak diacuhkan karena banyak orang yang masih terus termakan oleh jargon Megapixel para penjualnya,

Mudah-mudahan Anda tidak.

Kamis, 16 Januari 2020

Berapa Batas Permintaan Pertemanan Friend Request Yang Bisa Dikirimkan Di Facebook ?

Berapa Batas Permintaan Pertemanan Friend Request Yang Bisa Dikirimkan Di Facebook

Facebook adalah salah satu media pertemanan online yang sangat populer di seluruh dunia. Di Indonesia saja, diperkirakan lebih dari 70 juta orang menggunakan aplikasi ini.

Kemudahan yang disediakan FB, julukan medsos yang satu ini memang sangat memudahkan penggunanya untuk menjalin pertemanan dengan siapa saja. Bukan hanya dengan mereka yang benar-benar sudah menjadi teman di dunia nyata saja yang bisa terhubung. Seseorang bisa menjalin hubungan pertemanan bahkan dengan orang lain yang tidak dikenal sebelumnya.

Cukup dengan menekan tombol "permintaan pertemanan" atau "friend request", seseorang bisa menambah jumlah teman sebanyak-banyaknya, sampai kuota pertemanan yang diizinkan oleh media sosial yang satu ini terpenuhi.

Baca juga : Berapa jumlah maksimum teman di Facebook? Tahukah Anda?

Tapi, selain dibatasi oleh jumlah pertemanan yang diperkenankan, rupanya friend request pun punya batasan juga.

Batasan yang ada adalah sebagai berikut :

1. Kalau teman di akun kita sudah 5000, maka kita tidak bisa menambah lagi teman

2. Kalau teman yang kita kirimkan sudah memiliki 5000 teman, permintaan pertemanan kita akan ditolak, pesan pemberitahuan tentang itu akan muncul di layar

3. Yang terakhir adalah maksimum jumlah permohonan pertemanan adalah 1000 permintaan

Yang nomor 3 inilah yang jarang diketahui orang karena jarang sekali seseorang mengirimkan permintaan ini sebanyak itu. Tetapi, mungkin, para internet marketer atau pedagang online pasti menyadarinya karena mereka memerlukan sebanyak mungkin orang terhubung dengan akun mereka.

Pemberitahuan bahwa Anda tidak bisa lagi mengirimkan friend request akan otomatis muncul saat angka itu tercapai.

Menyebalkan memang, tetapi sebenarnya ada solusinya untuk hal yang satu ini :

1. Membatalkan permintaan pertemanan

Bersama dengan pemberitahuan tadi, akan ada pilihan untuk "Manage Now" atau "Atur Sekarang". Disini ada pilihan untuk membatalkan permintaan pertemanan yang belum disetujui oleh yang dituju.

Jadi, Anda bisa memilih mana yang harus dibatalkan.

Untuk melakukan ini, pembatalan hanya bisa dilakukan melalui Facebook versi Desktop dan tidak bisa dilakukan via aplikasi Android.

2. Menunggu sampai ada persetujuan terhadap permintaan yang sudah ada

Cara yang kedua adalah menunggu sampai ada permintaan pertemanan yang sudah dikirimkan diterima. Dengan begitu batasnya akan kembali di bawah angka 1000 dan Anda bisa kembali mengirimkan permintaan pertemanan sebanyak yang sudah di-approve tadi

Nah, silakan Anda pilih jalan yang mana, tetapi saya cukup yakin bahwa masalah ini akan dihadapi oleh pengguna Facebook umum. Sangat jarang sekali terjadi kuota terpenuhi, tetapi tidak ada salahnya kan kalau tahu tentang ini?

Rabu, 15 Januari 2020

Berapa Jumlah Maksimum Teman Di Facebook ? Tahukah Anda ?

Berapa Jumlah Teman Maksimum Di Facebook ? Tahukah Anda ?

Berteman itu baik. Dengan memiliki banyak teman, kita tidak akan merasa sendirian hidup di dunia. Juga, semakin banyak teman juga akan membantu kita untuk terus tumbuh dan berkembang dalam berbagai hal karena pertemanan juga merupakan salah satu cara terjadinya pertukaran informasi dan pengetahuan.

Semakin banyak teman semakin baik.

Oleh karena itu, setiap orang dianjurkan untuk membangun pertemanan sebanyak mungkin dan tidak perlu dibatasi oleh ras, batas negara, atau gender.

Tetapi, mungkin prinsip itu tidak dianut oleh Marc Zuckerberg, setidaknya oleh aplikasi media sosial yang diciptakannya, Facebook. Media sosial paling populer di dunia ini ternyata memberikan batasan pada jumlah teman yang bisa dimiliki "seseorang" atau "seseakun".

Benar loh, ada batasan jumlah dimana ketika angka teman yang kita miliki sudah mencapai angka itu, maka kita tidak bisa lagi menambah teman, baik meminta atau sekedar menerima orang lain menjadi teman.

Tahukah Ada berapa jumlah maksimum teman di Facebook ?

Jawabnya ...

5000
Lima ribu teman saja, kawan. Tidak bisa lebih.

Jika jumlah teman Anda sudah menunjukkan angka itu, berarti


  1. Anda tidak bisa menerima permintaan pertemanan
  2. Anda tidak bisa meminta orang lain menjadi teman
  3. Orang lain tiidak bisa mengirimkan permintaan pertemanan kepada Anda
Entah alasan apa FB membatasi seperti itu karena bertentangan dengan prinsip mencari teman tanpa batas, tetapi pasti ada alasannya. 

Bagaimana mengatasinya?

Pada dasarnya, kita tidak bisa mengubah aturan yang ditetapkan oleh Facebook, tetapi jika memang kita merasa butuh koneksi dengan lebih banyak orang, ada dua cara alternatif yang mungkin bisa membantu, yaitu

  1. Membuat Fanpage atau Page 
  2. Membuat grup
Kedua pilihan ini ada di FB dan memiliki batasan yang lebih luwes. Baik "Page" atau "Group" bisa membangun koneksi atau jaringan dalam jumlah yang melebihi 5 ribu. Bahkan, ada grup FB yang memiliki ratusan ribu bahkan jutaan anggota.

Memang sistemnya berbeda dengan akun pribadi, tetapi pada dasarnya sama, yaitu membuat jaringan pertemanan dengan lebih banyak orang.

Nah, itulah batasan jumlah maksimum teman di Facebook.

Sudah berapa banyak teman yang Anda miliki di medsos itu? 




Laman Media Sosial Bisa Menjadikan Orang Lebih Baik Atau Lebih Buruk

Laman Media Sosial Bisa Menjadikan Orang Lebih Baik Atau Lebih Buruk

Seorang rapper asal Amerika Serikat, Richard Williams, atau yang dikenal dengan nama panggung Prince EA pernah mengatakan :

"We are all influencers, one question for all of us : when people come to our page, do they walk away better or worse..." ~ Prince EA
Terjemahannya :

"Kita semua adalah influencer, yang menjadi pertanyaan bagi kita semua adalah : ketika orang-orang datang ke laman kita, apakah mereka pergi sebagai orang yang lebih baik atau lebih buruk..." ~ Prince EA
Sebuah pernyataan yang sangat mungkin dianggap angin lalu di tengah masyarakat yang keranjingan media sosial, seperti di Indonesia. Mayoritas sering memandang Facebook, Twitter, Instagram, hanyalah sebuah alat mainan yang tidak akan memberikan dampak serius bagi kehidupan. "Toh hanya di dunia maya" , begitulah pikir mereka.

Hanya saja, kenyataannya, dunia maya adalah bagian yang tidak terlepas dari kehidupan manusia di zaman digital seperti sekarang. Dunia yang satu ini tidak bedanya dan bisa dipisahkan dari dunia nyata. Bukti menunjukkan bahwa dunia maya dengan medsosnya bisa memberikan dampak bagi kehidupan seseorang atau banyak orang.

Oleh karena itu, pernyataan dari Prince EA sendiri tidak bisa dipandang remeh dan diacuhkan. Justru, sebelum bermedsos ria, seseorang harus menyadari potensi dampak yang akan dihasilkan oleh tindakan atau kata-kata yang akan dilakukan atau dikeluarkannya di dunia maya.

Tidak bisa dia hanya berpikir bahwa hal itu adalah hak pribadinya sehingga dengan bebas mengatakan atau mengedarkan sesuatu seenaknya. Ia harus juga mencoba berpikir pengaruh apa yang akan diberikannya kepada orang lain, selain dirinya sendiri.

Karena sebuah kenyataan dan fakta, bahwa seorang manusia adalah influencer, atau orang yang mempengaruhi orang lain. Bukan hanya nama terkenal saja yang bisa melakukannya, bahkan seorang pengemis, gelandangan, atau siapapun pada dasarnya bisa mempengaruhi orang lain.

Coba deh sendiri kalau tidak percaya, ketika seorang pengemis berada di pinggir jalan, ia pasti akan menimbulkan iba pada satu dua orang.

Sebaah kodrat yang dimiliki manusia sejak lahir bahwa ia adalah seorang influencer. Bedanya dengan influencer zaman sekarang hanyalah pada jumlah orang yang bisa dipengaruhi. Orang biasa hanya bisa mempengaruhi orang-orang yang dekat dengannya, teman, keluarga, atau saudara. Sementara, influencer menurut istilah masa kini, seperti Awkarin atau Atta Halilintar bisa menjangkau ribuan bahkan jutaan orang.

Itu saja. Tetapi, hal itu tidak meruah fakta bahwa sebenarnya setiap manusia adalah influencer pada dasarnya.

Nah, dari sanalah, pemikiran Prince Ea berdasar.

Ketika kita memiliki laman Facebook, akan banyak orang yang datang berkunjung untuk membaca dan melihat isinya. Entah itu orang yang kita kenal atau tidak. Kemudian mereka pergi dan berkelana lagi menuju laman-laman berikut.

Pada saat mereka meninggalkan laman medsos kita, pasti akan ada yang "dipungut" dan "disimpan" dalam pikiran mereka. Entah itu berupa sesuatu yang terekam secara visual atau kata-kata yang mengena di hatinya.

Masalahnya terletak disana.

1. Kalau yang kita tulis buruk, maka hal itu sama seperti mengajak mereka, si pembaca untuk berbuat buruk juga

2. Kalau yang kita tulis baik, maka hal itu adalah ajakan untuk ke arah kebaikan.

Misalkan, kebetulan kita sedang bete dengan pacar yang minta dibelikan hadiah pada hari ultahnya, sedangkan kita sedang tidak punya uang. Lalu, kita menulis di status "Dasar cewek, matere banget. Belum jadi istri saja sudah minta macem-macem".

Apa yang terjadi, sangat mungkin banyak orang yang kemudian akan terpengaruh dan kemudian akan berusaha mencegah pacar mereka melakukan hal yang sama. Tidak sedikit yang akan memandang kalau semua perempuan memang seperti itu. Bukan tidak mungkin ada yang kemudian memilih tidak mempunyai pasangan karena tidak mau dibuat repot oleh pasangannya.

Buruk, ya buruk.

Berbeda kalau kita menuliskan agar memperlakukan paangannya, wanita atau pria sebaik mungkin. Pembaca akan seperti diajak untuk berusaha terus menghargai pasangannya dan kemudian membahagiakannya.

Pembaca akan seperi dipengaruhi untuk berbuat baik.

Pernyataan Prince EA sangat mengena sekali. Pernyataan itu seperti pengingat bahwa kita harus berhati-hati terhadap apapun yang kita tulis di media sosial, jenis apapun. Hal itu karena pada dasarnya kita adalah influencer dan kita bisa memberikan pengaruh kepada orang lain dengan tulisan atau apapun yang kita sebar melalui FB atai Insta atau Twitter.

Jadi, bijak bijak lah bermedsos. Jangan lupakan bahwa Anda adalah bagian dari kalangan yang disebut sebagai influencer. Anda bisa menjadi penentu baik atau buruknya seseorang.

Wisata

Teknologi

Tahukah Anda